Mother&Baby Indonesia
Ini Penanganan Terbaik saat Bayi Mengalami Konstipasi

Ini Penanganan Terbaik saat Bayi Mengalami Konstipasi

Konstipasi atau sembelit merupakan salah satu masalah pencernaan yang umum dialami oleh bayi. Hal ini ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sedikit dari biasanya, fesesnya keras sehingga sulit keluar, mengejan saat BAB, perut kencang, sampai adanya darah pada feses. Saat mengalami konstipasi biasanya Si Kecil juga akan rewel dan menangis karena ketidaknyamanan yang ia rasakan.

Biasanya bayi yang minum ASI jarang mengalami konstipasi karena ASI bisa dicerna sepenuhnya oleh Si Kecil sehingga tidak banyak zat sisa yang harus dibuang, meski memang bayi ASI tidak BAB setiap hari. Sedangkan untuk bayi yang mengonsumsi susu formula, ia bisa BAB beberapa kali dalam sehari karena zat-zat dalam susu formula yang lebih sulit dicerna Si Kecil.

Walaupun lumrah terjadi pada bayi, konstipasi tidak bisa dianggap remeh begitu saja, Moms. Anda harus menangani masalah pencernaan Si Kecil ini dengan tepat agar tidak berdampak buruk pada perkembangannya. Berikut beberapa cara terbaik untuk menangani konstipasi pada bayi Anda.



1. Tingkatkan Jumlah Cairan

Memastikan tubuh Si Kecil terhidrasi dengan baik merupakan kunci agar ia bisa buang air besar dengan teratur. Air dan susu sangat bagus untuk menjaga bayi Anda tetap terhidrasi. Namun jika bayi sudah dikenalkan dengan MPASI, Anda juga bisa memberikan jus pada Si Kecil.

Untuk bayi di atas 6 bulan, jus prem atau pir bisa Anda berikan guna membantu mempercepat kontraksi usus sehingga dapat membantu melancarkan BAB Si Kecil. Pastikan jus cukup cair agar tidak terlalu manis dan mudah dicerna oleh Si Kecil.

Sebelum memberikan sesuatu untuk meredakan konstipasi selain ASI atau susu formula pada bayi Anda yang berusia di bawah 6 bulan, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

2. Selektif Terhadap Menu Makanan Anda

Untuk bayi yang mengonsumsi ASI, saat Si Kecil mengalami konstipasi, Moms juga perlu memperhatikan dan memperbaiki pola makan Anda. Hal ini karena bayi mungkin cukup sensitif terhadap apa yang Anda makan, sehingga bisa menyebabkan ia mengalami konstipasi.



Sedangkan untuk bayi yang mengonsumsi susu formula, Moms bisa mengganti susu formula yang ia minum dan memberinya susu formula jenis tertentu seperti susu formula anak yang tinggi serat. Untuk rekomendasi susu formula dan takarannya untuk bayi Anda, Moms bisa mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter.

3. Berikan Makanan Padat

Jika Si Kecil sudah diberikan MPASI, Moms perlu tahu bahwa beberapa makanan padat memang bisa menyebabkan konstipasi pada bayi. Namun ada pula makanan padat tinggi serat yang dapat Anda berikan pada Si Kecil, seperti brokoli, pir, prem, persik, apel, biji-bijian, roti gandum atau crackers. Saat Si Kecil mengalami konstipasi, sebaiknya Moms tidak memberikannya sereal siap saji.

4. Ajak Si Kecil untuk Latihan Ringan

Melansi laman Halodoc.com olahraga atau stretching bermanfaat untuk menstimulasi kontraksi alami otot usus yang dapat membantu memindahkan feses dengan cepat, sehingga dapat melancarkan pencernaan dan membantu mengatasi konstipasi. Bila bayi Anda belum mulai berjalan, Anda bisa mengajaknya berolahraga dengan mengayunkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda.

5. Beri Bayi Pijatan

Konstipasi yang dialami bayi Anda juga bisa diatasi dengan memijat bagian perutnya. Pijat perut dan perut bagian bawahnya dengan lembut untuk menstimulasi pergerakan usus sehingga Si Kecil dapat buang air besar. Lakukan pijatan ini beberapa kali dalam sehari sampai bayi Anda buang air besar. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik) 



Tags: bayi,   konstipasi,   sembelit