Mother&Baby Indonesia
Ini yang Terjadi pada Menstruasi Pertama Setelah Melahirkan

Ini yang Terjadi pada Menstruasi Pertama Setelah Melahirkan

Ada banyak hal menarik yang Anda alami selama 9 bulan mengandung. Mulai dari hak istimewa yang didapat, kulit lebih berkilau, hingga terbebas sementara dari menstruasi. Tak bisa dimungkiri, “libur” sejenak dari tamu bulanan ini memang cukup menyenangkan ya, Moms, Anda tidak perlu repot sedia pembalut di tanggal-tanggal tertentu. Namun cepat atau lambat, tamu bulanan ini akan hadir kembali setelah Anda melahirkan Si Kecil.

Kapan mulai menstruasi lagi setelah melahirkan? Apakah ada yang berbeda dengan menstruasi sebelumnya? Yuk, ketahui beberapa hal yang terjadi pada menstruasi pertama setelah melahirkan.



Kapan Menstruasi Lagi?

Jika karena satu dan lain hal Anda tidak bisa menyusui, maka umumnya Anda akan menstruasi lagi pada 6 hingga 8 minggu setelah melahirkan. Jika Anda menyusui, maka menstruasi pertama setelah melahirkan bisa sangat bervariasi.

Mengutip Healthline, ibu yang memberikan ASI eksklusif biasanya tidak menstruasi sepanjang masa menyusui tersebut. Namun ada juga yang sudah menstruasi dalam beberapa bulan setelah melahirkan, baik yang menyusui, memberi ASI eksklusif, atau tidak menyusui.

Umumnya dokter tidak merekomendasikan penggunaan tampon bagi ibu yang melahirkan normal dan menstruasinya kembali dalam waktu cepat. Namun ini hanya berlaku untuk menstruasi pertama Anda saja, kok. Tubuh Anda masih dalam masa pemulihan, dan penggunaan tampon berpotensi meninggalkan trauma.

Adakah yang Berubah?

Ya, menstruasi pertama setelah melahirkan mungkin terasa agak berbeda dibandingkan sebelumnya. Tubuh Anda masih dalam masa penyesuaian ulang dengan tamu bulanan yang sudah lama tak mampir ini. Beberapa perbedaan yang mungkin Anda rasakan adalah:

• Kram menjelang menstruasi mungkin terasa lebih kuat atau ringan dibandingkan sebelumnya.

• Darah yang keluar lebih deras.

• Lebih nyeri.

• Panjang siklus menstruasi tidak menentu.



Menstruasi pertama usai melahirkan mungkin terasa lebih deras dan lebih tak terduga. Nyeri kram perut juga mungkin terasa lebih hebat sebagai akibat dari peningkatan banyaknya lapisan dinding rahim yang harus dikikis saat menstruasi. Tak perlu panik berlebih, Moms, karena keluhan ini mungkin sudah hilang atau berkurang di siklus menstruasi berikutnya.

Mengutip Healthline, masalah gangguan tiroid atau adenomiosis mungkin bisa membuat menstruasi pertama Anda lebih deras, karena adenomiosis membuat dinding rahim Anda lebih tebal. Tenang, karena ini kasus yang jarang terjadi kok, Moms.

Ada juga masalah kesehatan yang justru membuat menstruasi pertama Anda lebih ringan, yaitu endometriosis. Wanita yang mengalami endometriosis sebelum hamil bisa jadi mengalami menstruasi yang lebih ringan dibandingkan sebelumnya.

Apakah Menstruasi Memengaruhi ASI?

Ketika menstruasi Anda telah kembali, Anda mungkin akan menyadari ada perubahan pada pasokan ASI dan reaksi Si Kecil pada ASI Anda. Perubahan hormon yang menstimulasi tubuh Anda untuk menstruasi kembali ternyata juga memengaruhi ASI. Sebagai contoh, ASI Anda mungkin agak berkurang, atau terjadi perubahan pada seberapa sering bayi Anda ingin menyusu.

Untuk perubahan intensitas menyusu pada bayi, mungkin juga dipengaruhi oleh perubahan rasa ASI, karena komposisi ASI Anda ikut berubah. Tak perlu panik, Moms, karena perubahan ini sangat minor dan seharusnya tidak mengurangi kemampuan tubuh Anda untuk memberikan ASI bagi Si Kecil.

Apa yang Harus Diwaspadai?

Kembalinya siklus menstruasi sangat bervariasi, maka tidak perlu membandingkan pengalaman ini dengan orang lain ya, Moms. Masa pemulihan tubuh usai melahirkan pada setiap wanita tentu berbeda-beda. Ada yang menstruasinya kembali lebih lama dibanding wanita lain, ini mungkin disebabkan oleh meningkatnya hormon-hormon yang berkaitan dengan menyusui. Walau begitu, tidak ada salahnya mewaspadai beberapa hal di bawah ini, Moms.

• Menstruasi sangat deras hingga butuh lebih dari 1 pembalut tiap jam.

• Menstruasi disertai nyeri yang mendadak dan hebat.

• Demam mendadak.

• Darah keluar lebih dari 7 hari.

• Gumpalan darah sangat besar-besar.

• Berbau menyengat.

• Sakit kepala hebat.

• Sulit bernapas.

• Nyeri saat berkemih.

Jika Moms mengalami keluhan-keluhan tersebut saat menstruasi pertama setelah melahirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kandungan Anda. Beberapa keluhan di atas bisa mengindikasikan infeksi. Semoga tidak terjadi pada Anda ya, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: menstruasi,   haid,   menstruasi setelah melahirkan