Mother&Baby Indonesia
Tradisi Menyambut Bayi yang Hilang di Masa New Normal

Tradisi Menyambut Bayi yang Hilang di Masa New Normal

Kelahiran bayi bukan hanya menjadi kebahagiaan Moms dan Dads. Seluruh anggota keluarga pun sangat senang menyambut kehadiran Si Kecil dan sangat ingin bertemu dengannya. Ibaratnya, Si Kecil menjadi magnet yang kuat untuk mempertemukan semua orang terdekat Anda.

Namun, munculnya virus corona membuat kita semua perlu beradaptasi dalam menjalani kehidupan di era new normal guna mencegah penyebaran COVID-19 lebih lanjut. Termasuk saat menyambut bayi baru. Ada sejumlah tradisi yang tak lagi kita lakukan untuk saat ini ketika menyambut lahirnya Si Kecil. Apa saja tradisi tersebut? Cari tahu lengkapnya berikut ini ya, Moms.

1. Membeli perlengkapan bayi

Menjelang kelahiran Si Kecil, tentu ada banyak perlengkapan yang perlu disiapkan. Baik Moms dan Dads, atau keluarga dan kerabat biasanya akan menyediakan waktu untuk membeli perlengkapan bayi di pusat perbelanjaan.



Namun karena COVID-19, semua tempat belanja, termasuk perlengkapan bayi, pun ditutup cukup lama. Alhasil, Anda hanya bisa berbelanja online melalui berbagai aplikasi belanja dan barang akan langsung dikirim ke rumah. Meski tidak melihat barang secara langsung, namun waktu Moms untuk di rumah bisa lebih efisien, tetap sehat, dan bisa mendapat diskon yang lumayan, lho.

2. Menjenguk bayi

Setelah bayi lahir, tentu seluruh anggota keluarga dan kerabat ingin bertemu dengan menjenguknya. Sayangnya, hal ini tidak dapat dilakukan, baik saat Si Kecil masih di rumah sakit atau sudah dibawa pulang ke rumah sendiri.

Hal ini dilakukan tentunya untuk meminimalisir penyebaran virus, apalagi pada bayi yang masih rentan mengalami penyakit. Jangan bersedih ya, Moms, sebab kondisi ini bisa Anda manfaatkan untuk membangun bonding yang lebih erat dengan Si Kecil.


3. Menyentuh dan mencium bayi

Walaupun tak jarang ada pihak keluarga atau kerabat yang tetap ingin menjenguk bayi Anda, namun tetap ada larangan lain yang berlaku. Larangan ini adalah tidak boleh menyentuh, menggendong, apalagi mencium Si Kecil, apa pun kondisinya.



Tindakan menyentuh, menggendong, atau bahkan mencium bayi tentu bisa berisiko pada kesehatan bayi. Jadi, mohon bersabar untuk bisa bertegur sapa dengan bayi yang baru lahir hingga kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan hal tersebut, ya.

4. Syukuran

Hal yang mungkin paling disayangkan saat melahirkan ketika pandemi adalah ditiadakannya syukuran kelahiran Si Kecil. Acara yang umumnya diadakan beberapa hari setelah bayi lahir ini memang dilarang, karena tidak dibolehkannya orang berkumpul dalam satu acara tertentu, termasuk syukuran.

Tapi jangan sedih dulu, Moms. Anda tetap bisa mengenalkan bayi yang baru lahir ke keluarga dan kerabat dekat. Doa dan harapan buat Si Kecil tetap bisa diberikan melalui telepon atau video call dan bisa dilakukan kapan saja.

5. Newborn Photoshoot

Salah satu tren yang juga dilakukan untuk menyambut kelahiran Si Kecil adalah melakukan newborn photoshoot. Hal ini dilakukan tentu sebagai dokumentasi bayi, dengan bantuan fotografer dan tim dekorasi yang profesional.

Jadi, hasil foto akan lebih indah dengan pose yang menggemaskan. Namun, Moms dan Dads sebenarnya tetap bisa mendokumentasikan keimutan Si Kecil menggunakan gadget pribadi. Simpan baik-baik dan cetak dengan kertas foto khusus. Kalau sudah begini, era new normal bukan lagi hal yang mengecewakan, tapi bisa membawa kebahagiaan tersendiri dalam keluarga, bukan? (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   bayi baru lahir,   newborn,   tradisi,   new normal