Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Alasan Mengapa Orang Dewasa Menyukai Wangi Bayi!

Moms, Ini Alasan Mengapa Orang Dewasa Menyukai Wangi Bayi!

Moms, bisa berdekatan dan memeluk bayi mungil memang selalu membuat hati siapa pun senang. Tak hanya karena tingkah polahnya yang lucu dan menggemaskan, tetapi ada banyak hal ajaib lainnya yang membuat kita jatuh cinta dengannya. Salah satunya yang selalu bikin kangen, yakni mencium aroma tubuhnya yang khas.

Berbeda dari aroma tubuh orang dewasa yang kadang mengganggu, aroma tubuh bayi justru disukai. Tak terasa menyengat, wangi khas bayi yang justru soft dan gentle ini membuat orang dewasa selalu ingin menciumnya berkali-kali. Ya, begitu menakjubkannya wangi newborn ini sampai ada beberapa orang yang memilih untuk memakai produk bayi, hingga merek wewangian yang menggunakan newborn baby scent sebagai aroma produknya. 

Wangi Apa Sebenarnya?

Banyak orang yang beranggapan bahwa aroma lembut dari tubuh bayi hanyalah sebuah mitos. Beberapa orang pun menyebutkan bahwa wangi ini berasal dari halusinasi orang tua baru akibat kelelahan dan kurang tidur. Pertanyaannya, wangi apa sih, yang sebenarnya keluar dari tubuh Si Kecil?



Dilansir dari whattoexpect.com, seorang ahli kimia analitis di Monell Chemical Senses Center Philadelphia, George Preti, Ph.D, mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada jawaban pasti yang menjelaskan tentang aroma bayi ini. Namun, satu teori mengatakan bahwa wangi lembut tersebut berasal dari bahan kimia yang disekresikan dari kelenjar keringat bayi. Aroma inilah yang tak hanya menarik perhatian orang tuanya, tetapi juga membuat orang di sekitarnya ketagihan.

Sebuah studi lain yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Psychology juga mengatakan bahwa bayi memang memiliki wangi yang khas. Salah satu sumber aroma tersebut adalah vernix caseosa, yaitu lapisan dan zat berwarna putih yang menyelubungi bayi ketika dilahirkan. Biasanya, lapisan ini akan dibersihkan sesaat setelah persalinan, namun jejaknya mungkin saja masih tersisa di rambut, atau lipatan tangan dan kaki, sehingga menimbulkan wangi tertentu.

Ada juga pendapat lain yang mengemukakan alasan lain mengapa aroma bayi selalu terasa wangi dan menyenangkan. Mengutip dari purewow.com berdasarkan pada studi yang dipublikasikan di Trends in Cognitive Sciences, ternyata, aroma bayi ini ada hubungannya lho, dengan kelucuan dan naluri kelangsungan hidup mereka.

Hal ini disebut sebagai ‘taktik biologis’ untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya. Kalau dipikir-pikir, hal ini benar juga ya, Moms. Karena disadari atau tidak, kelucuan bayi-bayi mungil ini telah menjadi sinyal bagi otak orang dewasa untuk secara naluriah memelihara dan melindungi mereka.



Fun Facts!

Wah, aroma tubuh bayi memang unik ya, Moms. Dan, di balik wangi soft dan mild dari tubuh mereka, ada lho, fakta-fakta serunya. Apa saja? Keep on reading, Moms!

1. Wangi Tubuh Bayi Menimbulkan Perasaan Senang

Aroma memang sangat kuat pengaruhnya pada otak, karena aroma ini memiliki saraf tersendiri pada hidung dan jalur khusus yang bisa langsung tersalurkan ke otak. Berdasarkan studi, mencium aroma khas dari tubuh bayi ternyata juga bisa merangsang otak untuk memproduksi dopamin, yaitu hormon yang bisa mengubah suasana hati menjadi lebih baik. Hal ini juga dibuktikan dengan hasil pencitraan MRI yang menunjukkan bahwa adanya peningkatan skala kebahagiaan di otak.

2. Aroma Khas Newborn Hanya Bertahan 6 Minggu

Ternyata, sebenarnya wangi khas ini tidak berlangsung lama, lho. Namun, meski aroma tubuh bayi yang khas ini akan memudar, keringat bayi masih tidak berbau karena mereka belum mengonsumsi makanan yang menyebabkan bau badan, belum aktif bergerak di alam bebas, dan kotoran yang menempel di tubuh Si Kecil pun tak terlalu banyak, sehingga kecil kemungkinan menimbulkan bau badan. Aroma produk perawatan bayi yang Moms gunakan untuk Si Kecil pun otomatis akan lebih mudah menempel dan bertahan di kulitnya.

3. Wangi Bayi adalah Media Pembentuk Bonding

Apa pun sumber wangi Si Kecil ini, menariknya hal tersebut merupakan cara alami untuk membentuk cinta pada orang sekitarnya lho, Moms! Johan Lundstrom, seorang ahli biologi dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia, AS, mengatakan bahwa otak wanita telah ‘terprogram’ untuk bisa mencium wangi ini sebagai salah satu ‘bekal’ mereka menjadi ibu. “Hal ini merupakan salah satu mekanisme atau alat agar ibu bisa fokus pada anaknya,” ujarnya. Jadi bisa dibilang, wangi bayi ini adalah alat yang dianugerahkan untuk membentuk ikatan kuat antara ibu dan anaknya ya, Moms.

4. Penggunaan Produk Perawatan Bayi akan Menambah Aroma Harum Bayi

Moms, asupan nutrisi bayi yang hanya berupa ASI membuat wangi tubuh Si Kecil lebih harum dan menarik. Tak hanya itu, penggunaan produk kosmetik bayi seperti bedak ataupun pewangi lainnya juga akan membuat wangi bayi semakin memikat. Tak heran, saking lembut dan menenangkannya aroma bayi, orang dewasa pun jadi suka menggunakan produk bayi ya, Moms. Wangi segar dan soft yang biasanya berasal dari bunga-bungaan ini bisa membuat hati lebih tenang dan membuat mood seharian tetap terjaga dengan baik. Tak hanya itu, wangi khas yang “bayi banget” ini bisa membangkitkan kerinduan Moms akan momen-momen indah di masa kecil di mana Moms bisa merasakan kasih sayang ibu yang telah merawat kita dengan sepenuh hati. Setuju kan, Moms! (Nanda Djohan/SWDok. Freepik)



Tags: wangi bayi,   aroma bayi,   dopamin,   bonding,   kenangan masa kecil,   wangi tubuh bayi