Mother&Baby Indonesia
7 Pantangan saat Menjalani Program Hamil

7 Pantangan saat Menjalani Program Hamil

Bagi beberapa pasangan suami istri, kehamilan harus didapat dengan usaha lebih besar dibandingkan dengan pasangan suami istri lainnya. Kalau sudah begini, program hamil atau biasa disingkat promil menjadi solusi terbaik.

Promil yang dijalani bisa berupa berbagai terapi untuk suami istri, inseminasi, atau langsung bayi tabung. Promil memang bukan hal mudah yang bisa membuat Anda hamil dalam hitungan detik, semua jenis promil menyita waktu dan kesabaran besar sebelum berhasil.

Selain itu, ada juga beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan pasangan yang sedang promil. Apa saja sih pantangan saat menjalani program hamil atau promil? Read on, Moms!



1. Malas-malasan

Menjadi wanita aktif bisa meningkatkan kesempatan Anda untuk hamil lho, Moms. American Heart Association merekomendasikan para wanita dewasa untuk berolahraga setidaknya 150 menit per minggu. Moms perlu tahu, ada penelitian yang menyebutkan kalau wanita yang rutin olahraga moderat (ketika Anda sulit bernapas tapi masih bisa bicara) bisa hamil sedikit lebih cepat dibanding mereka yang tidak olahraga atau yang kebanyakan olahraga.

2. Stres Kronis

Ya, mungkin sulit untuk 100 persen terbebas dari stres, namun Anda bisa menguranginya dengan tidak berlebihan mencemaskan semua hal, terutama promil. “Kapan punya anak?” atau “Kapan punya anak kedua?” adalah pertanyaan yang tak ada habisnya dan tidak perlu Anda cemaskan berlebihan.

Moms harus tahu, stres sangat memengaruhi ovulasi dan hormon kesuburan, lho. Maka semakin sering stres seorang wanita, semakin sulit pula ia mendapatkan kehamilan. Just try not to overthink everything, Moms!

3. Sering Pakai Lubrikan

Sebenarnya pakai lubrikan boleh saja kok, Moms, tetapi pastikan Anda memilih lubrikan yang berbahan dasar air sehingga lebih ramah sperma. Beberapa lubrikan bisa mengurangi kemampuan bergerak sperma menjadi kurang gesit, sehingga sulit mencapai sel telur dan membuahinya. Coba cari lubrikan dengan pH seimbang yang mirip dengan lubrikan alami dari tubuh Anda ya, Moms. Anda bisa minta rekomendasi dari dokter promil Anda.



4. Terpapar BPA

Banyak produk rumah tangga yang mungkin mengandung BPA (bisphenol-A). Jika Anda sering terpapar BPA, maka Anda harus ekstra waspada karena itu memengaruhi fungsi hormon tubuh, termasuk hormon yang berkaitan dengan sistem reproduksi Anda.

Mengutip The Bump, ada penelitian yang menyebutkan kalau wanita yang kurang subur umumnya memiliki kandungan BPA lebih tinggi di darahnya, dibandingkan dengan wanita yang subur. Mulai sekarang, hindari makanan kaleng atau makanan kemasan lainnya ya, Moms.

5. Kecanduan Kafein

Enggak cuma kopi, tetapi makanan dan minuman lain yang berkafein juga! Jika Anda suka banget minum kopi, boleh saja tetapi jangan lebih dari 2 gelas per hari, ya. Menurut American Society for Reproductive Medicine, minum kopi sampai 5 gelas per hari bisa mengurangi kesuburan, lho.

6. Merokok

Wah, kebiasaan buruk ini memang bisa jadi sumber dari berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah sulit hamil. Mengutip The Bump, wanita yang merokok bisa mengalami penuaan dini pada sel-sel telurnya, yang kemudian bisa menyebabkan menopause dini. Rokok juga memberi dampak buruk pada kesehatan sperma pria, lho!

7. Putus Asa

Promil memang menyita waktu, tenaga, dan tentu saja tabungan. Walau begitu, Moms dan Dads dilarang putus asa, menyerah, dan berhenti di tengah jalan, ya. Sekali memulai promil, ayo terus semangat menjalankannya sampai berhasil dikaruniai kehamilan. Kami mengerti, ada kalanya Anda lelah dan jenuh saat promil. Namun percayalah, semua akan indah pada waktunya. Terus semangat, ya! (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: promil,   program hamil,   kehamilan,   kesuburan,   infertilitas