Mother&Baby Indonesia
7 Makanan Hasil Fermentasi yang Baik untuk Kesehatan

7 Makanan Hasil Fermentasi yang Baik untuk Kesehatan

Walau makanan ini diproses dengan cara dibusukkan, tetapi makanan fermentasi memiliki banyak manfaat untuk tubuh, lho. Fermentasi adalah dipecahnya gula dalam makanan menggunakan ragi dan bakteri, hasilnya makanan tidak hanya lebih awet, tetapi juga lebih lebih kaya probiotik yang baik untuk pencernaan. Apa saja makanan dan minuman fermentasi yang bisa Anda coba? Yuk, coba beberapa menu di bawah ini!

Yoghurt



Mungkin ini salah satu makanan fermentasi yang paling terkenal di dunia ya, Moms. Walau terbuat dari susu, tetapi yoghurt lebih jarang menimbulkan reaksi alergi dibanding susu, keju, atau produk olahan susu lainnya. Rasa yoghurt yang segar dan teksturnya yang lembut memang sangat enak, apalagi kalau disajikan dengan potongan buah segar dan sedikit madu.

Manfaat: Yoghurt terkenal dengan manfaatnya dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Yoghurt juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah osteoporosis, dan membantu mengontrol berat badan.

Tempe

Produk fermentasi kacang kedelai ini bisa dibilang makanan yang paling disukai di Indonesia. Makanan tradisional ini mudah didapat, murah, dan banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Tempe juga sangat mudah dikreasikan menjadi berbagai menu lezat, yang tentunya disukai oleh orang dewasa dan anak-anak.

Manfaat: Tempe bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh, menjaga kesehatan tulang, dan dapat mencegah diare.

Tapai



Walau sekarang sudah mulai jarang ditemukan, tapai juga termasuk makanan khas Indonesia yang enak dan bermanfaat untuk kesehatan. Tapai terbuat dari singkong rebus yang dibalur ragi, kemudian didiamkan selama beberapa hari (umumnya 3-7 hari). Proses fermentasi ini menghasilkan makanan yang manis-asam, dengan tekstur lembut yang bisa diolah menjadi berbagai sajian.

Manfaat: Meredakan masalah susah buang air besar, mengontrol tekanan darah, mencegah anemia, menutrisi tulang dan sendi, serta membersihkan tubuh dari racun.

Kimchi

Makanan khas Korea ini ternyata banyak penggemarnya di Indonesia ya, Moms. Terbuat dari sawi putih yang difermentasi bersama bubuk cabai, wortel, bawang putih, jahe, gula, dan bumbu-bumbu lainnya. Umumnya kimchi dimakan bersama nasi hangat, tetapi bisa juga dijadikan side dish yang kaya rasa.

Manfaat: Membantu menurunkan kolesterol, mengurangi resistensi insulin, dan menjaga tekanan darah tetap normal.

Tempoyak

Ini adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari daging durian yang telah difermentasi. Cara membuatnya adalah dengan memasukkan daging durian, cabai rawit, dan garam ke dalam wadah tertutup. Setelah diaduk rata, tempoyak kemudian didiamkan selama 5 hari.

Proses fermentasi kuno khas Melayu ini enak banget lho, Moms, cocok dijadikan lauk untuk menemani berbagai makanan khas Sumatera lainnya. Rasanya dominan manis pedas dengan sedikit sensasi asam dan aroma durian yang kuat. Wah, sedap!

Manfaat: Jika tidak berlebihan, durian memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, Moms, seperti mengontrol tekanan darah, mengurangi risiko kanker, meningkatkan kesehatan tulang, sumber energi, dan bahkan bisa membantu tidur lebih nyenyak!

Miso

Ini adalah bumbu dasar khas Jepang yang dibuat dari garam dan jamur koji yang telah dihancurkan. Setelah difermentasi, miso kemudian ditumbuk halus menjadi pasta miso. Miso paling sering dijadikan bumbu utama dalam membuat sup miso dan berbagai sajian khas Jepang lainnya. Nasi goreng pakai bumbu miso juga enak lho, Moms.

Manfaat: Miso digadang-gadang bermanfaat untuk membantu mengurangi risiko kanker, khususnya kanker payudara. Miso juga membantu mengurangi tekanan darah dan menjaga jantung tetap sehat.

Kombucha

Jenis teh yang satu ini memang sedang naik daun nih, Moms. Kombucha adalah teh fermentasi jamur yang proses pembuatannya menggunakan bantuan bakteri dan ragi. Setelah diproses sekitar 1-2 minggu, kombucha akan menghasilkan minuman fermentasi bersoda yang menyegarkan.

Manfaat: Minuman kekinian ini diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh, antibakteri, dan kaya akan antioksidan. Tak hanya itu, kombucha juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan mencegah kanker lho, Moms! (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: nutrisi,   makanan,   makanan fermentasi