Mother&Baby Indonesia
Rekomendasi 7 Jenis Minyak Pijat untuk Bayi

Rekomendasi 7 Jenis Minyak Pijat untuk Bayi

Moms pasti tahu berbagai manfaat dari rutin memijat bayi. Pijat bayi memang terbukti efektif memberikan pengaruh baik pada kesehatan dan tumbuh kembang anak. Tak hanya itu, pijat bayi juga menunjang proses komunikasi dan meningkatkan bonding orang tua dan anak, lho.

Namun ketika memijat bayi, perhatikan jenis minyak yang Anda gunakan untuk memijat Si Kecil ya, Moms. Jangan asal pilih, karena salah pilih minyak pijat bisa membuat kulit bayi mengalami ruam dan iritasi. Yuk, kenali rekomendasi jenis minyak yang aman digunakan untuk memijat bayi.

Untuk Kulit Normal

Jika kulit bayi Anda normal, maka pilihan minyak yang bisa digunakan untuk memijatnya pun semakin banyak. Ini beberapa jenis minyak yang aman dan nyaman untuk memijat bayi dengan kulit normal, Moms.



1. Minyak Kelapa

Melansir Mom Junction, jenis minyak ini cocok digunakan di suhu udara panas dan negara beriklim lembap. Tekstur minyak kelapa sangat ringan dan mudah menyerap ke kulit saat memijat bayi. Nutrisinya juga baik lho, Moms, Minyak kelapa mengandung vitamin E dan komponen bioaktif yang menutrisi kulit. Minyak kelapa juga punya antibakteri dan antijamur yang mencegah eksim, ruam, dermatitis, dan kerak kepala.

2. Minyak Zaitun

Minyak ini tepat untuk memijat bayi baru lahir karena bisa meningkatkan hidrasi pada kulit. Namun perlu Moms ketahui, minyak zaitun sebaiknya hanya diberikan pada anak berkulit normal, bukan kulit kering. Minyak zaitun mengandung 55-85 persen oleic acid yang berpotensi mengganggu lapisan kulit dan membuatnya kering.

3. Minyak Almond

Mengoleskan minyak almond ke kulit anak telah terbukti dapat membantu mengatasi kerusakan kulit akibat radiasi sinar ultra violet. Minyak ini lebih sulit menyerap ke kulit dibanding minyak kelapa.

4. Minyak Wijen

Minyak wijen memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi, antibakteri, dan antipiretik. Bahkan ada penelitian pada 125 bayi yang lahir cukup bulan, mereka bisa tidur lebih lelap setelah dipijat menggunakan minyak wijen. 



Untuk Kulit Ekstra Sensitif

Jika kulit bayi Anda sensitif, hindari memijat menggunakan minyak sayuran seperti minyak zaitun dan minyak bunga matahari. Kandungan oleic acid di dalamnya bisa mengiritasi kulit sensitif bayi Anda. Coba pilih minyak sayuran dengan kandungan linoleic acid yang lebih aman dan nyaman untuk kulit sensitif. Jenis minyak berikut ini aman digunakan untuk memijat bayi yang memiliki kulit ekstra sensitif.

1. Minyak Chamomile

Jenis minyak ini mungkin lebih dikenal sebagai minyak aromaterapi, namun bisa juga lho digunakan untuk memijat bayi. Minyak chamomile dikenal memberikan manfaat therapeutic dan digolongkan sebagai GRAS (generally recognized as safe, atau umumnya dikenal aman) oleh Food and Drug Administration of USA, semacam BPOM di Amerika Serikat.

2. Minyak Calendula

Minyak ini aman dan nyaman digunakan setelah mandi, karena dikenal memberikan efek pereda pada kulit bayi. Minyak calendula mengandung zat antiinflamasi yang bisa meredakan ruam popok, kulit bengkak, dan masalah kulit lainnya.

3. Minyak Jarak (Castor oil)

Jenis minyak yang satu ini memiliki tekstur yang sangat kental, maka lebih baik digunakan sebelum mandi air hangat. Jika Anda memijat bayi dengan minyak jarak, hati-hati jangan sampai masuk ke mata dan mulut anak. Minyak jarak juga sering digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut agar lebih tebal. Namun agar lebih aman, coba konsultasikan dengan dokter anak dulu sebelum memberikan minyak jarak pada anak ya, Moms. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: pijat bayi,   minyak pijat,   massage oil,   kulit bayi,   bayi baru lahir