Mother&Baby Indonesia
10 Makanan Penguat Kandungan untuk Ibu Hamil

10 Makanan Penguat Kandungan untuk Ibu Hamil

Kehamilan adalah salah satu fase membahagiakan dalam kehidupan seorang wanita, meskipun harus mengalami banyak perubahan yang bisa berakibat pada timbulnya stres, baik secara fisik maupun mental.

Bagi ibu hamil, sangat penting untuk menjaga pola makan yang sehat dan seimbang selama masa kehamilan untuk membantu Moms dan bayi tetap sehat, terutama pada kehamilan trimester pertama. Mengapa? Karena kehamilan trimester pertama adalah masa paling rentan bagi ibu hamil, sehingga penting bagi Anda untuk mengonsumsi makanan yang dapat menguatkan kandungan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Berikut ini beberapa makanan penguat kandungan yang dapat Anda konsumsi selama masa kehamilan, Moms.



1. Susu dan Produk Olahannya

Selama masa kehamilan, mengonsumsi susu dan produk olahannya sangatlah penting bagi ibu hamil. Susu dan produk olahannya seperti yoghurt dan keju adalah sumber kalsium, protein, dan vitamin D, yang dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan protein dan kalsium ekstra untuk mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan. Anda disarankan untuk mengonsumsi susu yang sudah melalui proses pasteurisasi setidaknya 1 gelas sehari.

2. Telur

Telur dianggap sebagai superfood bagi banyak orang karena merupakan sumber protein, mineral, dan vitamin. Kandungan protein dalam telur baik untuk pertumbuhan janin. Selain protein, telur juga diperkaya dengan kolin dan omega-3 yang baik untuk menguatkan kandungan serta perkembangan otak dan sistem saraf janin.

3. Salmon

Salmon terkenal kaya akan asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk membantu perkembangan otak dan mata janin. Salmon juga merupakan sumber vitamin D yang bagus untuk kesehatan tulang serta kekebalan tubuh. Anda sebaiknya mengonsumsi ikan salmon dalam keadaan matang ya, Moms.

4. Sayuran Hijau

Sudah bukan rahasia lagi jika sayuran hijau sangat baik untuk kesehatan, tidak terkecuali untuk Moms dan janin di dalam kandungan. Nutrisi dan vitamin yang terkandung di dalam sayuran hijau seperti bayam, daun katuk, sawi, dan brokoli, dapat membantu menguatkan kandungan dan menjaga kesehatan ibu dan janin.

5. Kacang-kacangan

Kelompok kacang-kacangan yang meliputi lentil, kedelai, kacang polong, buncis, chickpeas, dan kacang tanah merupakan sumber serat nabati, protein, folat, kalsium, dan zat besi yang sangat baik. Semua ini sangat penting bagi ibu hamil. Mengonsumsi makanan ini secara rutin akan membantu perkembangan janin dan memastikan bayi Anda lahir dengan sehat serta tetap terlindungi dari berbagai penyakit dan infeksi.



6. Ubi Jalar

Ubi jalar kaya akan beta karoten, senyawa tanaman yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh Anda, serta serat nabati yang melimpah. Vitamin A sangat baik untuk membantu perkembangan janin. Sementara serat akan membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi lonjakan gula darah dan meningkatkan kesehatan pencernaan (mengatasi sembelit saat hamil). Meskipun begitu, Anda sebaiknya mewaspadai sumber vitamin A hewani dalam jumlah berlebihan, seperti jeroan, yang dapat menyebabkan toksisitas ya, Moms.

7. Alpukat

Alpukat kaya asam lemak tak jenuh tunggal, tinggi serat, vitamin B (terutama folat), vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C. Karena kandungan nutrisi dan vitamin di dalamnya, tak heran jika alpukat menjadi salah satu pilihan makanan sehat selama masa kehamilan.

Dikutip dari laman Healthline, lemak sehat dalam alpukat dapat membantu membangun kulit, otak, dan jaringan Si Kecil, dan folat dapat membantu mencegah cacat tabung saraf, kelainan perkembangan otak dan tulang belakang seperti spina bifida.

Sementara kalium dapat membantu meredakan kram kaki yang sering dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Faktanya, alpukat mengandung lebih banyak kalium daripada pisang. Anda dapat mengonsumsi alpukat sebagai guacamole, salad, smoothies, atau dikonsumsi bersama dengan roti gandum.

8. Whole Grains

Tidak seperti biji-bijian olahan, whole grains seperti oat, quinoa, brown rice, dan barley dikemas dengan serat, vitamin, dan senyawa tanaman. Bahkan, oat dan quinoa, juga mengandung cukup banyak protein. Semua nutrisi dan vitamin tersebut diperlukan oleh untuk mendukung pertumbuhan janin.

9. Berries

Buah berries seperti blueberry, raspberry, dan strawberry mengandung banyak air, karbohidrat sehat, vitamin C, serat, dan antioksidan, serta memiliki nilai indeks glikemik yang relatif rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan besar gula darah pada ibu hamil.

10. Daging Tanpa Lemak

Daging sapi tanpa lemak dan ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik. Daging sapi juga kaya akan zat besi, kolin, dan vitamin B, yang semuanya diperlukan dalam jumlah yang lebih tinggi selama masa kehamilan.

Zat besi adalah mineral penting yang digunakan oleh sel darah merah sebagai bagian dari hemoglobin. Anda akan membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah Anda meningkat. Ini sangat penting selama masa kehamilan Anda.

Kadar zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang meningkatkan risiko kelahiran dengan berat badan rendah dan komplikasi lainnya.

Tips: Anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk atau paprika, bersama dengan makanan kaya zat besi untuk membantu meningkatkan penyerapan nutrisi.

Itulah beberapa makanan penguat kandungan yang baik dikonsumsi selama masa kehamilan. Selain itu, sangat penting juga untuk mengimbanginnya dengan suasana hati yang bahagia, menghindari stres dan jangan terlalu lelah ya, Moms. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Senivpetro/Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   makanan penguat kandungan