Mother&Baby Indonesia
Deteksi Gejala Kanker Payudara HER2-Positif

Deteksi Gejala Kanker Payudara HER2-Positif

Kanker payudara. Mendengar namanya saja, mungkin sudah membuat Moms ketar-ketir. Wajar saja karena kanker payudara termasuk salah satu kanker yang mematikan. Namun tidak banyak yang tahu bahwa sesungguhnya ada beberapa jenis kanker payudara. Salah satunya adalah kanker payudara HER2-positif.

Kanker payudara HER2-positif adalah jenis kanker payudara yang disebabkan oleh terlalu banyak protein Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2) dalam tubuh. Kelebihan protein HER2-positif inilah yang membuat sel-sel kanker tumbuh dan menyebar lebih cepat daripada sel-sel dengan kadar protein yang normal.

Disebutkan dalam situs Mayo Clinic, kanker payudara HER2-positif cenderung lebih agresif dan paling banyak diidap oleh sebagian besar wanita. Faktanya, sebanyak 1 dari 5 kasus kanker payudara terjadi akibat kelebihan protein HER2.



Namun hingga kini, dokter masih belum mengetahui secara pasti penyebab kanker payudara HER-2 positif. Para ahli menduga hal ini disebabkan oleh kombinasi sejumlah faktor, mulai dari gen bawaan, lingkungan, dan gaya hidup yang tidak sehat.

Apabila Moms didiagnosis menderita kanker payudara, maka Anda perlu melakukan uji protein HER2. Hasil uji HER2 inilah yang nantinya akan menentukan jenis perawatan kanker yang tepat bagi Anda.

• Apabila hasilnya 0 atau 1+, kanker payudara dianggap HER2-negatif. Jenis kanker payudara ini tidak efektif jika diobati dengan pengobatan yang menargetkan protein HER2.

• Apabila hasilnya 2+, maka status HER2 tidak jelas atau samar-samar. Oleh sebab itu diperlukan uji laboratorium lain guna memastikan jenis kanker yang dialami.

• Apabila hasilnya 3+, maka kanker payudara dianggap HER2-positif. Jenis kanker payudara ini dapat diobati dengan perawatan khusus untuk protein HER2.

Kanker payudara HER2-positif pada umumnya cenderung tidak sensitif terhadap terapi hormon. Pengobatan kanker jenis ini lebih efektif dengan kemoterapi dan obat trastuzumab yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan dan perkembangan sel kanker payudara HER2-Positif. Berikut adalah beberapa jenis pengobatan yang berfungsi untuk memblokir reseptor HER2 dan menghambat pertumbuhan sel kanker, yakni:

• Ado-trastuzumab emtansine (Kadcyla)

• Lapatinib (Tykerb)

• Neratinib (Nerlynx)



• Pertuzumab (Perjeta)

• Trastuzumab (Herceptin).

Tanda dan Gejala

Gejala kanker payudara HER2-positif hampir sama dengan gejala kanker payudara pada umumnya. Salah satu tanda adanya kanker adalah munculnya benjolan abnormal pada payudara Anda. Tanda dan gejala kanker payudara HER2-positif lainnya, meliputi:

• Payudara bengkak

• Bentuk payudara berubah

• Nyeri pada payudara atau puting

• Puting atau kulit di sekitar payudara berwarna kemerahan

• Keluar cairan dari puting, tapi bukan ASI.

Moms disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin pada payudara Anda. Meraba merupakan cara paling mudah untuk mendeteksi adanya kelainan payudara secara dini. Jika Anda merasa ada perubahan bentuk atau munculnya benjolan pada payudara, maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: kanker payudara,   her2-positif,   kesehatan