Mother&Baby Indonesia
Hal-hal yang Bisa Merusak Kehidupan Bercinta Anda dan Suami

Hal-hal yang Bisa Merusak Kehidupan Bercinta Anda dan Suami

Dalam setiap pernikahan, melakukan hubungan intim tentu menjadi salah satu cara untuk menjaga keharmonisan. Namun, ada beberapa hal yang Moms atau Dads sering lakukan hingga mampu merusak kehidupan bercinta atau sex life.

Disadari atau tidak, hal ini mungkin sering Anda lakukan dan tentu harus diperbaiki agar keharmonisan antara Anda dan pasangan tetap terjaga. Apa saja hal-hal yang termasuk kesalahan dalam bercinta tersebut? Berikut ini adalah penjelasan yang M&B rangkum dari berbagai sumber.

Melupakan foreplay atau afterplay

Ternyata, ada baiknya Anda memiliki ritual sebelum dan sesudah bercinta. Diawali dengan foreplay, untuk ‘memanaskan’ atmosfer Anda dan pasangan. Setelah selesai satu sesi, lakukan afterplay seperti mencium bagian tengkuk pasangan dan mungkin akan menjadi ‘pembuka’ di sesi bercinta berikutnya. Hal ini tak memerlukan latihan, karena spontanitas juga penting untuk dilakukan ketika berhubungan intim.

Kecanduan pornografi

Kegemaran Anda atau pasangan dengan pornografi secara berlebihan tentu bukanlah hal yang baik. Selain bisa merusak imajinasi, rasa puas saat bercinta pun akan berkurang hingga mungkin saja ‘pura-pura orgasme’ bisa terjadi. Hal ini tentu akan menimbulkan kemarahan dan ketidakpercayaan antara Anda berdua dan kehidupan bercinta pun semakin tidak baik.

Tidak bisa lepas dari gadget saat di tempat tidur

Sesibuk apa pun, Anda atau pasangan harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan gadget saat sudah di tempat tidur. Hal ini akan memudahkan ajakan bercinta dan fokus pun lebih terpusat pada pasangan Anda.

Mengkritik tubuh sendiri atau pasangan

Perasaan insecure pada tubuh atau penampilan juga ternyata memengaruhi sex life dalam pernikahan. Jadi, percaya dirilah dan tampil apa adanya, agar gairah untuk bercinta pun tetap membara. Tak hanya untuk Moms, Dads juga perlu memperbaiki penampilan agar tampil seksi di depan pasangan, lho.


Mengabaikan perasaan stres

Stres menjadi perasaan yang wajar terjadi dan bisa dialami setiap hari. Dengan mengabaikannya, maka Anda akan lebih rileks dan merasakan kepuasan yang lebih saat berhubungan intim. Jika waktu terbatas, Anda dan pasangan tetap bisa melakukan quickie, yang meskipun singkat namun tetap dapat memperkuat ikatan antara Anda berdua.

Tidak menyampaikan keinginan saat melakukan hubungan intim dengan pasangan

Terbukalah satu sama lain tentang keinginan yang ingin diwujudkan dalam bercinta. Dengan begitu, tak akan ada rasa canggung antara Anda dan pasangan saat melakukan aktivitas intim ini. Mulai dari foreplay hingga posisi seks yang nyaman sangat perlu dibahas agar Anda berdua sama-sama merasakan kepuasan.

Terlalu banyak menuntut

Meski keterbukaan penting, namun jangan sampai berlebihan dalam menuntut, ya. Hal tersebut akan membuat pasangan selalu merasa kurang hingga nantinya malah kehilangan gairah untuk bercinta. Daripada memintanya menuruti kemauan Anda, cobalah beragam cara untuk bisa saling memuaskan satu sama lain sambil menyesuaikan dengan kondisi Anda dan pasangan.

Jadi, sudah siap memiliki ikatan yang kuat dengan pasangan dan menjaga keharmonisan pernikahan melalui hubungan intim yang sehat kan, Moms dan Dads? (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   seks,   pernikahan,   suami istri