Mother&Baby Indonesia
6 Cara untuk Cepat Hamil Kembali Setelah Keguguran

6 Cara untuk Cepat Hamil Kembali Setelah Keguguran

Keguguran atau kehilangan janin dalam kandungan tentunya merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi pasangan suami istri. Bahkan bagi sebagian ibu, keguguran bisa menjadi pengalaman traumatis.

Namun bagi Moms yang pernah merasakan keguguran, tidak perlu terlalu khawatir. Anda tetap memiliki peluang untuk hamil dan melahirkan meski pernah kehilangan calon buah hati dalam kandungan. Moms bisa hamil setelah keguguran bahkan sebelum periode menstruasi kembali normal.

Hal ini disebabkan karena setelah keguguran, tubuh akan mulai melakukan proses untuk kembali ke rutinitas reproduksi seperti biasanya. Tubuh sudah bisa berovulasi sebelum menstruasi selanjutnya datang. Ovulasi dapat terjadi dalam dua minggu, Anda juga diperkirakan dapat memasuki masa subur satu bulan setelah keguguran.



Meski begitu, bukan berarti Anda bisa langsung mencoba berhubungan seks setelah mengalami keguguran. Sangat disarankan bagi Moms untuk menunggu hingga semua gejala akibat keguguran, seperti rasa sakit atau pendarahan telah berhenti guna menghindari risiko infeksi.

Kebanyakan dokter menyarankan agar Moms dan Dads menunggu hingga tiga bulan atau setelah menstruasi kedua pascakeguguran selesai. Jika Anda harus menjalani operasi caesar, ada kemungkinan Anda harus menunggu lebih lama hingga lapisan rahim kembali ke kondisi normal.

Moms perlu memeriksakan diri ke dokter setelah mengalami keguguran. Apabila dinyatakan aman, Anda bisa kembali berhubungan seks dengan pasangan. Nah, berikut adalah beberapa cara agar Moms bisa cepat hamil kembali setelah mengalami keguguran.

1. Jaga Pola Makan

Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap proses pembuahan adalah kondisi tubuh Anda. Oleh sebab itu, Moms perlu menjalani pola makan dengan gizi yang seimbang. Perbanyaklah konsumsi sayuran berdaun hijau, buah-buahan segar, protein, vitamin, serta makanan kaya zat besi guna meningkatkan peluang kehamilan. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga asupan air putih Anda.



2. Rutin Berolahraga 

Mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang baik saja tidak cukup untuk menjaga kebugaran tubuh. Anda perlu berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya agar metabolisme tubuh bisa bekerja dengan baik. Sebagai awal, Anda bisa mulai dengan berjalan kaki atau jogging selama satu jam. Berolahragalah sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. Jangan terlalu dipaksakan karena justru akan menimbulkan gangguan kesehatan lainnya.

3. Batasi Kafein

Hal ini perlu dilakukan karena kafein memiliki pengaruh terhadap besar atau kecilnya peluang untuk kembali hamil setelah keguguran. Perlu diketahui, batas wajar konsumsi kafein adalah 200 ml atau setara dengan secangkir kopi.

4. Menghindari Stres

Memang tidak mudah untuk melupakan pengalaman traumatis setelah keguguran. Tapi Anda perlu melakukannya jika ingin kembali hamil. Cobalah berpikir tenang dan menghindari stres karena akan sangat berdampak pada fungsi hormon dan ovulasi. Moms, bisa melakukan relaksasi, meditasi atau yoga, pergi ke tempat wisata, melakukan hobi, berbicara dengan teman atau ahli untuk melupakan rasa sakit fisik dan mental setelah keguguran.

5. Kendalikan Berat Badan

Stres biasanya memicu pola makan berlebih. Moms harus menghindarinya karena hal tersebut bisa mengakibatkan kenaikan berat badan yang signifikan dan memengaruhi peluang untuk hamil. Jangan lupa untuk memastikan juga kadar gula darah di tubuh berada di angka yang normal.

6. Gunakan Alat Prediksi Ovulasi

Untuk membantu memprediksi masa subur, Anda bisa mengunduh aplikasi khusus penghitung masa ovulasi. Dengan mengetahui saat yang tepat untuk berhubungan seks, Anda juga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: keguguran,   hamil,   kehamilan,   ovulasi,   stres