Mother&Baby Indonesia
15 Sikap Buruk Suami yang Menghancurkan Pernikahan

15 Sikap Buruk Suami yang Menghancurkan Pernikahan

Menjaga pernikahan tetap harmonis agar langgeng memang perlu kerja sama tim yang baik. Baik istri dan suami harus saling menjaga keutuhan rumah tangga, tentunya dengan menghindari sikap-sikap buruk yang bisa menghancurkan pernikahan. Berikut beberapa sikap buruk suami yang jika sering dilakukan bisa menghancurkan pernikahan! 

1. Bicara Kasar

Entah disengaja maupun tidak, namun cara bicara yang kasar, terlebih sampai memaki, bisa menyakiti perasaan istri. Ini adalah salah satu bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam bentuk verbal.

2. Tidak Menghargai Pendapat

Walau istri bukan kepala rumah tangga, namun akan sangat menyenangkan jika suami bisa menghargai pendapat istri. Istri pun berhak didengar, terutama dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan terkait kesejahteraan keluarga.

3. Mengekang Istri

Terlalu membebaskan istri mungkin tidak baik, namun terlalu mengekangnya juga bisa memberi dampak negatif. Apa-apa tidak boleh dan semua yang dilakukan istri selalu disalahkan. Kondisi ini potensial memicu pertengkaran besar yang bisa menghancurkan pernikahan.

4. Tidak Mau Mendengarkan Istri

Istri diam saja, dibilang tidak bisa menyenangkan suami. Tetapi istri banyak cerita, suami pun ogah mendengarkan. “Seperti bicara dengan tembok!” begitu ujar salah satu Moms yang merasa jarang didengarkan oleh suami. Padahal, saling mendengarkan adalah kunci sukses menjaga pernikahan langgeng.

5. Kerja Terus!

Mencari nafkah untuk keluarga tercinta memang penting, namun jangan sampai terlalu fokus pada karier hingga menelantarkan keluarga dong, Dads. Cobalah untuk mencari keseimbangan karier dan keluarga. Dan yang terpenting, jangan membawa pekerjaan ke rumah.

6. Tidak Membantu Istri

Walau Dads telah bekerja seharian di kantor, namun bukan berarti istri tidak boleh meminta bantuan pekerjaan rumah tangga. Sikap saling membantu menjadi kunci rumah tangga tetap harmonis, maka menawarkan bantuan saat istri terlihat sangat lelah bisa membuat hatinya berbunga-bunga lho, Dads!

7. Tidak Kompak

Dalam mengurus Si Kecil, Moms dan Dads harus kompak di depan anak. Beda prinsip atau pendapat boleh saja, dan itu normal terjadi, namun Anda berdua harus kompak saat mengeluarkan pernyataan pada Si Kecil. Jangan sampai anak punya pikiran, “Kalau sama Mama enggak boleh, minta sama Papa aja, deh. Pasti boleh!” 

8. Menyimpan Rahasia

Rahasia adalah hal yang harus dicoret dari kamus pernikahan, karena sebaiknya tidak ada hal yang harus dirahasiakan dari pasangan Anda. Rahasia yang terus tersimpan bagai bom waktu yang bisa merusak pernikahan ketika akhirnya terkuak. Agar tidak terjadi, bersikaplah jujur pada pasangan Anda, seburuk apa pun konsekuensinya.

9. Sering Berbohong

Sekecil apa pun kebohongan yang dilakukan, efeknya bisa merusak pernikahan jangka panjang. Pasangan bisa kehilangan kepercayaan dan akhirnya sering curiga pada tindak-tanduk yang dilakukan suami. Jika Dads benar-benar mencintai Moms, cobalah untuk mengutamakan kejujuran sepahit apa pun itu.

10. Sering Menyalahkan

Ketika waktunya mengambil keputusan, Dads bilang “terserah Mama saja.” Tetapi jika keputusan yang Moms buat ternyata salah, tanpa ragu-ragu Dads menyalahkan istri. Sekecil apa pun hal yang berjalan tidak sesuai keinginan suami, yang disalahkan pasti istri, tanpa mau mendengarkan penjelasan lebih dalam. Kalau suami hanya tahu menyalahkan, istri mungkin jadi merasa tidak dihargai dan tidak dibimbing dengan baik.

11. Membuka Aib Istri

Mungkin niatnya hanya membuat lelucon ketika sedang kumpul bersama orang-orang terdekat. Namun ketika Dads sering mempermalukan istri di depan umum, terlebih sering membuka aib istri sendiri ke orang lain, maka jangan kaget kalau sikap ini bisa merusak pernikahan Anda. Tidakkah suami-istri harus menjaga martabat keluarga? Bukan justru mengumbar aib untuk konsumsi publik.

12. Tidak Pernah Memuji

Ketika istri melakukan hal yang kurang pas di hati suami, tanpa pikir panjang suami langsung menyebutkan kesalahan tersebut. Tetapi ketika istri melakukan hal yang baik, suami tidak pernah memuji. Padahal, hal sederhana seperti pujian suami bisa membuat istri bahagia seharian, lho. 

13. Tidak Mengurus Anak

Di hari kerja, suami sibu bekerja. Di akhir pekan, suami sibuk istirahat, hang out dengan teman-temannya, atau bahkan sibuk dengan hobi. Lalu bagaimana dengan mengurus anak? Semuanya diserahkan ke istri. Wah, jangan sampai Dads tidak mencurahkan cukup perhatian pada anak, karena dampaknya bukan hanya ke tumbuh kembang anak, tetapi juga ke pernikahan Anda.

14. Pilih Kasih Keluarga

Kalau untuk keluarga dari pihak suami, semuanya diberikan. Sedangkan untuk keluarga dari pihak istri, ada saja alasan untuk tidak ikut campur. Entah tidak mau ikut ke acara keluarga, tidak perhatian, atau bahkan tidak mau berbagi rezeki dengan keluarga istri. Duh, hal seperti ini jika dibiarkan bisa merusak pernikahan Anda, lho!

15. Selingkuh

Sepertinya ini sikap buruk yang sekali saja dilakukan bisa langsung merusak pernikahan. Bersikap bijak dan wajarlah dengan lawan bicara, agar tidak melewati batas dan berakhir menjadi perselingkuhan. Ingat, bukan hanya pasangan Anda yang patah hati dengan perselingkuhan ini, anak-anak dan keluarga besar pun ikut sedih. Efeknya bagi anak pun berjangka panjang lho, Dads! (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   suami istri,   pernikahan,   sikap suami










Cover Mei-Juni-Juli 2020