Mother&Baby Indonesia
Ini Perilaku Balita yang Tidak Wajar dan Penjelasannya

Ini Perilaku Balita yang Tidak Wajar dan Penjelasannya

Masa balita adalah adalah salah satu periode yang membingungkan buat sebagian besar orang tua ya, Moms. Tak jarang berbagai perilaku Si Kecil terlihat aneh dan membuat Anda bertanya-tanya, “Mengapa ia gemar memasukkan barang-barang ke mulutnya?”, “Mengapa ia tidak suka memakai baju?”

Hmmm, apakah perilaku yang tidak wajar ini menandakan cacat tumbuh kembang atau kondisi mengkhawatirkan lainnya? Melansir Parents, berikut penjelasan beberapa perilaku aneh yang biasa dilakukan balita.

1. Melepas pakaian, di mana pun dan kapan pun

Pertama, Si Kecil belum memahami konsep adab berpakaian. Kedua, ia juga masih belajar tentang perbedaan perilaku sesuai tempat. Mampu melepas pakaian juga sumber akan rasa bangga pada diri sendiri, dan ia melakukannya untuk memamerkan kemandirian atas dirinya sendiri. Solusinya, Anda bisa ajarkan bahwa ia dapat telanjang di rumah tapi tidak di luar rumah dan memberikan pilihan waktu untuk berpakaian.



2. Membenturkan kepala sebelum tidur

Dengan keterbatasan kosakata, menggerakkan tubuhnya adalah salah satu cara utama Si Kecil berkomunikasi, termasuk membenturkan kepala. Walau terlihat bahaya dan aneh, perilaku ini tergolong normal. Ia merasa tenang dengan ritme yang tercipta saat membenturkan kepala. Perilaku ini akan hilang sendirinya saat ia berusia 3 tahun. Jangan minta ia untuk berhenti, karena dapat membuatnya melakukannya lagi dan lagi. Yang perlu dilakukan adalah menyetel musik yang menenangkan agar bisa membuatnya rileks.

3. Menahan napas untuk mendapatkan apa yang diinginkan

Ini merupakan salah satu bentuk tantrum dan sering dilakukan saat ia kelelahan atau merasakan gejolak emosi yang terlalu besar. Cara menghadapinya adalah dengan tidak memberikan apa yang ia inginkan, agar ia tidak mengulanginya bila menginginkan sesuatu. Si Kecil tak akan menahan napasnya terlalu lama, percayalah!

4. Meminum air mandi

Alasannya simpel, karena ada banyak air di situ dan ia paham bahwa air bisa diminum. Walau tak benar-benar berbahaya bagi Si Kecil, Anda bisa memintanya untuk berhenti meminum air mandi, mengalihkan perhatiannya, atau membuang air mandi dan berhenti mandi.

5. Memasukan barang-barang ke hidung atau telinga

Si Kecil baru memahami dan mempelajari bahwa ia memiliki banyak organ tubuh yang menarik. Maka, memasukkan kacang polong atau barang lainnya ke dalam lubang hidung dan telinga adalah salah satu cara mengeksplorasi tubuhnya. Ini memang dapat berbahaya bila barang tersebut tertelan, maka menghindarkan balita dari barang-barang kecil adalah langkah tepat. Selain itu, terus ajarkan untuk tidak memasukkan segala jenis barang ke hidung dan telinganya.

6. Bermain dengan boks

Ia lebih memilih untuk bermain dengan kardus mainan daripada dengan mainan itu sendiri. Aneh. Tapi bila dilihat dari sudut pandangnya, kardus bisa menyediakan lebih banyak imajinasi daripada mainan. Moms tak perlu merasa tersinggung bila ia lebih sering memainkan boks, karena lambat laun ia akan memahaminya.



7. Kebiasaan makan yang aneh

Baik hanya ingin makan ayam goreng atau mudah melabeli makanan yang tidak ia sukai tentu menyulitkan momen memasak Anda ya, Moms. Hal ini disebabkan Si Kecil belum tahu cara mengomunikasikan nafsu makannya dengan optimal. Ketika ia bilang ‘Aku enggak suka tempe”, ini tidak berarti ia benar-benar tak menyukainya. Jangan khawatir berlebihan dan tetap sediakan menu sehat dan bervariasi ya, Moms.

8. Membaca buku yang sama terus-menerus

Sama seperti Anda yang gemar menyetel lagu kesukaan Anda berulang kali, Si Kecil juga sedang mengembangkan preferensinya sendiri. Ia mulai memahami bahwa ada hal tertentu yang bisa diandalkan dan membuatnya nyaman. Hal ini juga melatih kemampuannya berkonsentrasi. Tidak perlu khawatir, karena bila ia sudah bosan ia akan mencari buku baru.

9. Menempel lalu meninggalkan Anda

Walau ia sudah mulai mandiri, ia masih merasa takut bila tidak di dekat Anda, Moms. Ketika di tempat baru, ia memang tidak bisa jauh dari Anda. Tapi sesaat setelah ia merasa yakin dengan lingkungannya, ia akan berkeliling dan meninggalkan Anda.

10. Terobsesi dengan komputer dan gadget

Meniru tingkah laku Anda dan Dads adalah cara utama ia belajar tentang banyak hal. Maka bila Anda menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau smartphone Anda, Si Kecil juga akan menirunya. Selain itu, meniru perilaku Anda juga membuatnya merasa lebih dekat dengan Anda dan ia suka reaksi yang ia dapatkan setelah melakukannya.

11. Hanya ingin bersama ayahnya

Jangan khawatir, karena ia tidak melakukannya dengan tujuan tertentu. Bahkan, ini tidak disebabkan oleh Anda, Moms. Menghabiskan waktu dengan ayahnya memberikan kebutuhan lain yang ia tidak dapatkan dari Anda, karena setelah usianya setahun, ia mulai memahami bahwa ia mendapatkan hal yang berbeda dari tiap orang tua. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   perilaku anak,   perilaku balita