Mother&Baby Indonesia
9 Manfaat Konsumsi Kacang Panjang untuk Kesehatan Anda

9 Manfaat Konsumsi Kacang Panjang untuk Kesehatan Anda

Moms pasti sudah sangat familiar dengan jenis sayuran yang satu ini, kacang panjang. Ya, kacang panjang yang sering dijadikan tanaman selingan palawija merupakan jenis kacang-kacangan yang cukup populer di tanah air. Memiliki rasa agak manis, kacang panjang yang mudah diolah ini biasanya dimasak menjadi tumis atau dijadikan lalapan.

Meskipun umum dikonsumsi, masih banyak yang belum mengetahui manfaat kesehatan dari jenis kacang-kacangan yang satu ini. Kacang panjang punya kandungan vitamin dan mineral cukup tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan orang yang mengonsumsinya, lho.



Kacang panjang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antivirus, dan antikanker. Selain itu, kacang panjang juga mengandung beta karoten, vitamin B1 dan B2, vitamin C, folat, klorofil, riboflavin, protein, tiamin, serat, zat besi, dan pektin, serta menyediakan kandungan mineral yang cukup seperti tembaga, fosfor, kalsium, kalium, besi, mangan, dan magnesium. Kandungan vitamin dan mineral inilah yang membuat kacang panjang baik untuk kesehatan. Berikut ini manfaat kacang panjang untuk tubuh:

1. Menurunkan Risiko Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat di dalam tubuh meningkat, menumpuk, dan membentuk kristal pada persendian Anda, yang menyebabkan gejala nyeri sendi tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas pada area persendian, seperti jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Kabar baiknya, kandungan vitamin C yang tinggi dalam kacang panjang dapat membantu menurunkan risiko asam urat. Dikutip dari laman Health Benefits Times, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi 1.000-1.500 mg vitamin C diketahui memiliki penurunan risiko asam urat hingga 31%.

2. Mencegah Kanker

Mengonsumsi kacang panjang juga dapat mencegah kanker. Ini karena kacang panjang sarat dengan sifat antikanker dan mengandung antioksidan seperti flavonoid dan riboflavin (vitamin B2), yang mana keduanya diketahui dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker pada tubuh.

Di samping itu, kacang panjang juga mengandung asam folat tinggi yang dapat mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh. Kekurangan asam folat berisiko menyebabkan sel kanker dalam usus besar, payudara, serviks, paru-paru, dan otak.



Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi 900 mikrogram asam folat setiap harinya diketahui memiliki penurunan risiko terkena kanker kolorektal hingga 30%.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Kandungan asam folat dalam kacang panjang tak hanya mencegah kanker, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Asam folat diketahui membantu menurunkan homosistein yang bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Selain itu, kandungan serat larut dalam kacang panjang juga dapat membantu menekan jumlah kadar kolesterol jahat (LDL), yang juga bisa menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Orang yang mengonsumsi asam folat dalam jumlah cukup tinggi diketahui dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

4. Menjaga Kehamilan Tetap Sehat

Selama masa kehamilan, sudah bukan rahasia lagi jika mengonsumsi makanan kaya asam folat dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga kehamilan tetap sehat. Kekurangan asupan asam folat telah dikaitkan dengan peningkatan risiko malformasi jantung pada anak dan cacat lahir, seperti anencephaly dan spina bifida. Ini karena asam folat sangat penting untuk replikasi DNA dan pertumbuhan sel janin yang tepat. Mengonsumsi makanan kaya folat dapat mengurangi risiko cacat lahir hingga 26% dan menjaga kehamilan tetap sehat.

5. Meningkatkan Kesehatan Mata

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan tiamin dalam kacang panjang dapat membantu melawan gangguan penglihatan pada mata, seperti katarak dan glaukoma. Ini karena tiamin memiliki kemampuan untuk mempengaruhi sinyal saraf dan otot, yang penting dalam menyampaikan informasi dari mata ke otak.

6. Menangkal Radikal Bebas

Selain dapat menurunkan risiko asam urat, kandungan vitamin C dalam kacang panjang juga merupakan antioksidan yang mampu mencegah kerusakan akibat radikal bebas, polutan, dan bahan kimia beracun. Penumpukan radikal bebas dalam tubuh bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan arthritis.

7. Meningkatkan Kualitas Tidur

Kekurangan magnesium dalam tubuh dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan tidur seperti hiperaktif, kecemasan (anxiety), dan kegelisahan (restlessness). Kandungan magnesium dalam kacang panjang sangat penting untuk fungsi GABA (gamma-aminobutyric acid) yang bisa menenangkan otak dan meningkatkan relaksasi. Kacang panjang menyediakan jumlah magnesium yang cukup untuk mengatasi gangguan tidur secara efektif, sehingga Anda memiliki kualitas tidur yang baik.

8. Menurunkan Kadar Glukosa

Melansir laman Hello Sehat, dalam World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences dilaporkan bahwa kacang panjang punya sifat antihiperglikemik yang diketahui mampu menurunkan sensitivitas tubuh terhadap glukosa. Dalam penelitian ini dilakukan uji glukosa pada hewan dan hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak kacang panjang mampu menurunkan kadar glukosa. Namun, masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikan kacang panjang punya manfaat untuk menurunkan kadar gula darah.

9. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Setiap perempuan tentu menginginkan kulit yang sehat dan awet muda. Setuju kan, Moms? Nah, kabar baiknya, kacang panjang dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit berkat kandungan vitamin C di dalamnya. Telah banyak studi yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi vitamin C dapat membantu meminimalisir tampilan tanda-tanda penuaan, mengatasi kulit kering, dan memperlambat proses penuaan pada kulit. Selain itu, beberapa studi lainnya juga menunjukkan bahwa produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C dapat membantu mengurangi kemerahan pada kulit.

Itulah beberapa manfaat kacang panjang untuk kesehatan. Untuk merasakan manfaatnya, Anda harus mengolahnya dengan benar. Anda bisa merebus kacang panjang, atau jika ingin menumis, gunakan minyak zaitun atau minyak kanola. Kombinasikan konsumsi kacang panjang dengan makanan bergizi lainnya untuk mengoptimalkan gizi yang didapat. Hal terakhir, perhatikan porsinya agar tidak berlebihan ya, Moms. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Freepik)



Tags: kacang panjang,   nutrisi,   kesehatan