Mother&Baby Indonesia
Tips Sukses IMD Setelah Melahirkan Secara Caesar

Tips Sukses IMD Setelah Melahirkan Secara Caesar

Moms pasti tahu, inisiasi menyusui dini (IMD) sangat penting dan bermanfaat bagi bayi baru lahir dan juga Anda. Jika Moms mengira IMD hanya bisa dilakukan pada mereka yang melahirkan normal, maka Anda salah besar.

“Selama ibu dan bayi dalam kondisi sehat, ibu yang melahirkan secara caesar pun bisa melakukan IMD,” ujar dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, M.Kes, saat menjadi narasumber Instagram Live di @motherbabyind pada 3 Agustus 2020 lalu. Yuk, ketahui beberapa info penting dari dr. Dara mengenai sukses IMD setelah melahirkan caesar.

1. Yakin Bisa IMD

Dalam Instagram Live @motherbabyind bertajuk “IMD, Langkah Awal Sukses Menyusui” bersama dr. Dara, ia menekankan bahwa ibu yang melahirkan secara caesar pun bisa melakukan IMD asalkan bayi dan ibunya sehat.



“Semua dokter kandungan pasti akan memberikan kesempatan IMD untuk pasiennya, baik itu melahirkan normal atau per vaginam, maupun lewat operasi caesar,” ucap dr. Dara. Maka Moms tidak perlu khawatir berlebih gagal IMD karena melahirkan caesar, ya, karena tim dokter pasti akan melakukan upaya terbaiknya agar Anda bisa IMD. Anda pun harus yakin bisa IMD, Moms.

2. Berikan Waktu Maksimal

“Kalau memungkinkan, dokter akan memberikan waktu IMD paling tidak satu jam. Namun pada persalinan dengan operasi caesar mungkin tidak selama itu, karena dokter kandungan harus merawat area perut ke bawah. Tetapi dokter anak akan memaksimalkan waktu untuk IMD, minimal bayi ada inisiasi atau first touch (sentuhan pertama) ke puting susu ibunya,” jelas dr. Dara yang praktik di MRCCC Siloam Hospital Semanggi.

3. Nikmati Prosesnya

Banyak ibu baru melahirkan yang terlalu mengkhawatirkan gagal IMD. Entah kondisinya dan bayi tidak memungkinkan IMD, kolostrum (ASI pertama) tidak keluar, atau bahkan kolostrum tersebut tidak tertelan oleh bayinya. Menurut dr. Dara, ibu sebaiknya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal-hal tersebut dan nikmati saja prosesnya.

“Semakin banyak memikirkan hal-hal yang membuat stres, semakin keluar juga hormon-hormon stres yang bisa menekan produksi ASI,” jelasnya. Nah, ingat ya, Moms, jangan stres dan nikmati saja proses menyusui Si Kecil untuk pertama kalinya. 



4. Jangan Stres

Ada Moms yang khawatir melahirkan caesar membuat produksi ASI untuk IMD tidak sebanyak yang melahirkan normal. Ini tentu saja hanya mitos ya, Moms. Seperti yang dikatakan dr. Dara, panik berlebih memicu hormon-hormon stres penekan produksi ASI, bukan operasi caesar.

Dalam menjalankan IMD, Moms tidak perlu mengkhawatirkan ASI langsung mengalir deras atau tidak, karena menurut dr. Dara yang penting setidaknya ada inisiasi atau sentuhan pertama dari bibir bayi ke puting ibu. Ini berlaku bagi ibu.

“ASI seringkali tidak langsung keluar setelah ibu melahirkan. Bisa jadi di hari kedua atau ketiga setelah melahirkan baru keluar, karena di situ puncak keluarnya hormon oksitosin dan prolaktin, hormon-hormon yang membuat ASI keluar,” ucap dr. Dara.

5. Perhatikan Fisik dan Mental Sejak Hamil

“Ingat, salah satu syarat untuk bisa IMD adalah ibunya harus sehat. Jadi jangan sampai saat hamil itu ibunya makan asal-asalan hingga akhirnya hipertensi atau pre-eklampsia, misalnya, sehingga saat melahirkan jadi harus dibius total. Kalau begini kan jadinya tidak bisa IMD,” papar dr. Dara.

Begitu juga dengan kesiapan mental untuk IMD, jangan membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain karena itu justru bisa membuat Anda jadi stres. Termotivasi untuk sukses IMD walau harus melahirkan caesar memang bagus, Moms, tetapi jangan sampai hal itu membuat Anda tertekan, ya. Asalkan Anda dan Si Kecil sehat, IMD pasti bisa diberikan kok, Moms. Selalu semangat mengASIhi, ya. (Tiffany/SW/Dok. M&B Picture Library)



Tags: imd,   inisiasi menyusui dini,   ibu melahirkan,   asi,   operasi caesar