Mother&Baby Indonesia
Bikin Panjang Umur! Ketahui 7 Manfaat Keju untuk Kesehatan Anda

Bikin Panjang Umur! Ketahui 7 Manfaat Keju untuk Kesehatan Anda

Banyak yang bilang, keju tidak termasuk dalam daftar makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi. Beberapa Moms beranggapan keju merupakan sumber lemak yang bikin tubuh mudah gemuk. Terlalu sering mengonsumsi keju bahkan digadang-gadang menjadi penyebab serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya. Benarkah?

Faktanya, keju justru memberi banyak manfaat yang membantu menunjang kesehatan tubuh Anda lho, Moms. Apa saja manfaatnya? Yuk, ketahui beberapa manfaat keju untuk kesehatan tubuh Moms dan keluarga.



1. Mencegah gigi berlubang

Semua produk susu, termasuk keju, memang terkenal dengan kandungan kalsiumnya yang tinggi. Sudah banyak penelitian yang menyebutkan manfaat produk susu untuk mencegah gigi berlubang. Mengutip Healthline, sebuah penelitian pada 2015 menyebutkan bahwa anak dengan konsumsi produk susu di atas rata-rata lebih bebas gigi berlubang ketika usia mereka lebih dari 3 tahun, dibandingkan dengan anak yang konsumsi produk susunya di bawah rata-rata.

2. Sumber ALT yang baik

ALT adalah asam linoleat terkonjugasi, yang banyak ditemukan dalam keju dan produk susu tinggi lemak lainnya (seperti susu utuh dan mentega). Uniknya, produk susu tinggi lemak yang didapat dari sapi yang hanya diberi makan rumput mengandung lebih banyak ALT. Apa sih manfaatnya? ALT sangat baik untuk mencegah obesitas, penyakit jantung, dan mengurangi peradangan lho, Moms.

3. Mencegah diabetes

Mengutip Eating Well, mengonsumsi 1 ¾ ons keju per hari dapat mengurangi risiko Anda mengalami diabetes tipe 2 hingga 8 persen! Ini dipaparkan oleh studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition. Hal tersebut disebabkan oleh semakin pendek rantai lemak jenuh pada keju, maka semakin berkaitan juga dengan berkurangnya risiko diabetes tipe 2.



Selain itu, kalsium pada keju juga bisa meningkatkan sekresi insulin dan mengurangi resistensi insulin yang dapat mencegah diabetes. Protein whey pada keju juga berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin, lho.

4. Bikin panjang umur

Ini mungkin terdengar klise, namun menurut studi pada 2016 yang dipublikasikan di European Journal of Clinical Nutrition, kemampuan kalsium dalam menurunkan tekanan darah berperan penting untuk menekan penyerapan lemak di usus.

Studi ini meneliti 960 pria Prancis selama hampir 15 tahun untuk ditinjau apakah makanan mereka berhubungan dengan usia kematian mereka. Hasilnya, mengonsumsi 2 ons keju per hari berkaitan dengan 38 persen lebih rendah memiliki kemungkinan meninggal dunia dalam kurun waktu penelitian tersebut.

5. Meningkatkan massa otot

Mengonsumsi sekitar satu cangkir keju ricotta setiap hari selama 12 minggu dapat meningkatkan massa otot. Tak hanya itu, konsumsi keju tersebut juga meningkatkan kesehatan pada manusia lanjut usia (di atas 60 tahun). Penelitian pada 2014 tersebut dipublikasikan di Clinical Interventions in Aging, yang juga menyimpulkan bahwa kasein dan whey yang ada pada protein susu merupakan “bahan bakar” dari peningkatan massa otot dan kesehatan lansia.

6. Meningkatkan kesehatan tulang

Sudah tidak perlu diragukan lagi, keju dan produk susu lainnya memang disebut-sebut sebagai sumber nutrisi tinggi kalsium yang sangat baik untuk kesehatan tulang dan gigi. Tak hanya tulang, kesehatan otot juga ikut terpelihara dengan baik lho, Moms. Mengutip Web MD, protein whey dalam keju dan produk susu lainnya adalah jenis protein yang sama yang digunakan di suplemen untuk membangun massa otot.

7. Kaya nutrisi

Siapa bilang keju hanya punya kalsium? Faktanya, keju juga mengandung nutrisi lainnya yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Keju juga mengandung vitamin C, B6, B12, A, D, E, dan K. Bukan cuma vitamin, keju juga kaya akan mineral, seperti sodium, fosfor, potasium, dan zat besi. Wah, benar-benar kaya vitamin dan mineral, enak, dan mudah dikreasikan menjadi berbagai olahan yang menggugah selera ya, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: keju,   nutrisi,   kesehatan