Mother&Baby Indonesia
Bukan hanya untuk ASI, Ini Manfaat Lain Katuk bagi Ibu Menyusui

Bukan hanya untuk ASI, Ini Manfaat Lain Katuk bagi Ibu Menyusui

Moms tentunya sudah tak asing lagi dengan daun katuk. Ya, sayuran yang satu ini sudah lama diyakini punya manfaat besar untuk menambah produksi air susu ibu alias ASI.

Namun sesungguhnya manfaat daun katuk bukan hanya sebagai booster ASI lho, Moms! Daun dengan nama Latin Sauropus androgynous ini mengandung nutrisi yang cukup bervariasi. Dalam 100 gram daun katuk, terkandung sekitar 35 kalori dan beragam nutrisi, seperti:



• 5-7 gram protein

• 1 gram lemak

• 250 miligram vitamin C

• 190 miligram folat

• 1 miligram zinc

• 45 miligram kalium

• 120 miligram magnesium



• 170 miligram kalsium

• 2,7 miligram zat besi.

Selain itu, daun katuk juga banyak mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, dan beragam antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, lutein, dan zeaxanthin.

Kualitas ASI

Bukan hanya itu, daun katuk diketahui mengandung fitosterol dan papaverine. Kedua senyawa alami ini diketahui dapat meningkatkan kadar serta peredaran hormon prolaktin dan oksitosin yang notabene memiliki peranan penting dalam meningkatkan produksi ASI. Dengan kandung nutrisinya, katuk tidak sekadar memperlancar ASI tapi juga menjadikan produksi air susu ibu lebih berkualitas.

Manfaat Lain Daun Katuk

Selain untuk memperlancar ASI dan menjadikan produksi ASI Anda lebih berkualitas untuk Si Kecil, daun katuk juga memiliki sejumlah manfaat lain, seperti:

1. Mencegah Obesitas

Meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut, sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi esktrak daun katuk dipercaya dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak. Sehingga diyakini, rutin mengonsumsi daun katuk bisa membantu mencegah obesitas dan mengurangi berat badan pada ibu menyusui. Tapi tentu saja, Moms perlu menjaga pola makan dan rajin berolahraga untuk mendukung hal tersebut.

2. Menyembuhkan Luka

Ekstrak daun katuk mengandung antioksidan serta efek antiradang dan antibakteri. Oleh sebab itu, daun katuk akan sangat bermanfaat bagi Moms yang baru saja melahirkan, terutama setelah menjalani operasi caesar.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Saat menyusui, tubuh Anda rentan diserang penyakit. Pasalnya selama periode ini, Moms masih mengalami perubahan hormon. Selain itu, kelelahan karena kurang tidur juga bisa membuat tubuh jadi mudah sakit. Nah, salah satu cara agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik adalah dengan menambah asupan vitamin C. Seperti telah disebutkan sebelumnya, daun katuk merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik. Kandungan vitamin C-nya tergolong tinggi, bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan jeruk atau jambu biji.

4. Baik untuk Tulang

Tahukah Anda bahwa ibu menyusui rentan terkena osteoporosis? Oleh sebab itu, Moms juga perlu menjaga asupan kalsium selama meng-ASI-hi Si Kecil. Selain dari susu, daun katuk juga bisa menjadi sumber kalsium bagi ibu menyusui. Kalsium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kadar kalsium dalam darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan kram otot pada punggung dan kaki, kejang otot, dan kesemutan pada tangan, kaki, dan wajah. Selain itu, rendahnya kalsium dalam darah juga bisa memengaruhi otak dan menyebabkan kebingungan, hilang ingatan, depresi, serta halusinasi. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu menyusui,   asi,   daun katuk