Mother&Baby Indonesia
10 Alasan Mengapa Seks Penting bagi Pasangan Suami-Istri

10 Alasan Mengapa Seks Penting bagi Pasangan Suami-Istri

Hubungan seks memang termasuk hal yang tabu bagi pasangan yang belum menikah. Tapi dalam hubungan pernikahan, seks sangatlah penting. Selain bermanfaat dari segi fisik, bagi pasangan suami dan istri, seks juga dapat sangat berdampak baik bagi kesehatan psikologi dan kualitas hubungan pernikahan. Hmm, apa saja ya manfaatnya?

Melansir laman FirstCry Parenting, berikut beberapa alasan kenapa seks penting bagi pasangan suami-istri yang sudah menikah.

1. Menguatkan Keintiman

Ini merupakan alasan utama mengapa seks penting bagi pasangan yang sudah menikah. Seks menciptakan intimasi. Mulai dari foreplay hingga seks selesai, Moms dan Dads pasti berbagi segala hal. Selain itu, seks juga dapat menjadi salah satu obat untuk membantu mengatasi pernikahan yang membosankan.

2. Menjaga Kesehatan Psikologis

Berhubungan seks dengan pasangan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan Anda, Moms. Tapi hal ini berkaitan erat dengan hubungan seks yang penuh makna dan kesadaran kedua belah pihak. Seks membantu tubuh mengeluarkan hormon endorfin dan oksitosin, yakni hormon yang berperan besar dalam menciptakan luapan perasaan bahagia.

3. Mendorong Komunikasi yang Lebih Dalam

Pasangan yang memiliki kepuasan dalam kehidupan seksualnya akan mengatakan bahwa seks lebih dari dua tubuh yang menyatu. Komunikasi adalah kunci utama. Tanpa komunikasi yang baik, koneksi tubuh di ranjang akan lemah. Seks yang menyenangkan dimulai dari pikiran, termasuk komunikasi yang jujur.

4. Mengokohkan Ikatan

Luapan hormon endorfin setelah berhubungan intim membantu pasangan untuk bonding. Tak hanya soal penetrasi, tapi eksplorasi yang menyenangkan juga menciptakan momen yang intim bersama pasangan. Setiap pria dan wanita butuh gairah, romansa, dan getaran untuk menunjukan bahwa rasa cinta di antara mereka nyata dan berjalan baik.

5. Penghilang Stres

Para ahli menyatakan bahwa seks yang rutin mampu membantu orang-orang mengatasi stres oleh karena dikeluarkannya hormon endorfin di dalam tubuh. Seks yang rutin juga mendukung komunikasi intim yang bisa menjadi wadah penyaluran stres dan berbagi pikiran. Tak hanya itu, seks juga mendorong deep sleep atau tidur yang nyenyak.

6. Membantu Proses Penyelesaian Masalah

Seiring dengan berjalannya waktu, pasangan suami-istri dapat mengalami banyak perdebatan dan seks dapat menyediakan momen untuk melakukan 'gencatan senjata’. Hubungan seks yang intim mampu membantu pasangan untuk mengatasi perdebatan dengan menyingkirkan berbagai perbedaan sembari mencari kesepakatan bersama. Seks akan mengingatkan tentang romantisme dan rasa percaya antar pasangan.

7. Olahraga Praktis

Hubungan seksual termasuk aktivitas fisik yang mengerahkan banyak tenaga, sehingga mampu membantu Anda membakar kalori tubuh. Sebuah ronde seks yang baik setara dengan aktivitas fisik yang cukup berat, seperti naik tangga atau berjalan cepat. Selain itu, seks dapat membantu mengencangkan otot-otot perut, punggung bawah, dan paha. Secara umum, Moms bisa membakar 200 kalori dari sesi bercinta yang seru selama 30 menit.

8. Mendukung Kepercayaan Diri

Semua orang butuh untuk merasa diinginkan. Maka, seks dapat menjadi salah satu indikator bahwa pasangan masih sangat menginginkan Anda. Hal ini tentu dapat mendorong rasa percaya diri bagi masing-masing pasangan.

9. Manfaat Kesehatan Tubuh Menyeluruh

Tidak hanya sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh fit, berhubungan seks dengan pasangan juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh lho, Moms. Seks yang rutin dapat memperbaiki kontrol kandung kemih, membantu meringankan nyeri tubuh, migrain, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

10. Sebagai Bentuk Perayaan

Banyak pasangan yang menganggap bahwa hubungan intim sebagai salah satu bentuk perayaan atas keintiman dan rasa cinta mereka. Tak hanya terasa menyenangkan, berhubungan seks dengan pasangan akan mampu terus menjaga relasi Anda berdua menjadi dinamis dan tidak monoton. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: seks,   pernikahan,   suami istri