Mother&Baby Indonesia
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk New Moms

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk New Moms

Lahirnya Si Kecil memang menambah peran Anda sebagai seorang ibu. Namun bagi yang baru saja memiliki anak, Moms mungkin merasa belum siap hingga rasa bahagia berubah menjadi rasa takut dan khawatir yang berlebihan. Hal ini tentu memengaruhi kesehatan mental hingga mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Sayangnya, kesehatan mental ini sering disepelekan bahkan dilupakan oleh pasangan, keluarga, atau bahkan Moms sendiri. Tekanan yang semakin parah akibat banyaknya tuntutan bisa menimbulkan stres hingga rasa cemas pada ibu baru. Kecemasan yang menjadi berlebihan serta perubahan hormon inilah yang menimbulkan risiko baby blues hingga postpartum depression.

Jaga Mental Tetap Sehat

Sebelum depresi menerpa selagi Anda memasuki fase adaptasi dengan peran sebagai ibu baru, Moms bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa hal agar tetap bahagia. Dilansir dari Mother.ly, berikut adalah tips untuk menjaga kesehatan mental new moms:



1. Mintalah Bantuan

Moms tak perlu malu untuk meminta bantuan suami, orang tua, kerabat, atau sahabat dalam mengurus anak. Wajar jika Anda kerepotan karena ini merupakan pengalaman pertama dan Anda masih perlu banyak belajar. Seperti sebuah quote yang bisa meyakinkan Moms, "It takes a village to raise a child".

2. Stop Membandingkan!

Moms dan ibu lainnya berbeda dari cara berpikir, lingkungan keluarga, hingga keinginan dan tujuan untuk masa depan anak. Begitu juga dengan Si Kecil yang juga mengalami tumbuh kembang berbeda dengan anak lain. Jadi, stop membandingkan diri sendiri dan bayi Anda dengan ibu dan bayi lain yang tak akan pernah sama dari sisi apa pun. Bandingkan saja hal-hal yang terjadi 3 bulan yang lalu dengan situasi Anda saat ini dan rasakan perbedaannya.

3. Batasi Media Sosial

Keberadaan media sosial memang bagus jika dimanfaatkan untuk mencari informasi. Tapi tak jarang, Anda justru iri dengan kehidupan seseorang dari unggahan mereka yang tampak bahagia. Padahal, Moms punya kebahagiaan sendiri dan tidak apa jika tidak dibagikan kepada orang lain. Ketergantungan memakai gadget juga bisa menjadi pemicu munculnya masalah kesehatan mental, lho! Jadi, mulailah membatasi diri untuk tidak berlebihan bermain teknologi dan habiskan waktu dengan anak.




4. Menerima Perubahan

Sejak hamil hingga Si Kecil lahir, Moms akan mengalami banyak perubahan secara fisik maupun mental. Hadapi situasi ini walaupun sulit dan jangan menyangkalnya. Terima kenyataan bahwa sekarang Anda punya stretch mark atau adanya bekas luka operasi. Dengan begitu, lingkungan pun akan mengikuti dan mendukung situasi yang Anda hadapi.

5. Lakukan Positive Self-Talk

Agar beban semakin ringan, cobalah lakukan self-talk dan sampaikan hal-hal positif pada diri sendiri. Misalnya “Saya adalah ibu terbaik dan terhebat untuk anak saya sendiri” atau “Saya sudah berjuang, semua ini akan berlalu dengan cara saya sendiri”.

6. Rawat Diri Sendiri

Lakukan self-care setidaknya 30 menit sehari. Caranya beragam, misalnya dengan luluran di rumah, tidur yang cukup, pakai produk merawat kulit wajah, dengarkan musik atau baca buku favorit. Apa pun itu, pastikan bahwa Moms tetap bisa rileks dengan maksimalkan waktu singkat yang ada.

7. Kenali Gejala Depresi

Self-diagnose atau mendiagnosis diri sendiri memang bukan hal yang tepat, apalagi terkait dengan kesehatan mental. Namun, jika Anda merasakan diri sudah tidak nyaman, cemas berlebihan, hingga muncul rasa ingin menyerah, cobalah untuk berkonsultasi dengan psikolog/psikiater untuk membantu menenangkan diri. Hal ini akan membantu mental lebih sehat, di samping tetap berdoa dan berpasrah pada yang kuasa. Semoga Anda selalu sehat, secara fisik maupun mental ya, Moms. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu baru,   kesehatan mental,   kesehatan