Mother&Baby Indonesia
Efek Buruk Memarahi Anak di Depan Umum yang Perlu Moms Ketahui

Efek Buruk Memarahi Anak di Depan Umum yang Perlu Moms Ketahui

Si Kecil merengek meminta sesuatu atau bahkan menangis saat dibawa ke tempat umum? Mungkin sebagian besar Moms pernah mengalami kejadian semacam ini. Lalu apa yang harus dilakukan? Apakah perlu memarahinya saat itu juga?

Jawabannya adalah tidak! Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal American Family Physician disebutkan bahwa terlalu sering memarahi anak dapat membuat Si Kecil cemas dan justru malah tidak patuh pada orang tuanya.

Efeknya akan bertambah buruk apabila Moms dan Dads memarahi Si Kecil di depan umum. Alih-alih menyadari kesalahannya, Si Kecil malah justru akan merasa dipermalukan ketika Anda memarahinya di depan orang banyak.



Berikut adalah beberapa efek buruk yang bisa terjadi pada anak ketika Anda memarahinya di depan umum.

1. Merasa Dipermalukan

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa merasa malu lho, ketika ditegur di depan umum, apalagi sampai dimarahi. Hal ini nantinya akan bisa berpengaruh pada kesehatan emosional mereka.

2. Tidak Percaya Diri

Efek dari rasa malu tersebut juga bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri. Nantinya mereka akan mempertanyakan kemampuan diri sendiri. Hal itu akan memengaruhi prestasi serta kemampuannya untuk bersosialisasi. Mereka pun menjadi takut untuk mengekspresikan keinginan atau kemampuannya.



3. Merusak Hubungan

Saat merasa dipermalukan, anak bisa menjadi trauma sehingga mereka sulit memaafkan orang tuanya. Alhasil hubungan antara anak dan orang tua pun bisa terganggu. Anak menjadi kehilangan kepercayaan terhadap orang tuanya. Mereka tidak lagi merasa orang tua sebagai sosok yang memberikan rasa nyaman dan aman, melainkan sosok yang menakutkan dan perlu dihindari.

4. Memicu Perilaku Bullying

Anak yang terlalu sering dimarahi di depan umum akan menganggap perbuatan tersebut sebagai hal yang wajar. Bukan tak mungkin, ia akan melakukan hal yang sama atau bersikap kasar terhadap teman-temannya. Selain mencontoh sikap ayah dan ibunya yang dianggapnya kasar, ia juga akan melakukan tindakan bullying sebagai pelampiasan karena tidak bisa “melawan” sikap ayah ibunya.

5. Mengganggu Kesehatan Mental

Tanpa disadari, sering kali orang tua mengucapkan kata-kata atau bertindak kasar ketika memarahi anaknya di depan umum. Perbuatan semacam ini akan terekam di otak anak. Si Kecil akan terus mengingat apa saja kata-kata dan bagaimana sikap Anda terhadap dirinya sehingga lama-kelamaan akan mengganggu kesehatan mentalnya. Pada sebagian anak, gangguan mental bisa berupa rasa takut yang berlebihan. Sebagian lagi mungkin akan tumbuh menjadi anak pembangkang terhadap orang tuanya.

Nah, Moms dan Dads sekarang sudah tahu kan efek dari memarahi Si Kecil di depan umum. Jadi, saat Si Kecil “berulah”, Anda jangan terbawa emosi, ya. Lebih baik Anda menenangkannya dengan cara mengajaknya berbicara atau memeluknya. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   memarahi anak,   kesehatan mental