Mother&Baby Indonesia
Ini Bahaya Keseringan Mengupil bagi Kesehatan

Ini Bahaya Keseringan Mengupil bagi Kesehatan

Mengupil merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan oleh hampir setiap orang. Kegiatan mengupil sendiri merupakan upaya untuk mengeluarkan kotoran di dalam hidung yang dilakukan dengan jari. Pada dasarnya, kegiatan ini aman dilakukan, namun jika dilakukan terlalu sering dan secara sembarangan, kebiasaan mengupil bisa menjadi sangat berbahaya buat Anda, lho! Nah, berikut ini 5 bahaya kebiasaan mengupil yang terlalu sering bagi kesehatan Anda.

1. Infeksi Lubang Hidung

Kebiasaan mengupil yang terlalu sering berpotensi menimbulkan infeksi di dalam lubang hidung. Mengingat kebanyakan orang mengupil dengan jarinya, maka jika jari tangan yang dimasukkan ke dalam lubang hidung dalam keadaan tidak bersih dan higienis serta penuh bakteri, maka hal ini dapat menjadi ajang perpindahan bakteri dari luar ke dalam tubuh Anda. Dampaknya, kebiasaan mengupil ini bisa meningkatkan kemungkinan Anda mengalami infeksi lubang hidung.

2. Berisiko Menyebabkan Mimisan

Mimisan atau keluarnya darah dari lubang hidung karena mengupil paling sering terjadi pada anak-anak. Saat mengupil dengan jari, ada kemungkinan kuku jari yang tajam berisiko merusak pembuluh darah, melukai bagian dalam hidung, dan menyebabkan luka serta perdarahan pada hidung. Untuk mencegahnya, selain menghindari kebiasaan mengupil terlalu sering, Anda juga bisa mengoleskan sedikit petroleum jelly ke dalam bagian kulit hidung.



3. Menyebarkan Bakteri

Kegiatan mengupil merupakan kegiatan yang tidak higienis jika dilakukan dengan jari telanjang dan tanpa membersihkan jari, sebelum maupun sesudah mengupil. Karena, apabila tidak dibersihkan, jari tangan Anda setelah mengupil akan penuh dengan kuman. Dan kuman-kuman ini akan dipaparkan di mana pun ketika Anda menyentuh benda apa pun. Jika hal tersebut terjadi maka akan memungkinkan penyebaran bakteri.

4. Muncul Bisul dalam Hidung

Ketika mengupil, bakteri yang paling banyak ditemukan  adalah Staphylococcus aureus. Bakteri tersebut bisa menyebabkan infeksi berupa jerawat atau bisul di dalam lubang hidung. Memang, kemunculan jerawat atau bisul seringkali dianggap sepele. Akan tetapi, jerawat atau bisul pada hidung bisa menyumbang dan memengaruhi sistem pernapasan serta dapat menyebabkan rasa nyeri.

5. Perforasi Septum

Efek samping terlalu sering mengupil hingga terlalu dalam juga bisa menyebabkan perforasi septum. Ini merupakan kondisi di mana terdapat luka pada septum, yaitu pembatas antara lubang hidung bagian kanan dan kiri. Umumnya, perforasi septum mengakibatkan terjadinya mimisan. Namun, pada kasus yang parah, kondisi ini perlu tindakan operasi untuk mengatasinya.



Tips Membersihkan Hidung dengan Benar

Untuk meminimalkan bahaya mengupil bagi kesehatan Anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ingin membersihkan hidung, seperti dikutip dari Halodoc.com.

1.  Pastikan kebersihan tangan dengan mencuci tangan memakai sabun sebelum mengupil atau menggunting kuku untuk meminimalkan cedera pada hidung akibat kuku yang panjang. Jangan lupa juga untuk membersihkan tangan setelah mengupil untuk mencegah kotoran di dalam hidung terbawa di tangan. Hindari juga mengupil terlalu dalam agar tidak melukai bagian dalam hidung.

2. Jangan menarik keluar kotoran yang ada di dalam hidung secara paksa. Lebih baik, pencet hidung dan menggerakkannya secara perlahan agar kotoran bisa keluar dari dalam hidung dengan sendirinya.

3. Bersihkan rongga hidung sebelum mengupil. Anda bisa melakukannya saat mandi atau mencuci muka. Tujuannya agar rongga hidung tidak terlalu kering saat Anda hendak mengeluarkan kotoran dari dalam hidung. (Binar MP/SW/Dok. Freepik)



Tags: kesehatan,   mengupil