Mother&Baby Indonesia
5 Produk Rumah Tangga yang Bisa Bahayakan Kehamilan Anda

5 Produk Rumah Tangga yang Bisa Bahayakan Kehamilan Anda

Saat tahu bahwa Anda hamil, Moms tentu berusaha untuk melakukan segala hal agar janin yang Anda kandung tumbuh dengan sehat dan terlindungi dari berbagai bahaya yang mungkin saja bisa mengancam kehamilan dan janin Anda, mulai dari berhenti mengonsumsi kafein, menerapkan gaya hidup sehat, dan yang pasti memastikan bahwa nutrisi Anda saat hamil terpenuhi dengan baik.

Untuk memastikan bahwa kehamilan dan janin Anda dalam kondisi sehat, tak hanya hal-hal tersebut saja yang perlu Anda perhatikan, namun perlengkapan dan produk rumah tangga yang digunakan selama kehamilan juga tak luput dari perhatian.

Melansir laman Times of India, berdasarkan studi terbaru yang dilakukan di Edward Via College dan Virginia Maryland College, ditemukan bahwa komposisi dan bahan yang digunakan dalam beberapa produk rumah tangga yang paling umum dikaitkan dengan risiko kelainan atau cacat lahir dan bisa berdampak pada kesehatan bayi.



Berikut ini beberapa produk rumah tangga yang harus Anda waspadai saat hamil:

1. Cat Tembok

Mempersiapkan kamar bayi memang merupakan hal yang menyenangkan. Tak heran bila terkadang Moms ingin turun langsung untuk mempersiapkannya, seperti mengecat tembok kamar Si Kecil. Tapi ketahuilah bahwa cat tembok dan bahan pelapis mungkin memiliki kandungan timbal yang dapat meningkatkan risiko cacat lahir atau kelahiran prematur.

Cobalah untuk menggunakan produk yang tidak mengandung pelarut atau semprotan dan jaga agar ruangan tetap berventilasi baik. Bila memungkinkan, lebih baik Anda meminta bantuan orang lain untuk mengecat tembok kamar bayi atau rumah agar dapat terhindar dari kemungkinan masalah.



2. Semprotan Pengusir Nyamuk

Meski mungkin ampuh untuk melawan gigitan nyamuk dan serangga yang menyebalkan, semprotan pengusir nyamuk sepertinya bukan produk yang ramah ibu hamil. Sekalipun aman, produk tersebut bisa mengandung konsentrasi DEET dan bahan kimia lain yang sangat kecil di dalamnya yang dapat meresap melalui kulit ibu sehingga sebaiknya dihindari penggunaanya selama beberapa bulan pertama saat bayi berkembang. Cobalah untuk mengganti penggunaan repelan yang alami, atau pilih produk yang disertifikasi dan diuji aman penggunaanya untuk ibu hamil.

3. Kapur Barus

Kapur barus yang umumnya digunakan untuk mengusir serangga, ngengat, dan menetralisir bau di celah-celah ruang, mengandung 98% naftalen, yaitu bahan kimia beracun. Naftalen dapat memberikan efek samping seperti menyebabkan mual, pusing dan menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah pada janin jika tertelan atau tersentuh.

4. Tempat Kotoran Kucing atau Litter Box

Penelitian telah menemukan bahwa produk rumah tangga seperti kotak kotoran kucing atau kotak pasir, mengandung parasit yang disebut Toxoplasma gondii, yang jika tertelan dapat menyebabkan komplikasi kelahiran yang serius pada bayi dan bisa menyebabkan efek samping lainnya pada ibu. Menurut para ahli, ini memiliki efek yang sama seperti saat ditularkan melalui buah dan sayuran mentah yang tidak dicuci dan air yang terkontaminasi.

5. Plastik

Saat hamil, sebaiknya Anda mencoba untuk menghindari penggunaan plastik. Hal ini dikarenakan ditemukannya jejak bahan kimia berbahaya seperti ftalat pada plastik yang dapat dengan mudah diserap melalui kulit atau dilepaskan saat Anda memaparkan plastik pada suhu ekstrem atau saat memanaskannya. Bahan kimia ini salah satunya telah dikaitkan dengan penyebab komplikasi janin yang parah dan memengaruhi pertumbuhan reproduksi bayi Anda. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   produk berbahaya untuk ibu hamil