Mother&Baby Indonesia
Ide DIY Mainan Sensori untuk Balita di Rumah

Ide DIY Mainan Sensori untuk Balita di Rumah

Untuk meningkatkan kecerdasan anak, kemampuan panca indranya harus distimulasi. Salah satu cara yang bisa Moms lakukan untuk menstimulasi panca indra Si Kecil adalah dengan memberikannya mainan sensori. Mainan sensori ini mencakup segala aktivitas yang dapat menstimulasi panca indra seperti menyentuh, mencium, merasakan, melihat, dan mendengar.

Tak harus selalu membeli, mainan sensori untuk Si Kecil ini bisa Anda kreasikan sendiri dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Anda bisa membuat sendiri atau do it yourself (DIY) mainan sensosi untuk Si Kecil dengan ide-ide berikut ini, Moms!

1. Bingkai dan Aksesoris Pakaian

Manfaatkan bingkai foto yang belum terpakai di rumah Anda, serta baju yang tak terpakai, sekaligus aksesoris pakaian seperti kancing, ritsleting, atau tali yang ada pada jaket Anda.



DIY: Lepas kaca pada bingkai, lalu tempelkan sedikit kain baju Anda yang sudah digunting, kancing dengan beraneka ukuran, tekstur, warna, serta tali jaket yang sudah tidak terpakai. Dengan hasil DIY ini, Anda bisa melatih indra peraba dan indra penglihatan Si Kecil.

2. Kotak Misteri

Siapkan kotak yang tak terpakai di rumah Anda atau Anda juga bisa gunakan kardus bekas, serta beberapa benda kecil, seperti pensil, penghapus, sendok teh, kunci, dan atau benda kecil lainnya yang ada di rumah.

DIY: Sebelum memasukkan segala benda kecil ke dalam kotak, taruh benda-benda kecil tersebut di atas meja dan biarkan Si Kecil melihat benda-benda tersebut. Setalah ia menghafal benda-benda yang dilihatnya, masukkan semua benda-benda tersebut ke dalam kotak. Setelah itu tutup matanya menggunakan selendang, lalu minta ia untuk mengambil satu benda dan coba menebaknya sambil menyentuh benda tersebut. Dengan permainan ini Anda pun turut menstimulasi indra peraba dan daya ingat balita Anda.

3. Papan Sentuh

Untuk membuat mainan ini gunakan amplas sisa di rumah atau kertas bertekstur lainnya, serta beberapa tatakan gelas.

DIY: Tempelkan amplas dan kertas bertekstur lainnya pada tatakan gelas masing-masing dua buah. Kemudian letakkan stiker berwarna pada bagian belakang tatakan gelas sebagai penanda tekstur dari amplas atau kertas bertekstur lainnya. Lalu minta Si Kecil untuk memasangkan 2 buah tatakan gelas dengan amplas atau kain tekstur yang sama. Dengan ini Anda pun bisa melatih indra perabanya.



4. Botol Bersuara

Pakai beberapa botol yang sudah tidak terpakai dan tutup dengan tutup yang buram, serta siapkan beras, sedotan-sedotan kecil, atau kacang-kacangan kering.

DIY: Masukkan beras, sedotan atau kacang-kacangan pada botol (masing-masing 2 botol dengan jumlah yang sama). Lalu minta Si Kecil untuk mencari sumber suara yang sama dari botol-botol tersebut. Dengan begitu Anda telah membantu untuk menstimulasi indra pendengarannya.

5. Botol Berbau

Anda memiliki banyak botol di rumah? Manfaatkan botol-botol ini untuk membuat mainan yang bisa menstimulasi sensori Si Kecil. Siapkan pula cairan-cairan yang memiliki bau khas dan pastikan tidak beracun atau kid friendly ya, Moms. Mungkin Anda bisa membuat cairan dengan sabun mandi cair atau sampo Si Kecil, atau beberapa jus buah, misalnya jus mangga maupun jus jeruk.

DIY: Isi botol dengan beberapa cairan tersebut masing-masing ke dalam 2 botol, lalu minta Si Kecil untuk mengendus bau dari cairan-cairan tersebut dan minta ia mencocokkan bau cairan yang sama. Dengan begitu Moms sekaligus membantu untuk menstimulasi indra penciuman Si Kecil.

6. Boks dan Kain

Siapkan satu buah boks dan beberapa pakaian yang tak terpakai dengan bahan, ketebalan, dan warna yang berbeda-beda, lalu gunting membentuk pola persegi.

DIY: Taruh berbagai kain tersebut di dalam boks, lalu minta Si Kecil untuk mencocokkan kain yang sama, sambil ajak ia berdiskusi untuk mencari tekstur yang sama, dan beri ia informasi tentang kain tersebut. Dengan begitu indra perabanya akan terstimulasi sekaligus ia memiliki pengetahuan tentang kain-kain tersebut. (Vonda Nabilla/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   mainan balita,   mainan sensori










Cover April 2020