Mother&Baby Indonesia
7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orang Tua di Depan Anak

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Orang Tua di Depan Anak

Anak melihat, anak meniru. Itulah sebabnya orang tua harus bisa menjadi contoh yang baik untuk Si Kecil, karena mereka akan meniru semua (ya, semua) hal yang Anda lakukan. Ini tentu saja membuat Anda harus menahan diri melakukan hal-hal yang tidak ingin ditiru anak.

Namun dari sekian banyak hal yang harus dihindari, beberapa contoh di bawah ini adalah hal yang paling pantang dilakukan di hadapan anak. Selamanya!

Berkelahi

Entah perkelahian fisik maupun verbal, semua jenis perkelahian adalah contoh terburuk yang harus Anda hindari di depan anak. Ada banyak cara untuk menyelesaikan masalah atau perbedaan pendapat, dan berkelahi bukan salah satunya. Anak harus tahu kalau berkelahi hanya membuat masalah makin pelik.



Bullying

All kind of bullying is never acceptable! Apa pun alasan Anda, menjadi pelaku bullying (terutama di hadapan anak) sama saja dengan menumbuhkan perundung baru di lingkungan anak. Si Kecil pun bisa tumbuh dengan rasa tidak aman untuk bersosial, karena takut menjadi korban bullying, seperti yang orang tuanya lakukan ke orang lain.

Mabuk

Mengutip First Cry Parenting, beberapa studi menunjukkan bahwa anak yang orang tuanya sering mabuk alkohol di depannya cenderung tumbuh menjadi sosok yang tidak menganggap alkohol hal yang buruk atau berbahaya. Mereka juga cenderung mencoba alkohol lebih awal dibandingkan anak lain. Parahnya, mereka juga dua kali lebih berisiko menjadi pecandu alkohol ketika remaja atau dewasa kelak.

Gila Gadget

Walaupun bekerja atau deadline menjadi alasan Anda untuk terus-terusan memandang layar, namun Si Kecil tetap akan menirunya dan ikutan ‘gila gadget’ seperti orang tuanya. Anda harus tahu, terlalu lama menatap layar bisa menyebabkan anak mengalami sakit kepala kronis, mata berair, dan bahkan stres pada anak lho, Moms!



Cuek!

Ketika pasangan Anda bercerita atau sekadar memanggil, yang Anda lakukan adalah tidak mengindahkannya. “Cuekin saja, lagi sibuk, nih!” begitu gumam Anda dalam hati. Anda harus tahu, sikap ini akan meningkatkan ketidakstabilan emosi anak yang membuatnya sulit mengontrol emosi. Lagipula, Anda tidak mau kan Si Kecil cuek saja ketika Anda ajak bicara?

Menyuap

Ingin anak Anda memiliki sifat curang, mudah menyerah, dan tidak mau berusaha keras? Mudah, sering-sering saja menyuap orang di depan anak. Menyuap adalah cara termudah untuk merusak perkembangan mental anak, sehingga ia kelak menjadi tak disiplin dan menganggap enteng semua masalah. 

Bercinta

Menunjukkan public display affection di hadapan anak juga sebaiknya tidak dilakukan orang tua, walaupun itu di ruang keluarga Anda sendiri. Orang tua harus mengajarkan bagaimana cara menunjukkan cinta, rasa sayang, empati, dan simpati, melalui kontak fisik yang baik dan sehat.

Silakan memeluk pasangan Anda, memberi kecupan di kening, atau merangkulnya di depan anak. Karena begitulah anak merasakan cinta dan kehangatan keluarga, kan? (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   keluarga,   balita,   orang tua