Mother&Baby Indonesia
Sehat dan Bergizi, Begini Cara Mengolah Biji-bijian untuk MPASI

Sehat dan Bergizi, Begini Cara Mengolah Biji-bijian untuk MPASI

Yeay, bayi Anda sudah siap MPASI! Apakah Moms sudah memiliki strategi MPASI untuk Si Kecil? Mengutip IDAI, ada beberapa hal yang perlu diingat dalam pemberian MPASI buat bayi, antara lain MPASI perlu diberikan tepat usia dan waktu, aman serta higienis, diberikan secara responsif, serta bergizi adekuat.

Untuk itu, memilih bahan makanan yang penuh gizi adalah penting. Nah, bahan makanan yang tidak boleh terlewat untuk dikenalkan dalam MPASI Si Kecil adalah biji-bijian, Moms! Biji-bijian kaya akan gizi yang bisa melengkapi kebutuhan pertumbuhan Si Kecil.

Namun Moms perlu mengolah biji-bijian dengan tepat untuk mengurangi risiko tersedak serta berikan dengan jumlah yang tidak terlalu banyak agar aman bagi Si Kecil. M&B sudah merangkum panduan pemberian 5 jenis biji-bijian untuk MPASI Si Kecil. Yuk, simak penjelasannya berikut!



1. Biji Labu


Biji labu kaya akan nutrisi yang baik bagi Si Kecil. Biji labu mengandung protein, asam lemak omega-3, vitamin K, zat besi, zinc, dan magnesium yang diperlukan untuk proses pertumbuhan Si Kecil. Namun, biji labu merupakan makanan dengan risiko tinggi tersedak pada bayi. Oleh karena itu, Moms perlu menggiling atau mencacahnya hingga halus dan mencampurkannya dengan ASI, yoghurt, atau bahan makanan lain.

2. Biji Bunga Matahari


Seperti biji labu, biji bunga matahari juga termasuk makanan berisiko tinggi tersedak oleh bayi. Oleh karena itu, biji labu perlu diolah dengan tepat agar aman dikonsumsi oleh Si Kecil. Moms bisa giling lalu campur dengan yoghurt atau makanan lainnya. Biji matahari terbukti kaya akan gizi, yakni lemak, protein, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

3. Biji Chia




Meski bentuknya kecil, biji chia kaya akan nutrisi, Moms. Faktanya, biji chia adalah tumbuhan dengan kandungan asam lemak omega-3 paling banyak. Biji chia juga merupakan sumber protein, serat, mineral, dan vitamin yang diperlukan untuk perkembangan Si Kecil. Walaupun tidak berisiko tinggi tersedak, biji chia lebih baik disiapkan dengan digiling atau direndam selama 30 menit agar tidak berlendir. Ada banyak sekali kreasi MPASI dari biji chia yang bisa Anda buat, seperti puding biji chia atau jel biji chia.

4. Biji Hemp


Meski masih termasuk dalam genus yang sama dengan ganja, hemp atau ganja industri tidak sama dengan ganja biasa karena rendahnya kadar THC, yakni zat penyebab mabuk dan adiktif pada ganja. Biji hemp juga terbukti kaya akan nutrisi, yakni protein, vitamin A, vitamin B6, zinc, zat besi, dan berbagai mineral lainnya. Biji hemp juga tidak berisiko tersedak oleh bayi. Moms bisa campurkan biji hemp pada makanan bertekstur lembut, seperti yoghurt maupun kentang rebus.

5. Biji Flax


Meski tidak termasuk sebagai makanan yang tinggi risiko tersedak oleh bayi, pemberian biji flax perlu diperhatikan dalam jumlah yang sedikit. Penyebabnya, biji flax memiliki zat yang dapat bersifat racun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Untuk itu, Moms perlu memanggangnya serta menggilingnya halus sebelum disajikan dengan bahan makanan lainnya untuk membantu menghilangkan zat tersebut. Selain itu, Moms juga bisa pilih minyak flax yang cenderung lebih aman.

Selamat menyiapkan MPASI buat Si Kecil, Moms! Hindari pemberian biji-bijian sebagai MPASI mandiri, karena dapat sangat lengket dan bisa menempel di tenggorokan Si Kecil. Jika ini kali pertama Moms memberikan biji-bijian sebagai MPASI, jangan lupa untuk selalu konsultasikan hal tersebut dengan dokter ya, Moms. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: nutrisi,   gizi,   mpasi,   bayi