Mother&Baby Indonesia
Tips Cepat Hamil! Apakah Menambah Frekuensi Bercinta Termasuk?

Tips Cepat Hamil! Apakah Menambah Frekuensi Bercinta Termasuk?

Tidak sedikit pasangan yang kesulitan mendapatkan keturunan atau anak, meski tak memiliki masalah pada sistem reproduksi mereka. Ada yang mengatakan bahwa menambah frekuensi bercinta bisa menjadi solusi dari masalah ini. Benarkah begitu?

Moms dan Dads, hingga saat ini belum ada metode yang terbukti secara pasti bisa mempercepat kehamilan. Faktanya, banyak faktor yang menentukan tingkat keberhasilan dalam suatu proses pembuahan.



Baca juga: Agar Cepat Hamil, Ini 7 Vitamin untuk Meningkatkan Kesuburan

Salah satu yang dipercaya dapat memperbesar peluang untuk hamil adalah memperbanyak frekuensi berhubungan seks, misalnya setiap hari. Hanya perlu diingat, tidak semua Moms dan Dads punya kondisi tubuh yang siap untuk bercinta setiap hari.

Tak jarang, keharusan untuk selalu bercinta menjadi beban. Alhasil, Anda atau pasangan mungkin tidak menikmati hubungan seks yang dilakukan. Apabila terus dipaksakan, maka hal ini akan berujung pada perasaan stres yang nantinya justru malah akan menurunkan kesuburan.

Berapa Kali Frekuensi Ideal?

Sesungguhnya, frekuensi ideal bercinta perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda dan pasangan. Seperti dilansir Mayo Clinic, sebaiknya hubungan seks dilakukan pada masa subur atau mendekati waktu wanita berovulasi guna meningkatkan peluang untuk bisa hamil. Oleh sebab itu, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara menghitung masa subur yang tepat.

Namun Anda juga bisa menyiasatinya dengan cara lebih sering berhubungan seks mendekati masa subur atau saat berovulasi untuk bisa hamil. Anda dan pasangan bisa melakukannya 2 hingga 3 kali secara teratur pada masa subur atau mendekati ovulasi. Pastikan badan Anda dalam kondisi fit dan bebas stres saat berhubungan intim sehingga peluang hamil lebih besar.



Baca juga: Ini Cara Prediksi Masa Subur Anda agar Cepat Hamil

Lantas mengapa tidak berhubungan seks tiap hari? Seperti telah disebutkan sebelumnya, tidak setiap pasangan berada dalam kondisi fisik dan mental yang siap untuk berhubungan seks setiap hari. Selain itu, berhubungan seks setiap hari kemungkinan dapat menurunkan kuantitas serta kualitas sperma pria. Agar mendapatkan sperma yang sehat, Dads bisa memberikan jeda pada masa produksi sebelum kembali melakukan hubungan seks.

Mengutip Hello Sehat, jika Anda dan pasangan ingin bisa segera hamil, tetaplah berhubungan seks dengan teratur. Namun,Anda dan pasangan tidak harus melakukannya setiap hari. Apabila sudah rutin melakukan hubungan intim pada masa subur dalam jangka waktu setahun tetapi belum membuahkan hasil, tidak ada salahnya untuk menemui dokter. 

Melakukan konsultasi dengan dokter bermanfaat untuk mencari tahu apakah ada masalah kesuburan baik pada Anda maupun pasangan. Setelah melakukan tes kesuburan, dokter akan menyarankan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi yang dialami.

Faktor Lain yang Meningkatkan Peluang Hamil

Ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan peluang hamil pada sebuah pasangan, antara lain:

1. Tidak Menggunakan Pelumas

Meski wanita memiliki cairan vagina, sebagian tetap membutuhkan pelumas atau lubrikan saat berhubungan seks. Fungsinya adalah untuk mengurangi gesekan atau risiko luka ketika penis bisa lebih lancar berpenetrasi ke dalam vagina.

Meski bisa membuat hubungan seks lebih lancar, pelumas disinyalir bisa menurunkan peluang untuk hamil. Salah satu penelitian yang dilakukan American Society for Reproductive Medicine membuktikan bahwa jenis pelumas tertentu bisa menghentikan atau memperlambat laju sel sperma menuju sel telur dan merusak DNA sel sperma pria.

2. Melakukan Posisi Seks Tertentu

Beberapa posisi seks disebut-sebut bisa meningkatkan peluang untuk hamil, seperti doggy style, misionaris, hingga posisi woman on top atau wanita di atas. Pasalnya, posisi ini bisa mempermudah sperma menuju sel telur. Pada posisi misionaris, dipercaya sperma yang dikeluarkan akan menumpuk di sekitar mulut rahim untuk waktu yang cukup. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: seks,   berhubungan intim,   kehamilan,   ovulasi,   masa subur