Mother&Baby Indonesia
Balita Senang Tidur Larut Malam, Ini Penyebabnya

Balita Senang Tidur Larut Malam, Ini Penyebabnya

Waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam, tapi Si Kecil belum tidur juga, bahkan ia masih asyik bermain dan energinya masih sangat besar, hingga akhirnya ia pun tidur larut malam. Bila Moms menghadapi situasi tersebut, mungkin Anda akan kebingungan dan hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri buat Anda.

Penyebab Balita Senang Tidur Malam

Melansir laman St. Louis Children's Hospital, kebiasaan Si Kecil tidur larut malam ini merupakan hal yang normal terjadi. Ini disebabkan karena pada usia balita, Si Kecil tidak ingin berpisah dan melewatkan waktu yang menyenangkan dengan orang tuanya, khususnya bagi balita yang berusia 2 tahun.

Kebiasaan tidur Si Kecil yang tidak teratur juga menjadi penyebab Si Kecil tidur sampai larut malam. Buruknya hal ini justru akan berdampak pada kualitas tidurnya. Judith Owens, M.D., direktur Klinik Gangguan Tidur Anak di Rumah Sakit Anak Hasbro, di Amerika Serikat, mengatakan, penting bagi anak untuk tidur pada jam yang sama setiap harinya dan mendapat durasi tidur yang cukup agar ia mendapat kualitas tidur yang baik.



Menurut The American Academy of Pediatrics, anak-anak berusia 2 hingga 3 tahun setidaknya harus tidur 9 hingga 13 jam setiap malam, sedangkan anak-anak usia 3 hingga 5 tahun harus tidur 10 hingga 12 jam. Bila Si Kecil tidur larut malam sehingga ia kurang tidur, hal ini bisa berpengaruh pada kondisi emosionalnya sehingga membuatnya jadi mudah rewel.

Selain itu, keinginan anak untuk bereksplorasi pada usia balita ini juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Si Kecil menolak untuk tidur cepat di malam hari. Baginya, bermain dan bergerak ke sana kemari merupakan kegiatan yang lebih menarik dan menyenangkan dibandingkan harus tidur di kamar.

Agar Balita Tidak Tidur Larut Malam

Untuk menyiasati kebiasaan Si Kecil yang suka tidur larut malam ini, cara pertama yang bisa Moms lakukan adalah membentuk rutinitas sebelum tidur yang konsisten. Ia harus melakukan kegiatan yang sama sebelum tidur hingga akhirnya bisa tertidur dengan sendirinya. Rutinitas sebelum tidur ini bisa dilakukan selama 15-20 menit sebelum Si Kecil tidur.

Rutinitas sebelum tidur yang bisa Anda terapkan untuk Si Kecil di antaranya adalah:

• Tetapkan jadwal tidur yang konsisten



Moms perlu menentukan kapan waktu tidur Si Kecil. Tentukan jam berapa Si Kecil harus tidur pada malam hari setiap harinya.

• Buat suasana yang tenang

Agar transisi dari waktu bermain balita menuju waktu tidurnya berlangsung dengan lancar, Moms bisa membuat suasana yang tenang sebelum Si Kecil tidur. Anda bisa melakukan hal ini 10 menit sebelum ia tidur. Matikan televisi atau gadget, kemudian ajak ia untuk membaca buku atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Moms juga bisa melemparkan kata-kata berupa sugesti, seperti “Mata adik sudah terlihat ngantuk lho, itu.” Kemudian mengelus punggung dan bahunya untuk sekadar membantunya meregangkan ototnya.

• Berikan Si Kecil 'teman tidur'

Boneka binatang atau selimut yang hangat bisa menjadi “teman tidur” Si Kecil. Moms juga bisa menaruh foto keluarga atau foto-foto teman Si Kecil agar ia tidak merasa sendirian.

• Biarkan ia tidur sendiri

Dengan tidak menemani Si Kecil tidur dan berada di sampingnya terlalu lama, Moms sekaligus mengajarkan kemandirian, bahwa ia bisa kembali tidur dengan sendiri tanpa perlu kehadiran Anda untuk menenangkannya. Sebelum tidur bisikkan pula kata-kata yang menenangkan seperti “Mama sayang adik, dan kamu aman.” (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   waktu tidur,   anak tidur larut malam,   balita tidur larut malam