Mother&Baby Indonesia
Amankah Biji Buah Anggur Dimakan?

Amankah Biji Buah Anggur Dimakan?

Memisahkan biji dari daging buah memang terkadang memakan waktu, apalagi bila biji buah tersebut banyak dan berukuran kecil, misalnya saja biji buah anggur. Karena hal inilah mungkin sebagian orang atau termasuk Anda malas memisahkannya dan secara sengaja memakan atau menelan biji buah anggur sambil mengunyah daging buahnya. Namun sebenarnya apakah aman bila memakan biji anggur?

Meski terasa pahit, biji anggur yang berukuran kecil dan bertekstur renyah pada dasarnya tidak berbahaya bila ikut termakan dan tertelan. Bila Moms memilih untuk tidak membuangnya atau memuntahkannya, Anda bisa mengunyah dan menelan biji anggur ini. Pada kebanyakan orang, memakan biji anggur juga biasanya tidak menimbulkan potensi risiko yang tinggi bila biji anggur dikonsumsi dengan jumlah yang wajar.

Manfaat Mengonsumsi Biji Anggur

Biji anggur kaya akan beberapa senyawa tanaman yang bisa memberikan manfaat kesehatan. Misalnya proanthocyanidins, antioksidan yang kaya akan memberikan warna merah, biru, atau ungu pada buah, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meningkatkan aliran darah.



Senyawa kaya antioksidan yang disebut flavonoid, khususnya asam galat, katekin, dan epikatekin, juga ditemukan dalam anggur, dan jumlah tertingginya terdapat pada bijinya. Flavonoid ini memiliki sifat pembasmi radikal bebas dan antiinflamasi, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan otak Anda.

Melansir laman Healthline, sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa kandungan flavonoid tersebut juga dapat menunda timbulnya penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer.

Selain itu, anggur juga mengandung melatonin yang terkonsentrasi pada bijinya saat buah anggur matang. Nah, melatonin ini merupakan hormon yang mengatur ritme sirkadian, yang mengatur pola tidur Anda. Mengonsumsi makanan atau buah yang mengandung melatonin dapat membantu menyebabkan rasa kelelahan dan kantuk yang juga akan meningkatkan kualitas tidur.

Penggunaan Biji Anggur sebagai Suplemen

Biji anggur biasanya juga dijadikan suplemen atau disebut dengan ekstrak biji anggur yang dianggap berpotensi sebagai antiinflamasi. Ekstrak biji anggur juga menjadi sumber antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, memperlambat penuaan, dan melindungi Anda dari penyakit kronis seperti kanker tertentu.



Mengonsumsi suplemen biji anggur umumnya dianggap aman dan memiliki efek samping yang minimal. Namun tak dipungkiri, ada pula beberapa orang yang mungkin mengalami mual atau sakit perut karena mengonsumsi ekstrak atau suplemen biji anggur.

Bagi ibu hamil dan menyusui, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen biji anggur, karena masih kurangnya bukti terkait keamanan penggunaan suplemen biji anggur selama masa kehamilan dan menyusui.

Pernyataan tersebut mungkin juga didukung dengan sebuah peneltian yang dilakukan pada tikus yang sedang hamil. Penelitian ini menemukan fakta bahwa menelan ekstrak biji anggur memiliki efek negatif pada keturunan, termasuk risiko terjadinya resistensi insulin.

Ekstrak biji anggur juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki gangguan perdarahan. Karena sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur memiliki sifat pengencer darah yang dapat mengganggu pengobatan seseorang yang mengalami pengencer darah. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)




Tags: biji anggur,   anggur,   manfaat biji anggur,   nutrisi biji anggur