Mother&Baby Indonesia
Waspada Zoom Fatigue Akibat Terlalu Sering Rapat Online

Waspada Zoom Fatigue Akibat Terlalu Sering Rapat Online

Selama pandemi COVID-19, sebagian perusahaan menerapkan kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi karyawannya. Apakah Moms termasuk salah satu di antaranya?

Bekerja dari rumah memang terasa lebih fleksibel. Di sisi lain, Anda harus hadir saat bos meminta untuk melakukan meeting atau pertemuan secara virtual melalui aplikasi Zoom, Google Meet, Google Hang Out, atau video call. Meski terkesan biasa saja, tapi sesungguhnya melakukan pertemuan secara virtual ternyata bisa melelahkan, lho!

Anda mungkin pernah mendengar istilah zoom fatigue? Istilah ini populer dalam beberapa bulan terakhir sejak banyaknya karyawan yang harus melakukan pertemuan secara virtual dengan atasan maupun klien. Sebagian besar dari mereka mengaku merasa lebih lelah saat harus bolak-balik melalukan pertemuan melalui aplikasi Zoom ketimbang bertemu langsung. Mengapa bisa begitu?



Penyebab Kelelahan

Menurut Gianpiero Petriglieri, seorang profesor di Insead yang meneliti tentang perkembangan serta proses belajar berkelanjutan di tempat kerja, seseorang akan merasa lebih lelah saat melakukan video call atau virtual meeting karena ia harus lebih fokus ketimbang saat berbicara face to face.

“Dalam percakapan melalui video, artinya Anda harus melakukan usaha ekstra dalam memproses ‘petunjuk’ non-verbal, seperti ekspresi wajah, nada serta tekanan dalam suara, dan bahasa tubuh. Hal itulah yang menghabiskan lebih banyak tenaga Anda,” ujar Petriglieri seperti dilansir situs BBC.

“Mungkin pikiran Anda merasa tengah bersama, tapi tidak halnya dengan tubuh Anda. Disonansi yang memicu terjadinya konflik perasaan itulah yang melelahkan. Dengan begitu, Anda menjadi tidak bisa duduk tenang saat melakukan pertemuan,” lanjutnya.

Bukan hanya itu saja! Hubungan internet yang terganggu atau keterlambatan suara saat melakukan virtual meeting juga berpotensi menimbulkan rasa cemas dan gugup. Selain itu, konsentrasi Anda juga lebih mudah terganggu saat melakukan virtual meeting. Usaha Anda untuk menjaga fokus serta adanya terlalu banyak perasaan yang muncul dalam satu periode itulah yang akan menghabiskan energi Anda.



Mencegah Zoom Fatigue

Ada beberapa cara agar Anda tidak terlalu merasa kelelahan setelah melakukan virtual meeting. Simak tipsnya berikut ini, Moms.

• Menghindari melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Mungkin Anda mengira bahwa virtual meeting akan lebih mudah karena bisa dilakukan sambil Anda mengerjakan pekerjaan lain, seperti mengetik atau membuat laporan. Faktanya, tidak begitu. Menjaga fokus saja akan membuat Anda kelelahan. Jadi sebaiknya jangan mengerjakan pekerjaan lain saat melalukan virtual meeting.

• Beristirahat sejenak. Anda bisa mengalihkan pandangan sejenak dari layar gadget atau laptop selama virtual meeting. Atau Anda bisa juga menutup layar untuk sejenak meski tetap mendengarkan percakapan yang tengah berlangsung.

• Mengurangi stimulasi dari layar. Penelitian menunjukkan bahwa orang biasanya menghabiskan waktu menatap wajahnya sendiri saat melakukan virtual meeting. Hal ini akan ikut mengganggu fokus Anda. Di sisi lain, seringkali Anda juga menaruh perhatian khusus pada latar belakang atau lingkungan lawan bicara Anda. Jadi sangat disarankan Anda melakukan video call dengan latar belakang polos tanpa ada dekorasi apa pun yang bisa mengganggu fokus.

• Kurangi frekuensi. Jika memang memungkinkan, Anda bisa mengurangi jadwal virtual meeting. Gunakan e-mail atau telepon jika memang ada urusan yang sangat penting. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik) 



Tags: zoom fatigue,   pandemi,   covid-19,   work from home










Cover Mei-Juni-Juli 2020