Mother&Baby Indonesia
Waspada! Ini Bahaya Jika Bumil Sering Merasa Kepanasan

Waspada! Ini Bahaya Jika Bumil Sering Merasa Kepanasan

Rasa kepanasan atau gerah tentu bisa dirasakan setiap orang, terutama pada ibu hamil. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon hingga kinerja organ dalam tubuh, sehingga membuat suhu tubuh Anda juga ikut meningkat selama kehamilan.

Kondisi ini sebenarnya normal, namun bisa menjadi berbahaya jika bumil mengalami hipertermia atau overheat. Suhu tubuh Moms akan terlalu tinggi, dan apabila tak diatasi, bisa menimbulkan risiko berbahaya pada kondisi bumil serta janin. Berikut ini bahayanya jika bumil mengalami kepanasan atau kegerahan.

1. Detak jantung lebih cepat

Suhu tubuh akan meningkat disebabkan detak jantung yang bekerja lebih keras dalam memompa darah. Dan jika bumil terlalu kepanasan, maka detak jantung juga bisa bertambah lebih cepat. Hal ini bisa berisiko pada terjadinya gangguan tiroid (gondok) selama kehamilan.



2. Memicu stres selama kehamilan

Rasa gerah yang terjadi dalam waktu panjang tentu membuat Moms merasa tidak nyaman. Alhasil, Anda akan merasakan pusing, mual, muntah, bahkan stres karena ketidaknyamanan yang ingin dihilangkan ini, tapi rasanya sangat sulit.

3. Dehidrasi yang berdampak pada konstipasi

Bumil sangat dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh untuk menyeimbangkan suhu tubuh. Jika Moms merasa kepanasan atau kegerahan, ini akan berpengaruh terhadap cairan dalam tubuh yang bisa berkurang dan mengakibatkan Anda mengalami dehidrasi. Apabila Anda mengalami dehidrasi saat hamil, maka hal tersebut akan berdampak pada jumlah air ketuban yang berkurang, konstipasi atau sembelit, hingga masalah produksi ASI pasca melahirkan. Pemenuhan cairan ini bisa dilakukan dengan cukup minum air mineral serta mengonsumsi buah yang kaya air.


4. Kelelahan

Rasa panas yang menghantui bisa menimbulkan kelelahan lebih cepat, sebab keringat yang keluar juga menghilangkan elektrolit dalam tubuh. Hal ini pun bisa memicu terjadinya kram di beberapa bagian tubuh, seperti kaki, pinggul, atau tangan. Maka, cukupkan kebutuhan cairan di tubuh Anda ya, Moms.



5. Berisiko menimbulkan infeksi

Ibu hamil bisa saja mengalami masalah kesehatan, seperti infeksi saluran kencing ketika menderita kepanasan yang berlebihan. Moms akan lebih sering buang air kecil, tetapi juga bisa merasakan sensasi seperti terbakar saat melakukannya.

6. Bayi lahir prematur

Risiko lain yang bisa dialami bumil jika terlalu kepanasan adalah terjadinya kelahiran prematur. Kondisi ini disebabkan suhu tubuh yang meningkat dapat mempersingkat waktu kehamilan. Bayi yang lahir prematur berisiko mengalami gangguan kesehatan yang menghambat tumbuh kembangnya, hingga menderita cacat tabung saraf pada bayi. 

7. Bayi meninggal di dalam kandungan

Kepanasan akibat suhu tubuh yang terlalu tinggi bisa menyebabkan bayi meninggal dalam kandungan. Menurut beberapa penelitian, risiko ini bisa terjadi terutama pada trimester awal usia kehamilan.

Untuk mencegah berbagai risiko di atas, Moms bisa melakukan banyak hal. Misalnya dengan berenang, mengurangi konsumsi kafein, banyak minum air mineral, sering konsumsi buah yang kaya air, dan pakailah baju yang nyaman dengan bahan adem saat beraktivitas. Jika hipertermia tak kunjung mereda, segera berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan yang membantu Moms, ya. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: hamil,   kehamilan,   ibu hamil,   hipertermia,   overheat