Mother&Baby Indonesia
5 Hal yang Meningkatkan Risiko Bau Mulut saat Puasa

5 Hal yang Meningkatkan Risiko Bau Mulut saat Puasa

Saat berpuasa, menjaga mulut agar terbebas dari halitosis (bau mulut) memang menjadi tantangan tersendiri ya, Moms. Ini sangat normal terjadi ketika Anda berpuasa selama kurang lebih 13 jam setiap hari, karena mulut Anda tidak bisa menghasilkan saliva atau air liur.

Seperti yang Moms ketahui, air liur menjaga mulut Anda bersih dan tentu saja mengurangi bau kurang sedap. Saat Anda berpuasa, mulut yang kering bisa menjadi penyebab halitosis atau bau mulut.

Ternyata tak hanya mulut kering saja yang bisa menyebabkan bau mulut, beberapa hal di bawah ini juga meningkatkan risiko bau mulut saat puasa. Cari tahu dan cegah penyebab bau mulut yuk, Moms!



Makanan Berbau Tajam

Ya, makanan dengan bau yang tajam seperti bawang putih, daun bawang, dan beberapa jenis rempah, bisa meningkatkan risiko bau mulut saat puasa. Menurut Healthline, ini terjadi karena perut menyerap minyak dari makanan yang Anda konsumsi, dan minyak ini bisa menyebar ke aliran darah juga paru-paru.

Hasilnya? Aroma tak sedap pun bisa bertahan di mulut Anda hingga 72 jam! Tak hanya makanan, minuman berbau tajam seperti kopi pun bisa membuat mulut Anda berbau tak sedap.

Merokok

Tak hanya saat puasa, merokok selalu menyebabkan bau mulut yang cukup menyengat. Alasannya sederhana, karena rokok mengeringkan area mulut Anda dan mengurangi produksi air liur (pembersih alami area mulut Anda).

Mulut Kotor

Banyak bakteri yang terperangkap di mulut dan gigi Anda? Tentu saja ini bisa bikin bau mulut. Perpaduan dari makanan yang membusuk dan bakteri membuat mulut siapa saja bisa mengeluarkan bau tak sedap. Untuk mencegahnya, rutin sikat gigi dan gunakan dental floss ya, Moms.

Infeksi Sinus

Menjaga saluran hidung tetap sehat saat puasa ternyata penting untuk mencegah bau mulut, lho! Bau mulut bisa meningkat ketika Anda mengalami:



• Infeksi sinus,

• Saluran hidung kering,

• Penyakit paru kronis,

• Infeksi di saluran pernapasan.

Infeksi Mulut

Bau mulut juga bisa disebabkan oleh luka setelah operasi gusi dan gigi, seperti ketika Anda mengalami penyakit gusi atau baru cabut gigi. Ketika luka tidak terawat dengan baik dan terjadi penumpukan bakteri, maka infeksi mulut terjadi dan muncul bau mulut menyengat. (Tiffany/SW/Dok. Freepik)



Tags: bau mulut,   halitosis,   puasa,   ramadan