Mother&Baby Indonesia
5 Alasan yang Bisa Membuat Wanita Takut Bercinta

5 Alasan yang Bisa Membuat Wanita Takut Bercinta

Bercinta seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama pasangan. Tapi terkadang, ada Moms yang justru merasa takut ketika harus ‘berhadapan’ dengan rutinitas berhubungan intim bersama suami.

Sesungguhnya, banyak manfaat dari berhubungan seks dengan pasangan. Selain mempererat jalinan asmara, bercinta juga bisa membuat Anda lebih bahagia, terbebas dari stres, bisa tidur lebih nyenyak, menurunkan tekanan darah, hingga membakar kalori.

Namun tidak dapat dipungkiri, berhubungan seks bagi sebagian wanita justru menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Berikut adalah beberapa alasan yang membuat wanita ketakutan ketika harus berhubungan intim dengan pasangan.

1. Takut Hamil

Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita yang telah memiliki lebih dari dua orang anak, atau mengalami trauma dari kehamilan dan proses persalinan terdahulu. Ibu yang sudah memiliki lebih dari dua orang anak biasanya ketakutan saat harus berhubungan seks karena merasa tak sanggup jika harus mengurus lebih banyak anak atau belum siap untuk memiliki keturunan lagi.

Sedangkan pengalaman traumatis saat menjalani kehamilan dan proses persalinan terdahulu, seperti adanya komplikasi, juga membuat wanita enggan hamil lagi sehingga muncul perasaan takut saat berhubungan seks.

2. Khawatir Tertular Penyakit Kelamin

Rasa khawatir bakal tertular penyakit kelamin biasanya muncul ketika pasangan memiliki riwayat penyakit tersebut. Jika Anda takut karena pasangan memiliki riwayat atau menunjukkan gejala mengidap penyakit kelamin, maka Anda berdua bisa memeriksakan diri ke dokter.

Jangan khawatir, sebagian besar penyakit kelamin bisa diobati hingga sembuh. Namun rasa khawatir tertular penyakit kelamin juga bisa muncul karena Anda curiga pasangan berselingkuh dengan wanita lain. Nah hal ini harus dibicarakan di antara Moms dan Dads.

3. Kurang Jago di Ranjang

Kurang lihai di ranjang merupakan salah satu ketakutan yang paling sering dirasakan wanita saat harus berhubungan seks. Rasa takut ini bisa muncul dari keyakinan bahwa istri harus selalu bisa memuaskan suaminya, kapan pun itu. Selain itu, kurangnya kepercayaan diri wanita juga bisa dipengaruhi oleh gambaran yang terkadang kurang realistis tentang bagaimana cara memuaskan pria seperti dalam film.

Satu hal yang perlu Anda sadari, bercinta seharusnya merupakan momen menyenangkan bagi kedua belah pihak. Dibutuhkan kerja sama antara suami dan istri untuk bisa mencapai kenikmatan saat berhubungan seks. Jadi Moms, alih-alih merasa kurang jago di ranjang, lebih baik Anda berkomunikasi dengan pasangan untuk mencari cara agar bisa sama-sama menikmati sesi bercinta.

4. Tidak Percaya Diri

Merasa memiliki bentuk tubuh yang kurang ideal kerap membuat wanita kehilangan kepercayaan diri sehingga takut untuk bercinta. Hal ini biasanya dialami Moms yang sudah memiliki buah hati. Setelah melahirkan, tak sedikit wanita yang mengalami perubahan bentuk tubuh sehingga takut suami tak suka lagi melihatnya.

Namun perlu diingat, bahwa saat menikah suami telah mengikrarkan janji untuk selalu menerima Moms apa adanya. Jadi tidak ada alasan bagi suami untuk tidak menyukai tubuh Anda, terutama setelah berjuang dalam mengandung dan melahirkan Si Kecil. Di sisi lain, Anda juga bisa mengembalikan rasa percaya diri dengan rajin berolahraga atau melakukan diet dengan pemantauan ahli, sehingga kembali memiliki bentuk tubuh yang diinginkan.  

5. Takut Nyeri saat Bercinta

Hal ini bisa timbul karena Moms pernah merasakan nyeri yang luar biasa saat berhubungan seks, sehingga enggan untuk melakukannya lagi. Rasa nyeri tersebut bisa disebabkan banyak hal, salah satunya adalah karena penis sudah melakukan penetrasi saat vagina masih kering. Guna mengatasinya, Anda bisa meminta pasangan untuk melakukan foreplay lebih lama atau menyentuh titik-titik yang membuat Anda mudah terangsang.

Vagina kering juga bisa terjadi karena Anda dalam kondisi stres ketika melakukan hubungan intim. Itulah sebabnya, Anda perlu melupakan segala masalah atau pekerjaan sehingga lebih rileks ketika bercinta. Jangan lupa, Anda juga bisa menggunakan cairan pelumas yang saat ini dijual bebas di toko obat atau apotek. Dengan begitu, Anda bisa menikmati hubungan seks lagi. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: bercinta,   berhubungan intim,   seks,   trauma