Mother&Baby Indonesia
Tak Kalah Sehat, Ini 6 Makanan Pengganti Nasi untuk Ibu Hamil

Tak Kalah Sehat, Ini 6 Makanan Pengganti Nasi untuk Ibu Hamil

Ketika hamil, sebagian besar Moms kerap kali mengalami mual terhadap makanan tertentu, termasuk nasi putih. Hal ini tentu saja dapat berdampak kurang baik, karena selama masa kehamilan karbohidrat merupakan sumber energi penting yang dibutuhkan ibu dan janin di dalam kandungan.

Untuk menyiasati hal ini, Anda dapat mengonsumsi makanan pengganti nasi yang tak kalah sehat untuk ibu hamil. Apa saja? Ini daftarnya, Moms.



1. Oatmeal

Oat menjadi salah satu makanan gandum utuh yang paling sehat dan merupakan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan. Dikutip dari laman Healthline, oat mentah mengandung 66% karbohidrat, hampir 11% di antaranya adalah serat. Selain itu, oat juga mengandung serat larut tinggi, yang disebut oat beta glucan. Makanan pengganti nasi ini juga merupakan sumber protein yang relatif baik dibandingkan dengan kebanyakan biji-bijian.

Sebuah penelitian pada tahun 2013 menunjukkan bahwa oat dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol, dan dapat menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2. Selain itu, serat dalam oat juga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah sembelit, masalah kehamilan yang umum dialami ibu hamil dan membuat tidak nyaman.

2. Ubi Jalar

Ubi jalar yang dimasak mengandung sekitar 18-21% karbohidrat, yang terdiri dari pati, gula, dan serat. Ubi jalar kaya akan vitamin A, yang penting untuk pertumbuhan dan diferensiasi sel pada janin yang sedang tumbuh. Selain itu, kandungan vitamin C, kalium, dan antioksidan yang terkandung di dalam ubi jalar juga dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif dan menurunkan risiko beberapa penyakit.

3. Kentang

Sudah bukan rahasia lagi jika kentang adalah salah satu makanan pengganti nasi yang baik untuk ibu hamil. Dikutip dari FirstCry Parenting, kentang kaya akan asam folat yang berperan penting untuk perkembangan otak janin dan sistem saraf. Mengonsumsi makanan tinggi folat pada tahap awal kehamilan dapat mengurangi kemungkinan Anda mengalami keguguran.



Kandungan karbohidrat dalam kentang dapat berfungsi sebagai sumber energi yang baik untuk ibu hamil. Namun, penting untuk tetap berolahraga dan aktif guna mencegah penambahan berat badan yang berlebihan. 

Vitamin B dan vitamin C yang terkandung dalam kentang pun bisa membantu penyembuhan luka dan meningkatkan kekebalan, bahkan juga dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan lain.

Perlu diketahui bahwa kentang termasuk sumber karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi sehingga Anda perlu untuk memperhatikan jumlah konsumsinya, terutama jika Anda termasuk ibu hamil yang berisiko mengalami diabetes gestasional.

4. Buckwheat

Buckwheat mentah mengandung 71,5% karbohidrat, sedangkan buckwheat matang mengandung sekitar 20% karbohidrat. Selain itu, buckwheat juga mengandung protein, serat, mineral, dan antioksidan yang lebih banyak dibandingkan dengan kebanyakan biji-bijian.

Menurut studi pada tahun 2008, buckwheat sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan mengontrol gula darah, terutama pada penderita diabetes. Makanan ini juga mengandung mangan yang memainkan peran penting dalam membangun tulang yang kuat untuk ibu dan janin.

5. Pisang

Pisang adalah salah satu buah paling populer di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Buah ini terdiri dari sekitar 23% karbohidrat, baik dalam bentuk pati atau gula. Pisang diperkaya dengan kalium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, pisang juga kaya akan vitamin B6, vitamin C, dan mengandung beberapa senyawa tanaman yang bermanfaat bagi tubuh.

6. Kacang Merah

Kacang merah yang sudah dimasak diketahui mengandung sekitar 22,8% karbohidrat yang berupa pati dan serat. Jenis kacang-kacangan ini kaya akan berbagai vitamin, mineral, protein, dan senyawa tumbuhan, serta antioksidan seperti antosianin dan isoflavon.

Studi pada tahun 2009 menyebutkan bahwa kacang merah dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah dan mengurangi risiko kanker usus besar. Bagi ibu hamil, antioksidan dalam kacang merah berguna untuk kulit Anda dan janin yang sedang tumbuh. Bahkan, kacang merah juga bisa mengurangi risiko ibu hamil mengalami diabetes gestasional.

Serat makanan yang terkandung di dalam kacang merah juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol darah Anda selama masa kehamilan. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Senivpetro/Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   makanan pengganti nasi