Mother&Baby Indonesia
Bahayakah Jika Ibu Hamil Sering Mengalami Mimisan?

Bahayakah Jika Ibu Hamil Sering Mengalami Mimisan?

Masa kehamilan memang tak selalu berjalan lancar. Ada saja kondisi yang bisa dialami ibu hamil, misalnya mimisan. Meski tampak berbahaya, sebenarnya Moms tak perlu cemas berlebihan karena mimisan wajar terjadi, terutama di trimester kedua usia kehamilan.

Mimisan atau epistaksis sendiri adalah perdarahan yang keluar dari rongga hidung. Ketika hamil, suplai darah dalam tubuh Moms akan meningkat, seiring dengan bertambahnya kebutuhan nutrisi dan oksigen untuk janin. Kondisi ini pun menyebabkan pembuluh darah termasuk di hidung melebar, disertai dengan adanya tekanan yang membuat saluran napas bengkak sehingga lebih mudah pecah.

Penyebab Umum Bumil Mimisan

Kondisi mimisan yang dialami saat hamil juga bisa muncul karena beberapa faktor lain, baik ringan atau berat, misalnya:



• Pilek atau alergi

• Sinusitis

• Selaput di hidung menjadi kering karena cuaca dingin atau berangin

• Gangguan pembekuan aliran darah

• Hipertensi

• Diabetes

• Peningkatan hormon estrogen

• Kebiasaan mengorek hidung.



Hal-hal di atas bisa memicu mimisan, yang bahkan risikonya menjadi 3 kali lipat bisa terjadi pada ibu hamil. Apabila kondisi ini terjadi dalam jangka lama dan tidak segera di atasi, hal tersebut justru dapat menyebabkan darah membeku di belakang hidung atau masuk ke dalam saluran pernapasan. Kondisi ini bisa mengakibatkan bumil mengalami sesak napas serta menimbulkan komplikasi kesehatan lain pada Moms dan janin dalam kandungan.

Cara Mengatasi Mimisan

Sebenarnya, mimisan pada ibu hamil bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Kondisi berbahaya di atas hanya terjadi pada 6 persen dari total 60 persen ibu hamil di seluruh dunia. Maka, mimisan pun bisa Moms atasi sendiri dengan cara sederhana, di antaranya:

1. Jika terjadi mimisan, usahakan agar Anda tetap tenang.

2. Duduk dengan posisi tubuh condong ke depan. Hindari menengadah/mendongak, karena justru dapat membuat Anda tersedak darah.

3. Sambil membersihkan darah yang keluar, tekan cuping hidung bagian atas yang mengarah pada batang hidung. Tahan selama 10-15 menit sambil bernapas melalui mulut.

4. Jangan telan darah yang masuk ke mulut, dan buang di wadah atau wastafel terdekat.

5. Apabila darah tak kunjung berhenti, coba ulangi langkah menekan cuping hidung sembari dikompres dengan lap dingin.

6. Segera berobat ke dokter jika mimisan masih terjadi setelah melakukan langkah-langkah di atas, untuk menghindari risiko komplikasi lainnya.

Apabila Moms tergolong ibu yang mudah mimisan, hindari mengonsumsi minuman panas atau bahkan alkohol. Kedua jenis minuman ini dapat menyebabkan pembuluh darah di hidung lebih melebar hingga memperparah mimisan. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   mimisan