Mother&Baby Indonesia
Faktor Genetik yang Menentukan Anak Mirip Ibu atau Ayahnya

Faktor Genetik yang Menentukan Anak Mirip Ibu atau Ayahnya

Ketika bayi baru lahir, keluarga dan sahabat pasti ramai membicarakan Si Kecil mirip siapa. Lalu permainan tebak-tebakan pun dimulai, hidungnya mirip siapa, ya? Matanya mirip ibunya, rambutnya mirip ayahnya, dan tebakan lainnya. Sebenarnya, apa saja sih, faktor pada Moms dan Dads yang menentukan Si Kecil akan mirip ayahnya atau ibunya? Ketahui jawabannya di bawah ini yuk, Moms!

DNA Ibu VS Ayah


Kenapa ada keluarga yang sangat mirip wajahnya, tetapi ada juga yang wajahnya tidak mirip satu sama lain? Menurut Michael Begleiter, pakar genetik di Children’s Mercy Hospital and Clinics, ini karena anak mewarisi 50 persen DNA dari orang tuanya, maka masih besar kemungkinan wajah anak dan orang tua tidak mirip, atau justru ada gen yang dominan.



Namun berita besarnya adalah umumnya gen laki-laki lebih agresif daripada gen perempuan. Kalau begitu, skor akhirnya bisa berubah menjadi 40 persen DNA aktif gen perempuan dan 60 persen DNA aktif gen laki-laki. Mungkin alasan ini yang menyebabkan banyak bayi lebih terlihat mirip ayahnya dibanding ibunya.

Rambut

Dalam urusan rambut anak, warna dan bentuknya akan sering berubah-ubah seiring bertambahnya usia anak. Terutama ketika anak mulai puber dan memasuki usia remaja, hormon di tubuhnya akan mengaktifkan suatu gen yang membuat rambut anak menjadi lebih gelap atau ikal.

Mata

“Sel yang menghasilkan warna di iris mata butuh paparan sinar untuk aktif. Orang tua harus ingat kalau butuh setidaknya 6 bulan hingga warna mata bayi stabil,” jelas dokter Barry Starr, Ph.D, pakar genetik asal California, pada Parents.

Menurutnya, jika warna mata Anda gelap dan pasangan Anda terang, maka umumnya warna mata anaknya tetap gelap. Namun tidak ada yang pasti dalam hal warna mata anak. Bahkan orang tua bermata gelap pun bisa memiliki anak dengan warna mata terang. Itu bisa terjadi jika kedua orang tua memiliki keluarga dengan gen mata biru.

Gigi

Mengutip Brightside, umumnya gen ayah sangat dominan dalam mewarisi bentuk gigi. Tak hanya bentuk dan ukuran, kesehatan giginya juga sering diwariskan ke anaknya, lho. Jadi jika sang ayah tidak baik dalam merawat gigi, maka kesehatan gigi yang kurang optimal itu bisa dimiliki anaknya juga.

Kecerdasan

Gen yang memengaruhi kecerdasan anak adalah kromosom X. Ini yang menyebabkan anak laki-laki mewarisi kecerdasan ibunya, sedangkan anak perempuan mewarisi kecerdasan dari kedua orang tuanya. Walau begitu, hanya 40 persen kecerdasan ibu yang bisa diwariskan ke anaknya, sisanya tentu dipengaruhi nutrisi dan stimulasi belajar.



Berat Badan

Ternyata berat badan dan lingkar pinggang seseorang turut dipengaruhi oleh gen sekitar 25 persennya. Mengutip BBC News, berat badan anak dipengaruhi oleh berat badan ibunya, bukan ayahnya.

“Jelas sekali pengaruh terbesar dari pertumbuhan berat badan bayi adalah ukuran tubuh ibunya,” jelas doktor Beatrice Knight, yang telah meneliti 1.000 keluarga dan memantau berat dan tinggi ibu, ayah, bayi dalam 2 tahun pertama kehidupannya.

Tinggi Badan

Tinggi badan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya genetik dan asupan nutrisi. Menurut Jay L. Hoecker, M.D., anggota Department of Pediatric and Adolescent Medicine dan salah satu dokter di Mayo Clinic, sebenarnya tidak ada satu pun cara yang terbukti paling akurat untuk memprediksi tinggi badan anak ketika ia dewasa kelak.

Namun menurut Mayo Clinic, ada rumus sederhana untuk memprediksi tinggi badan anak Anda kelak, yaitu:

• Anak laki-laki = (Tinggi badan ayah + tinggi badan ibu + 13 cm) dibagi 2, kemudian ditambah atau dikurangi 8,5 cm.

• Anak perempuan = (Tinggi badan ayah + tinggi badan ibu - 13 cm) dibagi 2, kemudian ditambah atau dikurangi 8,5 cm.

(Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi