Mother&Baby Indonesia
Jangan Panik! Lakukan Ini saat Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Jangan Panik! Lakukan Ini saat Bayi Terjatuh dari Tempat Tidur

Menjaga bayi memang tak mudah ya, Moms. Lengah sedikit, Si Kecil bisa saja mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah terjatuh dari tempat tidur.

Memang sulit untuk tidak khawatir ketika Si Kecil terantuk benda keras atau bahkan terjatuh dari tempat tidur. Tetapi, agar tidak menimbulkan masalah lebih lanjut, Moms perlu bersikap tenang saat peristiwa semacam ini terjadi pada bayi Anda. Tidak perlu panik, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini ketika bayi terjatuh dari tempat tidur, Moms.



1. Tenangkan Si Kecil

Saat Si Kecil terjatuh, hal pertama yang perlu Moms lakukan adalah mengecek apakah ada luka maupun memar di tubuhnya. Jika tidak ada, Anda bisa langsung menenangkan Si Kecil. Biasanya, bayi akan merasa takut dan kaget setelah terjatuh sehingga ia akan menangis. Setelah tangisannya reda, Anda bisa kembali mengecek kepala dan tubuh Si Kecil dengan lebih seksama guna memastikan ia tidak mengalami cedera.

2. Bersihkan Luka

Apabila bayi Anda terjatuh dan mendapatkan luka, segera obati luka tersebut. Namun sebelumnya, jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu agar luka Si Kecil tidak terkontaminasi bakteri atau kotoran dari tangan Anda ya, Moms. Kemudian lanjutkan dengan membasuh darah dan kotoran pada luka bayi. Tekan lembut kasa steril pada bagian yang luka guna menghentikan perdarahan.

Jika perdarahan tak juga berhenti, tekan kasa agak kuat selama 5 menit. Lalu oleskan salep antibakteri guna mencegah infeksi. Ganti perban setiap hari agar luka tetap kering dan cepat sembuh.

3. Berikan Kompres Dingin

Jika kepala atau bagian tubuh lainnya mengalami bengkak atau benjol, kompres bagian tersebut dengan es yang dibungkus kain. Suhu dingin dapat mengurangi bengkak dan membantu meredakan rasa nyeri.

Hindari mengurut atau memijat karena bila terdapat keretakan justru akan berisiko mengakibatkan tambah parah hingga dapat terjadi patah tulang. Awasi tanda bahaya seperti muntah, nyeri kepala, penurunan kesadaran misalnya anak tidur terus-menerus, kejang, dan terjadi kelumpuhan pada satu sisi tertentu.



4. Pantau Kondisinya

Setelah terjatuh dari tempat tidur atau tempat lainnya, Moms perlu memantau kondisi bayi Anda selama 24 jam. Apabila setelah terjatuh, Si Kecil menangis tapi kemudian tenang dan dapat beraktivitas kembali, maka kemungkinan besar kondisinya tidak berbahaya.

Tulang bayi sebenarnya masih cukup elastis dan ubun-ubunnya belum menutup, sehingga perubahan tekanan tidak akan memberikan benturan yang keras pada otak bayi saat ia jatuh. Akan tetapi, Anda perlu waspada apabila Si Kecil tidak berhenti menangis dan menunjukkan gejala sebagai berikut setelah terjatuh dari tempat tidur:

• Pingsan atau tidak sadar

• Muntah

• Kejang

• Sesak napas

• Memar yang luas di kepala atau bagian tubuh lainnya

• Terdapat patah tulang atau luka terbuka

• Perdarahan dari hidung, mulut, atau telinga.

Jika setelah terjatuh atau dalam 24 jam setelah terjatuh bayi Anda mengalami gejala tersebut, maka Moms perlu segera membawanya ke instalasi gawat darurat agar segera diperiksa dan ditangani oleh dokter. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   bayi terjatuh