Mother&Baby Indonesia
Stretch Mark pada Kulit Remaja, Cari Tahu Penyebabnya!

Stretch Mark pada Kulit Remaja, Cari Tahu Penyebabnya!

Stretch mark adalah bagian normal dari masa pertumbuhan bagi kebanyakan anak laki-laki dan perempuan. Ketika anak tumbuh atau mengalami penambahan berat badan dengan sangat cepat (seperti selama masa pubertas), anak remaja Anda sangat mungkin mendapatkan garis-garis halus pada tubuhnya yang disebut stretch mark, Moms.

Pada dasarnya stretch mark atau striae terjadi ketika kulit menjadi terlalu meregang karena pertumbuhan atau penambahan berat badan yang cepat. Pada remaja, stretch mark bisa muncul di semua bagian tubuh, namun biasanya ada di area perut, pinggul, paha, kaki, dan dada. 



Umumnya, stretch mark tidak menyebabkan rasa sakit dan juga tidak berbahaya. Namun kemunculannya memang kerap bisa mengganggu penampilan anak remaja dan bukan tidak mungkin bisa menyebabkan menurunnya rasa percaya diri mereka.

Penyebab munculnya stretch mark pada kulit remaja

Mengutip laman Medlineplus, salah satu penyebab utama munculnya stretch mark pada kulit remaja adalah karena adanya pertumbuhan atau penambahan berat badan yang cepat. Meskipun cukup elastis, kulit yang terlalu meregang dapat mengakibatkan produksi normal kolagen terganggu. Akibatnya, stretch mark pada kulit bisa terbentuk.

Faktor lainnya seperti genetik, pubertas, dan pertumbuhan otot yang cepat juga dapat menjadi penyebab munculnya stretch mark, baik pada anak laki-laki maupun perempuan remaja.

Lebih lanjut, menurut artikel yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information, tingkat keparahan stretch mark dapat bervariasi, tergantung pada jenis kulit, faktor genetik, elastisitas kulit, dan kadar kortisol. Kortisol adalah hormon yang diproduksi di kelenjar adrenal yang berperan untuk meningkatkan elastisitas serat kulit.

Perawatan stretch mark pada kulit remaja

Umumnya, stretch mark tidak berbahaya dan dapat memudar seiring waktu, sehingga tidak memerlukan perawatan medis khusus. Perawatan mungkin diperlukan untuk meminimalkan tampilan stretch mark. Perawatan berikut dapat diberikan untuk memudarkan tampilan stretch mark pada kulit remaja.



• Penggunaan krim, lotion, atau gel yang mengandung retinoid: Retinoid adalah turunan vitamin A yang dapat membantu membangun kembali serat kolagen kulit, membuatnya kembali seperti kulit normal, dan memudarkan tampilan stretch mark. Hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang. Oleh karena itu, selalu lakukan patch test terlebih dahulu untuk menghindari munculnya efek negatif.

• Laser dan light therapies: Terapi ini dapat merangsang produksi kolagen dan elastin kulit, sehingga dapat membantu meminimalkan tampilan stretch mark.

• Microdermabrasion: Perawatan ini menggunakan sebuah perangkat genggam untuk meniupkan kristal ke dalam kulit, yang mampu menghilangkan lapisan halus kulit. Ini bisa merangsang pertumbuhan kulit yang lebih elastis sehingga tampak seperti normal kembali.

• Microfocused ultrasound therapy: Terapi ini juga dikenal dengan sebagai ultherapy. Terapi ini menggunakan gelombang ultrasound untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen dan mendapatkan kembali elastisitas kulit.

• Non-ablative radiofrequency: Ini melibatkan perawatan dengan menggunakan perangkat frekuensi radio khusus untuk meningkatkan pertumbuhan kolagen.

• Penggunaan obat resep: Dalam dua penelitian besar, mengoleskan obat resep yang mengandung hyaluronic acid pada stretch mark bisa meminimalkan tampilannya. Tak hanya hyaluronic acid, obat resep yang mengandung tretinoin juga terbukti efektif untuk memudarkan tampilan stretch mark. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengoleskan obat resep ini setiap malam selama 24 minggu memperlihatkan hasil yang baik, yakni tampilan stretch mark semakin berkurang.

Menurut American Academy of Dermatology, para peneliti mengatakan bahwa pengobatan rumahan, seperti memijat dengan memakai minyak almond, minyak zaitun, vitamin E, dan cocoa butter, tidak terbukti efektif untuk meminimalkan tampilan stretch mark.

Dokter kulit akan merekomendasikan perawatan yang bergantung pada jenis kulit dan penyebab. Jika ada stretch mark yang disertai dengan kondisi lain, seperti penambahan berat badan yang terlalu cepat dan memar pada kulit, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi tersebut. Jika stretch mark disebabkan oleh obesitas atau kelebihan berat badan, maka anak remaja Anda akan dipandu oleh ahli gizi untuk melakukan diet sehat dan olahraga secara teratur.

Dokter kulit mungkin tidak akan menganjurkan anak remaja Anda untuk menjalani mikrodermabrasi dan operasi laser untuk menghilangkan stretch mark, karena anak Anda masih dalam masa pertumbuhan dan stretch mark baru mungkin akan muncul.

Bagaimana mencegah munculnya stretch mark pada masa remaja?

Cara terbaik untuk mencegah dan mengurangi kemungkinan munculnya stretch mark selama masa remaja adalah dengan menjaga berat badan anak remaja Anda tetap sehat dan ideal. Sarankan anak remaja Anda untuk memiliki pola makan yang sehat dan teratur serta olahraga secara rutin untuk menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan atau obesitas. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Freepik)



Tags: stretch mark,   kesehatan