Mother&Baby Indonesia
Makanan dan Minuman yang Bisa Mengurangi Produksi ASI

Makanan dan Minuman yang Bisa Mengurangi Produksi ASI

Air Susu ibu (ASI) merupakan sumber makanan utama bagi bayi baru lahir hingga usianya 6 bulan. Oleh karena itu, Moms harus benar-benar memperhatikan produksi ASI agar cukup untuk Si Kecil. Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, karena makanan yang Anda konsumsi dapat berpengaruh pada jumlah dan kualitas ASI.

Selain rutin mengonsumsi makanan untuk menambah dan memperlancar ASI, Moms juga perlu menghindari makanan yang bisa mengurangi produksi ASI Anda. Melansir Parents, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bila dikonsumsi berlebihan bisa mengurangi produksi ASI. Karena itu, hindari atau kurangi konsumsi makanan dan minuman berikut ini agar produksi ASI Anda tidak terganggu ya, Moms.

1. Makanan Pedas

Selama menyusui, Anda mungkin akan disarankan oleh dokter untuk mengurangi atau menghindari konsumsi makanan pedas. Makanan dengan rasa pedas bisa muncul dalam kandungan ASI dan membuat bayi Anda menjadi rewel atau terganggu saat menyusu, meskipun ada juga bayi yang baik-baik saja dengan rasa pedas dalam kandungan ASI.



Selain itu, makanan pedas yang dikonsumsi berlebihan dapat berisiko membuat Anda diare. Seperti kita tahu, saat diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan, sementara cairan merupakan bahan dasar yang membentuk sebagian besar ASI. Jadi, jika tubuh Anda kekurangan cairan, otomatis produksi ASI juga akan menurun.

2. Kopi

Minum kopi tidak hanya perlu dibatasi selama Moms menjalani masa kehamilan, tapi juga saat Anda menyusui Si Kecil. Konsumsi kopi, atau minuman lain yang mengandung kafein, secara berlebihan dapat mengurangi produksi ASI Anda. 

Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi juga dapat menurunkan kadar zat besi dalam ASI dan menurunkan kadar hemoglobin pada bayi. Jadi, cobalah mengurangi atau menghindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, soda, selama Anda menyusui Si Kecil. Jika Anda merasa perlu minum kopi, batasi konsumsinya agar tidak terlalu banyak, maksimal 2 gelas per hari.

3. Daun Mint

Daun-daunan mint, seperti peppermint dan peterseli, yang kerap dijadikan hiasan makanan dan bumbu penyedap, jika dikonsumsi secara berlebihan ternyata bisa berdampak pada berkurangnya produksi ASI Anda lho, Moms.



Meskipun belum ada penelitian yang dapat memastikan berapa banyak jumlah peppermint atau peterseli yang dimakan hingga bisa menurunkan produksi ASI Anda, ada baiknya jika Moms tidak mengonsumsinya secara berlebih atau malah mungkin menghindarinya selama masa menyusui. Berbeda ceritanya jika Moms ingin menyapih Si Kecil dan menghentikan produksi ASI, maka Anda bisa mengonsumsinya.

4. Minuman Beralkohol

Selama masa hamil dan menyusui, Anda sudah tentu harus menghindari minuman yang satu ini, Moms! Salah satu dampak mengonsumsi alkohol adalah membuat kita mengalami dehidrasi. Nah, saat Anda dehidrasi dan kekurangan cairan, otomatis produksi ASI juga jadi menurun.

Keberadaan alkohol dalam tubuh juga bisa menghambat penyerapan nutrisi ke dalam ASI, sehingga nilai nutrisi dari ASI akan berkurang. Selain itu, kandungan alkohol yang Moms konsumsi bisa masuk ke tubuh bayi melalui ASI dan ini bisa berdampak buruk pada kesehatan Si Kecil karena alkohol bisa merusak fungsi hati.

5. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

Sama seperti ketika Anda tengah hamil, saat menyusui pun sebaiknya Moms menghindari konsumsi ikan dengan kandungan merkuri tinggi, seperti todak, tuna bigeye, king makerel, marlin, dan tilefish. Kandungan merkurinya bisa berdampak pada produksi ASI Anda.

Selain itu, dikutip dari Healthline, Menurut pakar gizi Kelli McGrane, RD, paparan akut merkuri tingkat tinggi dapat secara permanen memengaruhi sistem saraf pusat bayi. Akibatnya, Si Kecil mungkin bisa mengalami keterlambatan atau gangguan pada kognitif, keterampilan motorik halus, perkembangan bicara dan bahasa, serta kesadaran visual-spasial. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu menyusui,   asi,   produksi asi










Cover Mei-Juni-Juli 2020