Mother&Baby Indonesia
Ini yang Dilakukan Janin 24 Jam Sebelum Dilahirkan

Ini yang Dilakukan Janin 24 Jam Sebelum Dilahirkan

Momen melahirkan merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh setiap ibu hamil. Pasalnya, inilah kesempatan Moms bertemu dan melihat langsung buah hati Anda setelah selama 9 bulan ia berada di dalam kandungan.

24 jam sebelum Moms menjalani proses persalinan, bukan hanya Anda yang mempersiapkan segalanya. Janin Anda juga lho, Moms. Ada beberapa hal yang ia lakukan sebagai persiapan untuk kelahirannya nanti dan menghadapi dunia yang baru. Ini yang dilakukan bayi 24 jam sebelum ia lahir ke dunia.

1. Mencari Jalan Keluar

Mendekati waktu persalinan, bayi akan mulai bergerak turun dari posisinya secara perlahan guna mencari jalan keluar untuk lahir. Karena itu, biasanya pada masa ini Anda akan melihat jika posisi perut Anda yang hamil lebih turun daripada biasanya.



Pergerakan bayi ke bagian bawah perut mungkin akan mengakibatkan Moms mengalami rasa mulas dan kesulitan untuk berjalan. Pada saat Anda mengalami kondisi ini, umumnya bayi akan sudah berada di bagian panggul Anda, Moms.

2. Detak Jantungnya Berfluktuasi

Saat persalinan makin dekat, detak jantung Si Kecil akan berfluktuasi, mirip dengan detak jantung Anda, Moms. Laju detaknya akan naik selama periode aktif dan akan menurun saat ia beristirahat. Umumnya, detak jantung Si Kecil berkisar antara 110-160 denyut per menit.

Jelang persalinan, dokter atau bidan akan terus memantau detak jantung bayi Anda. Pemantauan ini diperlukan untuk membantu dokter mengetahui jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan butuh tindakan segera, misalnya harus dilakukan operasi caesar.

3. Menggerakkan Kepala Menuju Jalan Keluar

Mendekati waktunya lahir, bayi sudah siap berada di jalan lahirnya. Ia akan berusaha menggerak-gerakkan kepalanya guna membuka jalan baginya untuk keluar dan menekan leher rahim. Tekanan yang dilakukan itu membuat bertambahnya pembukaan jalan lahir.



Gerakannya ini juga membantu Anda selama proses persalinan lho, Moms. Si Kecil akan meliuk-liuk menemukan cara terbaik untuk keluar sementara Anda mengejan. Apa yang dilakukannya tersebut membuat proses melahirkan menjadi tidak terlalu lama.

4. Latihan Bernapas dan Belajar Mendengar

Menjelang dilahirkan, bayi Anda juga akan melatih sistem pernapasannya. Hal ini merupakan mekanisme alami Si Kecil agar ia dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya nanti saat ia sudah keluar dari rahim Anda.

Selain itu, pendengarannya yang telah berkembang sejak masa awal kehamilan memungkinkan Si Kecil untuk bisa mendengar dengan jelas jelang persalinan. Karena itu, begitu ia lahir dan Moms memanggilnya, ia akan menolehkan kepala mungilnya ke arah Anda.

5. Tidur Sejenak Sebelum Lahir

Selama periode 24 jam menjelang proses persalinan, biasanya bayi yang sering bergerak akan beristirahat juga sesekali, bahkan hingga tertidur. Si Kecil melakukan ini untuk menyimpan energi yang akan ia butuhkan saat persalinan nanti.

Setelah istirahat, ia akan aktif bergerak kembali mencari jalan lahir. Pada saat inilah kontraksi akan terjadi lebih sering dan lebih kuat. Mendekati waktu lahirnya, tekanan di rahim akan semakin kuat karena bayi lebih aktif bergerak hingga ia berhasil menemukan jalan keluar dan dilahirkan dengan selamat. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: persalinan,   ibu melahirkan,   janin