Mother&Baby Indonesia
Cara Tepat Mengatasi Balita yang Suka Melawan Orang Tua

Cara Tepat Mengatasi Balita yang Suka Melawan Orang Tua

Menghadapi sifat Si Kecil yang suka melawan pastinya tidak mudah ya Moms, apalagi jika Anda merupakan orang tua baru. Kurangnya pengalaman dan “ilmu” merawat anak bisa membuat orang tua baru khawatir cara mengendalikan temperamen anak, dan bahkan sering kali terpancing untuk membentak dan membuat kondisi makin tak bisa dikendalikan.

Baca juga: Balita Suka Melawan Orang Tua? Ini Penyebabnya, Moms!

Memang, menginjak usia balita, seorang anak biasanya akan semakin sulit diatur. Hal ini terjadi karena mereka sudah mulai memiliki pendapat dan pandangan sendiri yang diyakini benar. Nah, jika Si Kecil melawan, yang pasti Moms dan Dads harus menghadapinya dengan kepala dingin dan coba untuk menerapkan hal-hal berikut:



1. Tunjukkan Empati

Saat anak mulai melawan, berusahalah untuk tidak terpancing ya, Moms. Tanyakan pada Si Kecil hal apa yang terjadi di balik sifatnya tersebut, dengarkan, lalu peluk ia dan jelaskan bahwa menyampaikan protes atau keberatan tidak harus dilakukan dengan cara yang kasar. Bicaralah dengan lembut karena ini juga akan membantu Anda untuk lebih memahami perilakunya.

2. Bangun Komunikasi yang Baik dan Efektif

Tak sekadar berbicara, tapi juga terapkan perasaan saling mengerti satu sama lain. Artinya, orang tua tak hanya menjadi orang yang “gila hormat” dan ingin selalu dimengerti oleh anak, tapi orang tua juga harus mengerti apa yang diinginkan Si Kecil. Jadilah pendengar yang baik, perhatikan intonasi, ekspresi, dan bahasa tubuh Si Kecil agar Anda lebih memahaminya.

3. Luangkan Waktu untuk Anak

Sesibuk apa pun Anda, selalu luangkan waktu untuk bermain, atau sekadar bicara dari hati ke hati dengan anak. Anda bisa melakukannya menjelang waktu tidur, sebelum membacakan dongeng untuknya. Cari tahu apa yang sedang disukainya, dirasakan, atau diinginkannya. Saat quality time bersama anak, jauhkan gadget Anda dahulu ya, Moms!



4. Jangan Memaksa

Anak yang sering kali dipaksa orang tuanya untuk melakukan atau menerima sesuatu umumnya akan memberontak. Si Kecil bisa saja lho, melakukan sesuatu yang seharusnya tidak ia lakukan sebagai bentuk kekesalan dan perlawanan kepada orang tuanya. Karena itu, berikan ia perhatian dan respons khusus untuk meluluhkan hatinya ya, Moms.

5. Cintai dengan Tulus

Ajarkan Si Kecil sopan santun dan akhlak yang baik, perlakukan ia dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang. Saat Anda mencintai Si Kecil dengan tulus, anak pun akan merasa “malu” saat melawan orang tuanya.

6. Contohkan!

Praktikkan apa yang kita katakan ke anak ya, Moms. Orang tua perlu menjadi teladan bagi anak-anak yang menyaksikan setiap tindakan mereka. Jadi, jika Moms ingin anak menjadi pribadi yang baik, maka Moms dan Dads sebagai orang tuanya juga harus memberi contoh padanya. Jangan pernah menunjukkan tanda-tanda kesal, marah, dan frustrasi di depan Si Kecil yang sedang melawan kehendak Moms.

7. Ajarkan Pendidikan Agama

Jangan lupa untuk mengenalkan ajaran agama pada Si Kecil sejak dini ya, Moms. Apa pun agamanya, setiap agama tentu mengajarkan hal-hal yang dapat mencegah perbuatan negatif yang merugikan orang lain. (Nanda Djohan/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   anak melawan orang tua,   parenting