Mother&Baby Indonesia
Babymoon, Menjaga Kemesraan dengan Pasangan saat Hamil

Babymoon, Menjaga Kemesraan dengan Pasangan saat Hamil

Menjaga kemesraan dan merasakan romantisme dengan pasangan bisa dilakukan kapan saja Moms, bahkan saat Anda tengah mengandung. Ya, jika saat ini Anda tengah hamil dan ingin sekali meluangkan waktu berduaan dengan suami sebelum Si Kecil lahir dan Anda berdua disibukkan dengan urusan merawat bayi, tidak ada salahnya jika Anda melakukan babymoon.

Babymoon sendiri merupakan istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Sheila Kitzinger, penulis buku kehamilan dan kelahiran asal Inggris. Secara sederhana, babymoon adalah honeymoon sebelum melahirkan Si Kecil. Jika honeymoon dilakukan setelah menikah, maka babymoon dilakukan saat hamil.

Manfaat Babymoon bagi Ibu Hamil dan Suami

Melakukan babymoon akan membantu untuk menghilangkan stres yang mungkin dialami ibu hamil. Ya, saat hamil, Anda mengalami perubahan hormon yang efeknya bisa memengaruhi pikiran dan mood Anda. Nah, babymoon bisa menjadi kesempatan bagi Anda untuk melepas penat dan lepas dari rutinitas selama hamil. Selain itu, babymoon tentunya juga punya banyak manfaat bagi Anda dan suami, seperti:

• Saat babymoon, Anda dan suami dapat menikmati ketenangan di tempat liburan sebelum menjadi orang tua dan disibukkan dengan urusan merawat bayi hingga kurang waktu tidur serta istirahat.

• Saat babymoon, Anda bisa memaksimalkan waktu romantis berdua dengan suami. Buatlah quality time yang tak terlupakan. Momen seperti ini mungkin akan lama terulang kembali jika Anda sudah memiliki anak, Moms.

Babymoon membuat Anda jauh lebih rileks dalam menghadapi kehamilan dan persalinan. Alhasil, Anda pun lebih bahagia menjalani kehamilan dan siap menghadapi persalinan.

• Menurut penelitian, babymoon juga berperan dalam mengurangi risiko pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan pascamelahirkan.

Yang Perlu Diperhatikan saat Hendak Babymoon

Bepergian atau liburan di masa pandemi seperti sekarang ini tentunya Anda dan pasangan butuh persiapan dan kecermatan agar tidak berisiko tertular virus penyakit yang justru bisa merugikan kesehatan Anda dan keselamatan janin. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan saat hendak melakukan babymoon dengan Dads, yakni:

1. Pastikan Moms sudah mendapat izin dari dokter kandungan Anda sebelum pergi. Meski merasa sehat, tak ada salahnya Anda mengecek dulu kondisi tubuh dan kandungan Anda sebelum melakukan babymoon. Selain itu, jika tubuh Anda sehat dan bugar, maka risiko terinfeksi virus penyakit pun akan berkurang.

2. Selalu patuhi protokol kesehatan yang berlaku dengan memakai masker sepanjang waktu, rutin membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta menghindari kerumunan dan menjaga jarak.

3. Pilih lokasi babymoon yang nyaman. Jika Anda khawatir bepergian dengan pesawat akan tertular virus penyakit, maka Anda dan suami bisa memilih lokasi babymoon yang dekat dan dapat diakses melalui jalan darat dengan mobil dari tempat tinggal Anda. Perhatikan juga agar jaraknya tidak terlalu jauh sehingga Anda tidak akan kelelahan saat babymoon.

4. Dekat dengan fasilitas medis. Tidak ada salahnya untuk mencari tahu lebih dulu apakah tempat yang akan Anda kunjungi dekat dengan praktik dokter maupun rumah sakit atau tidak. Meski telah dinyatakan sehat, perubahan hormon membuat ibu hamil cepat lelah dan mudah terserang penyakit. Jadi ada baiknya, Anda tahu pasti ke mana harus pergi jika ada masalah dengan kandungan. Ini akan membuat Anda lebih nyaman saat babymoon.

5. Selalu sedia air minum dan camilan. Hindari dehidrasi ringan dengan selalu membawa air minum. Camilan juga jangan sampai tertinggal untuk asupan Si Kecil di dalam perut. Selamat babymoon, Moms dan Dads! (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   babymoon,   menjaga kemesraan,   kehamilan,   ibu hamil