Mother&Baby Indonesia
Cegah Alergi pada Anak Sejak Masa Kehamilan dengan Cara Ini

Cegah Alergi pada Anak Sejak Masa Kehamilan dengan Cara Ini

Sebagai orang tua tentu Moms dan Dads ingin Si Kecil lahir dengan kesehatan yang maksimal dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah alergi. Walau alergi termasuk jarang menyebabkan kondisi yang mematikan, tapi alergi dapat mengurangi kualitas hidup seseorang.

Alergi adalah kondisi yang disebabkan oleh faktor genetik, sehingga langkah penanganan yang sering ditempuh adalah mengatasi gejala serta menghindari alergen, bukan mengobati alergi. Tapi tentu Moms ingin dapat melakukan yang terbaik untuk Si Kecil, kan? Kalau bisa, Anda pasti ingin mencegah Si Kecil memiliki alergi sedari awal, bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Ingin tahu caranya? Simak penjelasan berikut ini, Moms.

Menjaga Pola Makan

Zaman dahulu, menghindari makanan-makanan tertentu yang sering memicu alergi, seperti kacang dan seafood, merupakan anjuran yang sering diberikan untuk menghindari anak lahir dengan alergi. Tapi kini hal tersebut tidak lagi berlaku dan tidak lagi menjadi anjuran utama, kecuali sang ibu memiliki alergi terhadap makanan tertentu.



Sebaliknya, sebuah riset yang dilakukan oleh Boston Children’s Hospital pada tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi berbagai makanan yang sering memicu alergi dapat melindungi Si Kecil dari potensi alergi makanan.

Menjaga pola makan sehat seimbang dan bervariasi merupakan cara utama yang dapat mengurangi risiko alergi pada anak. Hal yang sama juga dinyatakan oleh penelitian yang dipresentasikan pada American College of Allergy, Asthma, and Immunology (ACAAI) pada tahun 2019. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang cenderung memiliki eksim atau alergi terhadap makanan lahir dari ibu yang memiliki keragaman makanan yang buruk dan memiliki riwayat alergi.



Persalinan Normal

Selain menjaga pola makan yang seimbang dan variatif selama hamil, hal lain yang bisa membantu mencegah berkembangnya potensi alergi pada anak adalah dengan menjalani persalinan normal melalui vagina. Penelitian yang sama yang dipaparkan pada ACAAI juga menemukan bahwa persalinan normal berkaitan erat dengan berkurangnya tingkat perkembangan alergi pada anak. Para peneliti menduga bahwa persalinan melalui vagina akan memberikan bayi paparan terhadap mikrobakteri baik yang mampu membantu daya tahan tubuhnya.

Setelah anak lahir, ibu juga diharapkan dapat menyusui anak secara eksklusif untuk menurunkan risiko berkembangnya alergi pada anak. Hal ini karena ASI mengandung berbagai zat gizi, bahkan imun, yang baik bagi daya tahan tubuh anak. (Gabriela Agmassini/SW/Dok. Freepik)



Tags: hamil,   kehamilan,   ibu hamil,   alergi,   anak alergi,   mencegah alergi