Mother&Baby Indonesia
Waspada! Cegah TBC dengan Biasakan Rutin Berolahraga

Waspada! Cegah TBC dengan Biasakan Rutin Berolahraga

Selama beberapa bulan belakangan ini, banyak dari kita yang merasa dihantui oleh virus corona atau SARS-Cov-2. Perasaan khawatir jika terkena COVID-19 pun akhirnya membuat kita lupa bahwa ada penyakit lain yang tak kalah berbahaya, salah satunya adalah tuberkulosis atau TB/TBC.

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman ini akan menyerang paru-paru, kelenjar getah bening, kulit, hingga otak. Penyebarannya terjadi saat penderita tidak melakukan etika batuk yang tepat, sehingga mengeluarkan virus yang kemudian terhirup oleh orang yang sehat.

Bahaya TBC Mengintai!




Menurut data WHO 2019, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia. Hal ini semakin diperjelas dengan setidaknya ada 845.000 pasien TB, baik TBC maupun TBC RO (resistan obat) di 2018 dengan penderita yang memiliki rentan usia produktif, antara 15-45 tahun.

Gejala yang dialami oleh pasien TBC di antaranya:

• Sesak napas dan nyeri pada dada

• Batuk bercampur darah

• Badan lemah dan rasa kurang enak badan

• Kurang nafsu makan dan berat badan menurun

• Berkeringat pada malam hari meskipun tidak melakukan kegiatan.

Situasi ini yang membuat pemerintah RI sangat berusaha untuk tetap fokus pada langkah pemberantasan TBC, dan bisa memutuskan rantai penyebarannya di 2030 nanti. Komitmen inilah yang menjadi dasar munculnya gerakan #AyoTOSSTBC sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas akan bahaya dan cara mencegah TBC dengan tepat.



“Melalui program TOSS TBC (Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh), masyarakat, termasuk dunia industri, dapat berperan besar lewat partisipasi aktif dalam mendukung pencegahan penularan penyakit, penemuan kasus, dan pendampingan pengobatan bagi pasien TBC,” ujar dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan RI.

Yuk Ikut Virtual Run #AyoTOSSTBC 


Sebagai langkah untuk mencegah penyebaran TBC semakin luas, masyarakat termasuk Moms dan Dads pun diajak untuk menjalani pola hidup sehat. Selain mengonsumsi makanan bernutrisi, rutin berolahraga juga penting agar imunitas tubuh semakin meningkat dan kuat melawan beragam virus dan bakteri penyebab penyakit.

Dan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan TBC di Indonesia, PT Johnson & Johnson Indonesia mengagas sebuah kegiatan seru, yaitu TOSS TBS Virtual Run. Kegiatan ini dilakukan menggunakan aplikasi lari, serta bisa dilakukan di rumah, kapan pun dan dengan siapa pun, sesuai protokol kesehatan.

Peserta yang berpartisipasi harus bisa menempuh target jarak sejauh 13,8 km, yang juga dipilih untuk memperingati Hari TBC Sedunia yang ke-138 di 2020. TOSS TBC Virtual Run sendiri akan berlangsung sejak 17 hingga 31 Agustus 2020.

Meski disebut berlari, namun kegiatan ini juga bisa diikuti dengan olahraga jogging atau pun berjalan kaki (olahraga multiperan) di sekitar rumah Anda. Jarak yang ditargetkan pun diharapkan bisa tercapai bukan dalam satu hari, tetapi selama dua pekan kampanye ini diselenggarakan. Jadi, Moms yang sedang hamil juga bisa ikut serta untuk mendukung aktivitas pencegahan TBC ini.

“Untuk menjadi peserta, partisipan yang bisa ikut minimal 17 tahun dan akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp125.000. Dan semua uang yang terkumpul tersebut akan didonasikan pada Perhimpunan Organisasi Pasien (POP TB) Indonesia untuk membiayai penyembuhan pasien TBC yang tergabung di dalamnya,” jelas Devy Yheanne, Country Leader of Communication and Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia.

Selain menjadi langkah awal jalani hidup sehat untuk mencegah TBC di lingkungan keluarga, maka Moms dan Dads juga bisa sekaligus ikut membantu orang lain yang sedang berjuang untuk sembuh dari penyakit ini. #AyoTOSSTBC dengan mengikuti #TOSSTBCVirtualRun – Saatnya Lari untuk Bebas TBC & TBC RO!

Informasi lebih lanjut mengenai TOSS TBC Virtual Run, silakan buka https://www.ayotosstbc.com/ dan untuk mengetahui lebih dalam mengenai TB, silakan kunjungi https://tbindonesia.or.id/. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik, PT Johnson & Johnson Indonesia)



Tags: kesehatan,   tbc,   tuberkulosis