Mother&Baby Indonesia
Kalimat yang Sering Diucapkan Istri dan Makna Sebenarnya

Kalimat yang Sering Diucapkan Istri dan Makna Sebenarnya

Banyak sekali suami yang merasa frustrasi ketika mencoba memahami apa maksud sebenarnya dari kalimat-kalimat yang dikatakan istrinya. Apalagi, jika sang istri mengatakan kalimat singkat seperti “Terserah”, namun dengan wajah cemberut. Duh, pastinya jadi serba salah mau melakukan apa pun ya, Dads.

Tak seperti pria yang lugas dalam menyampaikan segala hal, kadang wanita, sadar maupun tidak, sering mengatakan sesuatu, namun sebenarnya ingin pria mampu 'membaca' apa yang tersirat di balik kalimat yang mereka ucapkan. Nah, jika Dads sering merasa sulit dan serba salah saat menangkap makna yang sebenarnya dari kalimat yang diucapkan Moms, coba deh, cek panduan dari M&B berikut!

1. “Terserah!”

Ini merupakan kata yang paling sering diucapkan Moms. Tak hanya saat ditanya “Mau makan di mana?”, tapi juga saat marah. Jika Moms mengucapkan hal ini, terutama saat Anda berdua sedang berdebat, artinya tentu saja bukan terserah ya, Dads. Istri Anda tentu ingin Anda tetap bertanya dan meminta pendapatnya, atau bisa jadi, kata “Terserah” tersebut menyiratkan 'jebakan' untuk Anda agar mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan Moms.



Jadi, saat kata ‘sakti’ ini sudah terucap dari mulut istri Anda, sebaiknya jangan langsung menganggap bahwa ia memberi persetujuan atas keputusan atau apa yang ingin Anda lakukan ya Dads, karena pastinya Moms akan lebih emosi kalau sampai Anda melakukan itu. Coba tenangkan diri dahulu dan bicarakan lagi baik-baik agar Moms dan Dads sama-sama setuju, ya.

2. “Aduh, aku enggak punya baju pergi, nih!”

Sebenarnya sih, istri Anda punya banyak baju, tapi ia bosan dengan baju-baju miliknya dan berharap Anda menawarkan untuk membelikannya baju baru. Tak ada salahnya lho Dads, untuk sesekali membelikan Moms baju baru. Perhatian seperti ini pasti bikin Moms terharu dan tambah sayang pada Anda tentunya!

3. “Ya udah, lah”

Pernahkah -atau bahkan sering- Anda mendapati istri Anda mengatakan hal ini sambil kemudian berlalu meninggalkan Anda, Dads? Ini jelas artinya Moms sebenarnya tidak setuju tapi terlalu malas untuk berdebat dengan Anda.

Sebenarnya, tak ada gunanya sih, jika Anda terus mencecarnya dengan membahas hal yang Anda berdua perdebatkan. Lebih baik menunggu istri Anda tenang, lalu mencoba berdiskusi dengan kepala dingin. Katakan pada Moms bahwa apa pun yang Anda atau ia lakukan adalah untuk kebaikan bersama, jadi keputusan pun sudah seharusnya merupakan persetujuan bersama pula.

3. “Enggak apa-apa”

Jika istri Anda mengatakan hal ini dengan nada kecewa atau sedih, tentunya di balik ‘enggak apa-apa’ tersebut, selalu ‘ada apa-apa’. Namun Moms mungkin malas untuk melanjutkan dan berharap Anda lebih peka, Dads. Kalau memang Dads merasa sulit untuk segera menangkap keinginan Moms, tak ada salahnya untuk mengakui ‘kelemahan’ Anda tersebut dan memintanya untuk lebih jujur dan lugas dalam menyampaikan keinginan.



4. “Jagain anak-anak dulu, dong.”

Makna dari ‘menjaga’ bukan berarti duduk di sebelah Si Kecil tapi justru tidur atau malah main game ya, Dads. Maksud Moms, ia ingin Anda membantu menyuapi, mengganti popoknya, dan ikut menemaninya main. Lagian, tak ada salahnya jika Anda melakukan hal ini. Di samping meringankan pekerjaan Moms, Dads juga bisa mempererat bonding dengan Si Kecil.

5. “Duh, capek banget!”

Dads, jangan sekali-kali menjawabnya dengan “ya udah, istirahat aja kalau capek”, ya. Maksudnya, Moms tuh, ingin Anda berinisiatif untuk menawarkan diri membantu atau bahkan mengambil alih apa yang sedang dikerjakan Moms.

6. “Kita berangkat 5 menit lagi, ya!”

Artinya bukan berarti tepat 5 menit lagi ya Dads, tapi lebih dari 5 menit karena masih banyak hal yang harus Moms kerjakan. Jadi, jangan terus memburu-burunya ya, jika tak ingin ini menjadi perdebatan. Dads justru bisa menawarkan Moms untuk membantunya membereskan beberapa hal yang Moms kerjakan untuk mempercepat waktu.

7. “Ini belinya pas lagi diskon, lho!”

Saat Anda memuji pakaian yang istri Anda kenakan, tanpa Anda tanya, ia langsung mengatakan bahwa pakaian yang ia kenakan tersebut ia beli saat sedang diskon. Tanpa maksud ingin membohongi Dads, biasanya Moms mengatakan hal ini karena tidak ingin dicap sebagai istri yang boros.

Sama seperti apa yang bisa Anda lakukan saat Moms mengatakan ia tak punya pakaian lagi, menghadiahkannya pakaian baru setelah ia mengucapkan ini juga bisa membuat Moms berseri-seri. Katakan juga jika Anda bahagia dan bangga memiliki istri yang pandai mengatur keuangan keluarga, jadi sesekali tak apa untuk memanjakan diri. (Nanda Djohan/SW/Dok. Freepik)




Tags: rumah tangga,   keluarga,   pernikahan,   komentar istri,   suami istri