Mother&Baby Indonesia
Mengenal Tes APGAR yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

Mengenal Tes APGAR yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

Kelahiran bayi ke dunia memang memberikan kebahagiaan pada setiap orang tua. Rasanya Moms dan Dads ingin segera membawa Si Kecil pulang agar bisa diasuh dan dirawat di rumah. Namun, hal tersebut tidak langsung dilakukan Moms, karena ada tes APGAR yang perlu dijalani Si Kecil.

Tes APGAR sendiri merupakan salah satu pemeriksaan fisik yang dilakukan pihak medis di menit-menit awal kelahiran bayi. Ada yang menggunakan metode pemeriksaan di menit pertama dan kelima setelah persalinan, namun bisa juga dilakukan pada menit ke-10, 15, dan 20.

Penilaian Kondisi Bayi

Tujuan tes APGAR adalah untuk mengetahui kondisi bayi yang dilihat secara fisik luar maupun kinerja organ utama dalam tubuh. Semakin tinggi nilai APGAR, maka Si Kecil dianggap memiliki kondisi yang baik dan bisa dijadikan patokan bahwa ia lahir dengan sehat dan bugar.



APGAR sendiri merupakan singkatan dari lima aspek, yaitu Activity, Grimace, Pulse, Appearance, dan Respiration. Masing-masing memiliki nilai terendah, yaitu 0 dan tertinggi, yaitu 2. Kelima hal inilah yang akan diperiksa pada bayi baru lahir. Mengutip laman Alodokter, berikut penjelasan dari tes APGAR yang dilakukan pada newborn.

1. Activity

Pengecekan pada aktivitas otot bayi

• Skor 2 berarti bayi tampak bergerak aktif dan kuat.

• Skor 1 berarti bayi bergerak, namun lemah dan tidak aktif.

• Skor 0 berarti bayi tidak bergerak sama sekali.

2. Grimace

Melihat tingkat respons dan refleks bayi

• Skor 2 berarti bayi meringis, batuk, atau menangis secara spontan dan dapat menarik kaki atau tangan ketika diberi rangsang nyeri, seperti cubitan ringan atau sentilan di kaki.

• Skor 1 berarti bayi hanya meringis atau menangis saat diberikan rangsangan.

• Skor 0 berarti bayi tidak menunjukkan respons sama sekali terhadap rangsangan yang diberikan.

3. Pulse

Menghitung aktivitas denyut jantung bayi

• Skor 2 berarti jantung bayi berdetak lebih dari 100 denyut per menit.

• Skor 1 berarti jantung bayi berdetak kurang dari 100 denyut per menit.

• Skor 0 berarti detak jantung tidak terdeteksi.



4. Appearance

Melihat penampilan fisik luar bayi, terutama pada warna kulit

• Skor 2 jika warna tubuh bayi kemerahan, ini merupakan warna tubuh bayi yang normal.

• Skor 1 jika warna tubuh normal, tetapi tangan atau kaki kebiruan.

• Skor 0 jika seluruh tubuh bayi sepenuhnya berwarna keabu-abuan, kebiruan, atau pucat.

5. Respiration

Pengecekan pada aktivitas pernapasan bayi

• Skor 2 jika bayi menangis kuat dan dapat bernapas secara normal.

• Skor 1 jika bayi menangis lemah disertai rintihan dan pola napas yang tidak teratur.

• Skor 0 jika bayi tidak bernapas sama sekali.

Baca juga: Ini Tes Kesehatan yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

Akumulasi Menentukan Kondisi


Setelah semua pemeriksaan dari tes APGAR selesai dinilai, maka tim medis akan mengakumulasi nilai tersebut untuk menentukan kondisi bayi Anda yang baru lahir. Terdapat 3 kesimpulan yang perlu orang tua pahami dari penilaian ini:

• Skor di atas 7 artinya bayi lahir dalam kondisi baik dan sehat.

• Skor antara 5-6 menjelaskan bahwa kondisi bayi baik, namun memerlukan bantuan dan pemeriksaan secara medis lebih lanjut.

• Skor di bawah 5 menandakan bayi dalam keadaan gawat sehingga perlu tindakan lanjut secara medis. Hal ini dilakukan untuk membantu menstabilkan kondisi bayi, dari kondisi seperti adanya masalah pada pernapasan, penyedotan lendir, dan tindakan lainnya untuk membuat kinerja organ tubuhnya lebih optimal. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   bayi baru lahir,   tes apgar