Mother&Baby Indonesia
Mitos Seputar Seks yang Bisa Bikin Wanita Cepat Hamil

Mitos Seputar Seks yang Bisa Bikin Wanita Cepat Hamil

Memiliki anak atau keturunan adalah idaman sebagian besar pasangan suami istri yang telah menikah. Sayangnya, tak semua impian dari para pasangan tersebut bisa langsung menjadi kenyataan.

Sebagian pasangan harus menunggu cukup lama dan mencoba berbagai cara agar bisa cepat mendapatkan keturunan. Namun tak semua saran agar cepat hamil yang Anda dengar dan beredar di masyarakat itu benar, lho. Beberapa di antaranya hanyalah mitos, seperti daftar berikut ini, Moms.



1. Mengangkat Panggul Setelah Bercinta

Anda mungkin pernah mendengar saran untuk mengangkat panggul setelah berhubungan seks karena cara tersebut bisa membantu mempercepat perjalanan sperma menuju sel telur sehingga memudahkan proses pembuahan. Faktanya, hal tersebut hanya sekadar mitos. Hingga saat ini belum terbukti bahwa mengangkat panggul dapat meningkatkan peluang seorang wanita untuk lebih cepat hamil.

2. Mengharuskan Wanita Orgasme

Dalam berhubungan seks, orgasme memang seharusnya dicapai baik oleh pria maupun wanita. Tetapi pernyataan yang menyebutkan bahwa wanita harus mencapai orgasme ketika bercinta agar cepat hamil, tidaklah benar.

Berbeda dengan pria, wanita tetap memiliki kemungkinan untuk hamil meski tidak mencapai orgasme. Perlu diketahui, orgasme pada wanita hanyalah ukuran kepuasan wanita saat berhubungan seks dan tidak ada kaitannya dalam proses pembuahan agar terjadi kehamilan.



Namun orgasme pada wanita tetap merupakan hal yang penting. Tentunya, wanita akan merasa lebih menikmati hubungan seks apabila berhasil mencapai orgasme sehingga tidak merasa trauma setiap kali bercinta. Rasa trauma ketika bercinta akan membuat wanita enggan melakukannya.

3. Menabung Sperma dengan Menunda Hubungan Seks

Mitos lain yang cukup sering beredar berkaitan dengan penundaan hubungan seks agar sperma lebih berkualitas dan memudahkan proses pembuahan. Mitos ini memang berdasarkan penelitian bahwa produksi sperma yang ideal pada umumnya terjadi setiap 2 hari.

Namun pernyataan soal menabung sperma itu sendiri tidaklah benar. Menunda berhubungan seks justru bisa menghambat kemungkinan Anda untuk hamil. Hal yang perlu Anda lakukan jika ingin hamil adalah mencoba bercinta dengan pasangan di sekitar masa subur.

4. Melakukan Headstand Setelah Bercinta

Gerakan headstand atau memosisikan kepala di bawah dan kaki di atas belum terbukti dapat mempercepat kehamilan. Sebaliknya, orang yang tidak mahir melakukannya justru malah akan berisiko mengalami cedera leher.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang menyatakan bahwa posisi seks atau posisi tubuh tertentu setelah berhubungan seks terbukti efektif dalam meningkatkan peluang kehamilan. Meski begitu, beberapa pakar seksologi menyarankan untuk berbaring setidaknya selama 30 menit setelah berhubungan seks agar sperma tetap berada dalam vagina. Hal ini diyakini dapat memperbesar kemungkinan untuk hamil.

5. Bercinta Setelah Haid

Meski mitos ini tidak sepenuhnya salah, tapi sangat jarang wanita yang memiliki siklus haid tepat 28 hari setiap bulannya. Walau terbilang teratur, siklus haid wanita terkadang bisa saja sedikit berubah.

Jika tujuan Anda adalah untuk bercinta pada masa subur, maka Anda bisa menggunakan alat uji masa subur khusus. Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan cairan vagina yang muncul ketika sedang ovulasi. Masa subur wanita ditandai dengan semakin banyaknya cairan vagina. Teksturnya pun lebih jernih dan lengket menyerupai putih telur. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: seks,   kehamilan,   mitos fakta