Mother&Baby Indonesia
Dysgeusia, Penyebab Mulut Ibu Hamil Bau Logam

Dysgeusia, Penyebab Mulut Ibu Hamil Bau Logam

Trimester awal memang cukup menantang ya, Moms, karena banyak keluhan kehamilan yang muncul dan dialami oleh bumil. Namun keluhan kehamilan tidak cuma mual, pusing, dan banyak jerawat saja, Moms. Anda bisa juga mengalami dysgeusia, gangguan yang bikin bumil merasakan bau besi di lidah.

Bahayakah dysgeusia saat hamil muda? Apa dampaknya bagi janin? Untuk menjawab berbagai pertanyaan Anda akan dysgeusia, simak penjelasan berikut, Moms.

Apa Itu Dysgeusia?

Saat hamil muda atau masih trimester pertama, apakah bumil pernah merasakan mulut pahit atau makanan dan minuman yang masuk berbau besi yang menyengat? Jika ya, Anda mungkin sedang mengalami dysgeusia. Mengutip Science Direct, dysgeusia adalah sensasi perubahan rasa di lidah ibu hamil yang menetap, tidak normal, berbau aneh, bahkan sering disebut berbau besi (metallic taste). 



Penyebab Dysgeusia

Mengutip Encyclopedia of the Human Brain, 2002, dysgeusia umumnya terjadi saat seseorang mengalami masalah kesehatan seperti:

• GERD (gastroesophageal reflux disease)

• Infeksi jamur di mulut (candidosis)

• BMS (burning mouth syndrome)

• Bell’s palsy

• Infeksi sinus

• Diabetes

• Crohn’s disease

• Kekurangan nutrisi



• Kehamilan

Selain beberapa masalah kesehatan di atas, dysgeusia sering terjadi pada bumil karena perubahan hormon, terutama meningkatnya hormon estrogen yang mengontrol indra penciuman dan indra pengecap. Seperti yang Moms ketahui, penciuman dan pengecap saling berkaitan erat, maka perubahan hormon kehamilan membuat hidung Anda lebih sensitif, dan ini bisa membuat ibu hamil merasakan bau besi di lidah. Seperti sedang mengecap uang koin? Ya, mungkin bisa dibilang seperti itu, Moms.

Apakah Berbahaya?

Walau terdengar aneh, namun ternyata dysgeusia adalah hal yang wajar terjadi di kehamilan trimester pertama. Mengutip What to Expect, sebuah studi menemukan fakta bahwa 93 persen wanita hamil pernah mengalami perubahan rasa di palet lidah saat hamil. Jika ditanya apakah ini berbahaya? Ini tidak berbahaya, Moms, bahkan ini mungkin cara tubuh untuk memperingati Anda akan kehadiran manusia lain di dalam rahim Anda. 

Walau tidak berbahaya, namun dysgeusia juga tidak bisa dicegah, Moms. Sensasi seperti sedang mengecap uang koin sepanjang kehamilan itu tidak bisa dihindari. Namun mungkin Anda bisa sedikit ‘berdamai’ dengan rasa ini ketika Anda lebih waspada dengan munculnya dysgeusia ini. Sehingga secara mental Anda lebih siap menghadapinya.

Cara Meredakan Dysgeusia

Sayangnya, dysgeusia tidak bisa dicegah. Namun agar makanan dan minuman Anda terasa lebih normal (bye bye meallic taste!), Anda bisa mencoba beberapa cara di bawah ini, Moms.

1. Bantuan makanan asam. Jika rasa logam di mulut sudah sangat menyengat, Moms bisa meredakannya dengan mengonsumsi makanan asam, seperti yang terbuat dari jeruk atau yoghurt. Makanan asam tidak hanya menyamarkan bau logam, tetapi juga meningkatkan produksi air liur sehingga bau logam tersebut bisa ‘tersiram’ bersih dari mulut.

2. Ganti vitamin kehamilan. Beberapa jenis vitamin kehamilan mungkin turut meningkatkan pekatnya rasa logam di mulut. Jika Anda curiga seperti itu, cobalah tanya dokter Anda untuk mengganti vitamin kehamilan Anda.

3. Sikat lidah Anda. Setiap sedang sikat gigi, jangan lupa untuk menyikat lidah Anda juga. Pastikan sikat gigi Anda cukup lembut ya, Moms, karena mulut dan gigi ibu hamil lebih sensitif dibanding biasanya.

4. Kumur dengan air garam. Setelah menyikat lidah, jangan lupa untuk kumur air hangat yang telah dicampur sedikit garam atau baking soda. Campurkan 1 sendok teh garam atau ¼ sendok teh baking soda ke dalam 250 ml air hangat, kumur beberapa kali sehari untuk menetralisir pH di mulut Anda. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: dysgeusia,   bau logam,   kehamilan,   ibu hamil