Mother&Baby Indonesia
8 Hal yang Harus Anda Hindari Setelah Operasi Caesar

8 Hal yang Harus Anda Hindari Setelah Operasi Caesar

Melakukan persalinan dengan operasi caesar saat ini sudah sangat wajar dilakukan, bahkan semakin banyak Moms yang memilih melahirkan melalui operasi caesar.

Namun, yang Anda perlu ketahui, setelah melahirkan dengan operasi caesar, sangat wajar jika mungkin Anda mengalami nyeri atau komplikasi. Ini karena Anda baru saja menjalani operasi yang besar dan tubuh Anda memerlukan waktu untuk pulih. Ini juga berarti Anda harus lebih memperhatikan tentang apa yang bisa dan tidak bisa Anda lakukan pada masa recovery. Hal ini penting agar Anda bisa cepat pulih kembali.



Nah, untuk mempercepat masa pemulihan, berikut ini M&B telah merangkum beberapa hal yang harus Anda hindari setelah menjalani operasi caesar agar kondisi Anda bisa segera membaik, Moms.

1. Melakukan Aktivitas Berat atau Mengangkat Barang Berat

Setelah melalui operasi caesar, Moms tidak disarankan untuk mengangkat barang berat. Hal ini dikarenakan mengangkat barang berat setelah operasi caesar dapat memicu perdarahan atau membuka jahitan di perut yang akan membuat luka semakin sulit kering. Bahkan, mengangkat barang berat setelah operasi caesar dapat menyebabkan hernia di daerah bekas operasi.

Selain itu, hindari juga untuk melakukan aktivitas berat seperti berolahraga atau melakukan pekerjaan rumah tangga berat selama tubuh belum benar-benar pulih. Meskipun begitu, bukan berarti Moms hanya boleh duduk dan berbaring, Anda bisa melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki beberapa langkah, agar cepat pulih dan tubuh tetap aktif.

2. Terlalu Sering Naik Turun Tangga

Sama halnya dengan mengangkat barang berat, terlalu sering naik turun tangga dapat menyebabkan tekanan di dalam perut meningkat, yang bisa menyebabkan hernia atau membuka luka jahitan operasi sehingga membuat luka semakin sulit kering. Aktivitas ini bahkan dapat menyebabkan perdarahan. Karena itu, sebaiknya Anda menghindari terlalu sering naik turun tangga selama beberapa minggu setelah melakukan operasi caesar.



3. Kurang Tidur

Sebagaimana diketahui, kurangnya waktu tidur dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Memang tak bisa dimungkiri, sulit memiliki waktu tidur yang cukup saat Anda masih merasa sakit usai operasi caesar ditambah harus merawat Si Kecil. Oleh karena itu, Moms harus pintar-pintar mencari waktu luang untuk beristirahat, misalnya ikut tidur saat Si Kecil tidur.

Baca juga: 4 Posisi Tidur Terbaik Pasca Operasi Caesar

4. Berhubungan Intim

Hal yang harus dihindari setelah melakukan operasi caesar berikutnya adalah melakukan hubungan seksual. Menurut ahli, Moms sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual setidaknya enam minggu setelah operasi karena dapat meningkatkan risiko infeksi pada organ reproduksi dan memperlambat proses pemulihan usai operasi.

Setelah enam minggu, biasanya rahim telah pulih, perdarahan atau cairan yang keluar dari vagina sudah berhenti sepenuhnya, luka pada jahitan sudah mulai mengering, dan Moms sudah mulai nyaman untuk melakukan hubungan intim kembali.

5. Diet Ketat

Setelah menjalani persalinan, tidak sedikit Moms yang menginginkan postur tubuhnya kembali seperti sebelum hamil dan mulai melakukan olahraga serta diet ketat. Namun, melakukan diet ketat justru dapat menyebabkan pemulihan setelah operasi berlangsung lebih lama sekaligus dapat memengaruhi produksi dan kualitas ASI.

Alih-alih melakukan diet ketat, Moms sebaiknya mengonsumsi makanan bergizi untuk membantu mempercepat pemulihan usai operasi caesar dan memperkuat daya tahan tubuh. Mengonsumsi makanan bergizi juga akan memengaruhi produksi dan kualitas ASI untuk Si Kecil.

6. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Pemicu Sembelit

Satu hingga dua minggu pertama setelah menjalani operasi caesar, sangat wajar jika Anda akan mengalami sembelit. Namun agar sembelit tidak semakin parah, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dan minuman pemicu sembelit, seperti teh, kopi, cokelat, dan buah pisang. Bukan berarti Anda tidak boleh sama sekali mengonsumsi makanan dan minuman tersebut, tetapi penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah kecil. Dalam dua minggu pertama setelah operasi, usahakan untuk banyak mengonsumsi makanan berserat tinggi dan sayuran hijau guna membantu melancarkan buang air besar.

7. Berenang

Jika Anda menjadikan berenang sebagai pilihan olahraga yang menyenangkan untuk membantu memulihkan tubuh usai operasi caesar, Anda perlu memperimbangkan ulang hal ini. Mengapa? Ini karena berenang dapat meningkatkan risiko luka operasi terinfeksi. Pasalnya, air kolam renang tidak sepenuhnya steril dan terbebas dari kuman. Sebaiknya, tunggu beberapa waktu hingga luka operasi benar-benar telah kering dan sembuh.

8. Membuka atau Menyentuh Luka Operasi

Setelah operasi, luka biasanya akan ditutup dengan penutup luka operasi. Untuk mencegah infeksi pada luka operasi, sebaiknya luka tidak disentuh atau dilihat-lihat, terutama saat masih ditutup dengan penutup luka operasi. Membuka atau menyentuh luka operasi hanya akan memicu bakteri masuk dan menghambat proses penyembuhan luka. Jika penyembuhan berjalan dengan baik, umumnya luka operasi sudah mulai kering dalam waktu satu minggu. (Fariza Rahmadinna/SW/Dok. Freepik)



Tags: persalinan,   ibu melahirkan,   operasi caesar,   persalinan caesar