Mother&Baby Indonesia
Trik Memasak Daging agar Cepat Empuk Tanpa Waktu Lama

Trik Memasak Daging agar Cepat Empuk Tanpa Waktu Lama

Moms, apakah Anda sekeluarga penggemar masakan daging? Mungkin Moms sempat beberapa kali mencoba untuk membuat masakan dengan bahan dasar daging, tapi kesulitan mengolahnya karena daging susah empuk? Memang, daging sapi maupun kambing paling nikmat jika dimakan dalam keadaan empuk dan tidak alot saat digigit.

Akan tetapi, kita semua tahu, memasak daging hingga empuk biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama. Moms juga bisa menggunakan teknik pressure cooking dengan memakai panci presto sebagai cara yang umum untuk memasak daging agar empuk. Namun bagaimana kalau kita tidak punya panci presto?

Tenang Moms, Anda tetap bisa membuat masakan berbahan daging yang empuk untuk keluarga Anda. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini tips memasak daging agar cepat empuk, sehingga Anda tidak perlu waktu lama untuk mengolahnya.



1. Bentuk daging menjadi tipis dan kecil

Yang paling mudah dalam memasak daging agar cepat empuk adalah dengan mengubah bentuk daging menjadi potongan-potongan yang tipis dan kecil. Ya, daripada Anda memasak daging dalam potongan tebal dan besar yang akan berdampak pada lamanya waktu memasak agar daging menjadi empuk, kenapa tidak iris dan potong daging menjadi tipis dan kecil? Cara ini tentu bisa membuat daging yang Anda olah cepat matang dan empuk. Selain itu, bumbu juga akan lebih cepat meresap dalam daging tanpa perlu dimasak lama.

2. Bungkus dengan daun pepaya

Moms juga bisa membuat empuk daging dengan membungkusnya menggunakan daun pepaya. Daun pepaya mengandung enzim papain yang bisa mengubah tekstur daging menjadi lebih empuk. Bungkus daging dengan daun pepaya selama kurang lebih 30 menit sebelum daging mulai dimasak. Setelah itu, Moms bisa olah daging sesuai keinginan Anda.

Jika sulit mendapatkan daun pepaya, Moms juga bisa membungkus daging dengan kulit pisang. Tidak hanya menjadikannya empuk, kandungan kulit pisang juga membuat daging yang diolah tidak akan kering. Caranya, ambil beberapa kulit pisang, lalu tutupkan pada daging dan diamkan selama 30-60 menit.



3. Lumuri dengan nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang mampu memecah dan melarutkan protein serta jaringan ikat pada daging sehingga membuat daging jadi empuk. Moms bisa parut atau haluskan nanas, lalu lumuri daging dengan nanas yang sudah diparut atau dihaluskan, dan diamkan selama 2-3 jam sebelum daging mulai dimasak. “Bromelain dalam nanas bisa memecah protein, sehingga sempurna untuk membuat daging empuk,” jelas Sally Kuzemchak dalam bukunya 101 Healthiest Foods for Kids:Eat the Best, Feel the Greatest—Healthy Foods for Kids, and Recipes Too!.

4. Gunakan api kecil

Cara ini lebih difokuskan pada proses memasaknya, Moms. Menurut pakar kuliner William Wongso, satu hal paling mendasar saat memasak daging adalah memperhatikan besarnya api yang digunakan saat memasak. Sebaiknya, masak daging dengan api kecil agar teksturnya jadi lembut dan bumbu meresap. Memasak daging dengan api besar hanya akan membuat tekstur daging hancur dan malah menjadi keras.

5. Pakai teknik memasak 5-30-7

Pernah dengar tentang teknik memasak 5-30-7, Moms? Teknik ini selain membuat daging empuk, juga menghemat waktu masak dan penggunaan gas. Teknik ini dilakukan dengan cara merebus daging selama 5 menit dalam panci tertutup. Setelah 5 menit, matikan kompor dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, rebus kembali masakan selama 7 menit agar masakan matang sempurna. Yang perlu diperhatikan, jangan membuka tutup panci sampai Anda selesai masak. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   daging empuk,   memasak daging,   membuat daging empuk