Mother&Baby Indonesia
Bayi Suka Mengisap Jari, Ini Sebab dan Cara Atasinya!

Bayi Suka Mengisap Jari, Ini Sebab dan Cara Atasinya!

Mengisap jari merupakan salah satu kebiasaan yang umum dimiliki oleh anak, terutama bayi. Mungkin Anda khawatir saat mendapati Si Kecil mengisap jempolnya dengan kuat dan merasa bahwa Anda perlu menghentikannya. Untuk mengetahui cara terbaik guna menghentikan kebiasaan ini, ada baiknya Moms pahami penyebabnya terlebih dahulu. Simak penjelasan berikut ini, Moms!

Mengapa Bayi Gemar Mengisap Jari?

Mengisap merupakan refleks alami yang pertama dimiliki bayi, bahkan ia memilikinya sejak masih di dalam kandungan. Sebabnya, mengisap adalah mekanisme makan yang paling pertama dikuasai oleh Si Kecil. Selain itu mengisap jari dapat menyediakan perasaan aman dan nyaman bagi Si Kecil, sehingga tak sedikit bayi yang mengisap jarinya setelah menangis atau ingin tidur.

Mungkin banyak orang tua yang meremehkan kegunaan dari mengisap jari. Padahal, aktivitas ini dapat dilihat sebagai tahapan perkembangan emosi Si Kecil lho, Moms. Mengisap jari bisa menjadi tanda bahwa ia mulai mandiri. Dibandingkan menangis mencari Anda, Si Kecil lebih memilih menggunakan hal yang ia miliki untuk beradaptasi dengan lingkungan. Keren kan, Moms?



Biasanya, bayi akan mulai berhenti mengisap jarinya di rentang usia 6-7 bulan atau 2-4 tahun. Maka dari itu, sebenarnya mengisap jari bukanlah sesuatu yang berbahaya bagi Si Kecil. Kepercayaan bahwa kebiasaan mengisap jari bisa menyebabkan gangguan berbicara juga tidaklah benar.

Hanya saja, yang mungkin perlu menjadi perhatian, mengisap jari akan bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan dan kesehatan mulutnya. Bila Si Kecil masih mengisap jari hingga gigi-gigi permanennya tumbuh, maka Si Kecil mungkin perlu bersiap untuk menjalani perawatan mulut dan gigi yang berat di masa depan.

Cara Tepat untuk Mengatasinya

Pada Si Kecil yang masih bayi, mungkin Anda tak perlu segera menghentikan kebiasaan ini. Tapi bila Anda ingin segera ‘menyapih’ Si Kecil dari jarinya, ada beberapa trik yang bisa Anda gunakan Moms, antara lain:



• Dorongan positif: puji atau berikan hadiah kecil bila Si Kecil bertahan untuk tidak mengisap jarinya dalam jangka waktu tertentu. Tetapkan tujuan, misalkan tidak mengisap jari saat mau tidur lalu berikan stiker di kalender yang menandakan kapan ia berhasil tak mengisap jari.

• Kenali pemicu: bila dipicu oleh stres, maka kenali masalah sebenarnya dan sediakan kenyamanan dengan cara lainnya seperti pelukan. Anda mungkin juga bisa memberinya boneka untuk menenangkan Si Kecil.

• Peringatkan: disiplin tetap diperlukan untuk Si Kecil, tapi ingat untuk tidak memarahi, mengkritisi, maupun mempermalukan Si Kecil.

• Komunikasikan: saat Si Kecil sudah cukup besar untuk diajak berdiskusi, maka berikanlah informasi tentang dampak buruk bila ia tetap mengisap jari saat sudah lebih besar. Walau begitu, bayi juga tetap bisa diajarkan dengan memperlihatkan emosi maupun nada suara yang menunjukkan ketidaksukaan Anda saat ia mengisap jari. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   bayi mengisap jari